by

Camat Mundu Sidak Limbah Pabrik Saus

KABUPATEN CIREBON, SC- Berawal dari adanya informasi masyarakat terkait dugaan limbah salah satu pabrik saus yang lokasinya sangat berdekatan dengan salah satu situs  Petilasan Kanjeng Sunan Kalijaga dan kerap menimbulkan aroma tidak sedap yang yang dibuang ke Sungai Kali Jaga, Camat Mundu, Anwar Sadat bersama tim dari Dinkes Kabupaten Cirebon, melakukan sidak ke tempat tersebut, Jumat (10/07/2020).

Sayangnya saat tiam yang dimotori Camat Mundu tiba di lokasi dan melakukan peninjauan terhadap keberadaan sarana penunjang  termasuk aliran air yang dikeluarkan oleh pabrik tersebut kondisinya  sudah dalam keadaan normal. Air yang keluar berwarna jernih dan tidak berbau  lagi.

Dengan adanya  laporan warga yang disertai bukti  video yang menggambarkan limbah tersebut sangat berlawanan dengan kondisi  yang ada, camat beserta tim memanggil salah seorang karyawan pabrik saus tersebut, untuk menanyakan hal yang sebenarnya.

Usai melakukan sidak, camat yang didampingi tim dari Dinkes menuturkan kepada suara Cirebon  dari hasil perbincangan  dengan pihak pabrik yang diwakili salah seorang karyawannya, membenarkan bahwa pada beberapa saat sebelumnya pihak perusahaan membuang limbah melalui aliran yang sudah tersedia  sesuai dengan video yang diterimanya, namun hal tersebut dilakukan karena pada saat itu limbah yang dibuang merupakan hasil dari saus yang sudah kadaluarsa sebanyak kurang lebih 50 peti yang per petinya berisi 24 botol saus.

“Jadi temuan atau laporan warga tersebut benar adanya, dan  oleh sebab itu, kami menegaskan kepada pihak pengusaha untuk mentaati aturan amdal maupun hal lainnya, dan salah satunya adalah mewajibkan pihak pengusaha untuk menanam ikan di salah satu bak penampungan limbah sebelum airnya dibuang keluar, agar dapat diketahui apakah limbah tersebut berbahaya atau tidak,” tegasnya.

Bahkan, dengan adanya temuan tersebut, Camat Mundu menegaskan akan  melakukan tindakan  dan pengontrolan ke tempat lainnya manakala ada laporan dari warga . “Kami tegaskan, jika mana ada warga yang memberikan laporan terkait  perusahaan atau bentuk apapun yang dikira merugikan masyarakat, kami tidak akan segan untuk turun ke lokasi dan bila perlu memberikan sanksi kepada pengusaha atau perusahaan yang tidak mentaati aturan,”  tegas Anwar Sadat.

BACA JUGA: Warem di Mundu akan Dibongkar

Saat dilakukan sidak tersebut pemilik perusahaan tidak berada di tempat, bahkan, Kuwu Mundu Pesisir pun  (Maria) enggan turun ke lokasi karena alasan tidak mengerti apa-apa .

“Saya gak ngerti apa-apa makanya tidak ikut melakukan sidak bersama rombongan Pak Camat, karena sebelumnya tidak ada komunikasi   yang disampaikan Camat, tiba-tiba saja melakukan sidak, jadi lebih baik saya tidak ikut, khawatir ada salah paham,” ungkapl Maria. (Agus)

Comment