by

Transformasi Lembaga Jadi Kebutuhan, UIN Cirebon dapat Menjadi Icon Pendidikan Islam

CIREBON, SC- Salah satu Guru Besar Institut Agama Islam (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon, Prof Dr Khaerul Wahidin MAg mengungkapkan, transformasi lembaga kampus setempat menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) sudah menjadi kebutuhan.

Pasalnya, menurut dia, berdasarkan historis pada masa Syekh Nurjati, Cirebon merupakan pusat atau destinasi pendidikan Islam, tidak hanya di nusantara, tetapi juga hingga tingkat Asia Tenggara.

“Sentranya itu di Cirebon. Jadi dari mana-mana orang datangnyan ke Cirebon. Bahkan, dilihat dari pesatnya pendidikan di Cirebon ini dapat dilihat dari banyaknya muncul yayasan dan ormas yang terkait pendidikan, baik itu dari etnis Arab, Cina, bahkan pribumi pun ada, jadi Cirebon juga merupakan pusat peradaban di Jawa Barat,” jelasnya ketika ditemui dalam acara penanaman pohon yang dilaksanakan kampus setempat, Kamis (12/11/2020).

BACA JUGA: IAIN Cirebon Dinyatakan Lulus Jadi UIN, Tinggal Tunggu Kepres

Untuk itu, kata Khaerul, pusat peradaban dan pusat keilmuan ini sudah barang tentu harus ada yang menjadi icon sebagai pusat destinasi pendidikan Islam. Terkait hal itu, Cirebon pun sudah memliki potensi, yaitu dari historis, soiologi, termasuk antropologisnya.

“Jika bicara pendidikan tradisional, di Cirebon itu pertumbuhannya sangat besar. Hal itu ditandai berkembangnya pendidikan pesantren yang begitu pesat, karena di setiap sudut kecamatan itu pasti ada. Dan UIN Syekh Nurjati Cirebon ini dapat icon pendidikan Islam di Cirebon yang dapat mewadahi santri yang akan meneruskan pendidikannya ke tingkat yang lebih tinggi,” papar mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC) ini.

Pasalnya, Khaerul memaparkan, jika IAIN Sykeh Nurjati Cirebon telah bertransformasi menjadi UIN, maka pengembangan bidang keilmuan pun akan semakin besar. Karena, prospek sebuah universitas akan berperan besar untuk meningkatkan kualitas pendidikan, bukan hanya untuk sarjanya tapi juga meningkatkan pesantren-pesantren atau lembaga-lembaga pra perguruan tinggi.

“Budaya dan kesenian Islam itu ada di sini (Cirebon). Jadi perubahan IAIN Syekh Nurjati Cirebon menjadi UIN adalah sebuah keniscayaan. Karena masyarakat ini negeri minded (berpikiran), jadi ketika telah bertransformasi menjadi UIN mereka akan berlomba-lomba untuk berkuliah di IAIN Cirebon,” tandasnya. (Arif)

Comment