by

Wisata Goa Sunyaragi Masih Sepi Pengunjung

KOTA CIREBON, SC- Seluruh tempat wisata di Kota Cirebon sempat tutup selama beberapa bulan terakhir, akibat adanya kebijakan PSBB sebagai upaya mencegah penyebaran Covid-19. Namun setelah PSBB sudah ditiadakan, kini seluruh tempat wisata di “Kota Udang” ini telah dibuka kembali, termasuk Taman Sari Wisata Goa Sunyaragi.

Pengelola Taman Sari Wisata Goa Sunyaragi, Jajat Sudrajat, mengakui selama dibuka kembali sejak Jumat (19/6) kemarin, sudah ada puluhan wisatawan yang mengunjungi tempat wisata ini. Kendati demikian, tempat wisata ini dianggap masih sepi pengunjung.

“Sejak Jumat, Goa Sunyaragi sudah dibanjiri para wisatawan, walaupun sifatnya masih lokal. Jadi wisatawan yang hanya di wilayah tiga Cirebon aja,”kata Jajat kepada Suara Cirebon saat ditemui di kawasan Taman Goa Sunyaragi, Selasa (23/6/2020).

BACA JUGA: Sejumlah Tempat Wisata dan Hotel di Cirebon Tutup

Jajat mensyukuri, pasca PSBB ini Taman Sari Goa Sunyaragi menjadi salah satu tempat wisata yang selalu dikunjungi para wisatawan lokal. Sebagai pengelola dirinya merasa senang karena tempat wisata ini masih menajdi salah satu tempat wisata yang selalu dikunjungi. Buktinya, kata dia, di minggu kedua ini sudah ada 30 sampai 50 wisatawan yang mengunjungi Taman Sari Goa Sunyaragi.

Masih dikatakan Jajat, pada weekend kemarin, tempat situs bersejarah ini telah ramai dikunjungi pengunjung, khususnya para pelajar. “Kalau ramai pengunjung tetap di hari week end, Sabtu atau Minggu, biasanya anak-anak sekolah yang liburan,” ujarnya.

Untuk menjaga kesehatan dan mencegah penyebaran virus Corona, pihaknya pun mewajibkan seluruh pengunjung dan pengelola Taman Sari Goa Sunyaragi untuk melaksanakan protokol kesehatan Covid-19.

BACA JUGA: Fase AKB Tempat Wisata di Jawa Barat Dibuka Kembali

“Kita juga sudah siapkan hand sanitizer atau tempat cuci tangan. Selain itu kita juga mengimbau mereka (pengunjung) untuk menggunakan masker dan menjaga jarak,” ujarnya.

Jajat menambahkan, saat ini pihaknya masih terus melakukan bersih-bersih di lokasi tersebut dalam rangka penerapan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB). Ia berharap, dengan kondisi yang bersih, jumlah kunjungan dapat terus meningkat di hari-hari berikutnya. (M Surya)

Comment