by

Sharing Session, LP2M IAIN Cirebon Sambangi Undip dan UIN Walisongo Semarang

CIREBON, SC- Dalam rangka peningkatan mutu penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di lingkungan IAIN Syekh Nurjati Cirebon, LP2M kampus setempat mengadakan sharing session dengan LP2M Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, Kamis (3/12/2020).

Dalam kesempatan itu, rombongan LP2M IAIN Syekh Nurjati Cirebon diterima langsung oleh Ketua LP2M Undip Semarang, Prof Dr Jamari ST MT dan sekretaris Prof Dr Rahayu SH MHum beserta manajer dan para supervisor dari tenaga kependidikan. Pertemuan pun dilakukan di kantor LP3M Undip Semarang gedung ICT lantai 5.

Ketua LP2M IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Ahmad Yani MAg menyampaikan, melalui kegiatan ini pihaknya mengaku banyak menerima sharing informasi terutama tentang kegiatan penelitian dan publikasi ilmiah.

BACA JUGA: Demi Kemajuan Pendidikan di Ciayumajakuning, Pemda Kuningan Keluarkan Surat Rekomendasi Transformasi IAIN Cirebon Jadi UIN

“LP2M Undip Semarang pada tahun 2019 mengeluarkan dana penelitian berjumlah lebih dari Rp50 milyar dari Kemenristekdikti dan Rp30 milyar dari BLU Undip. Pada tahun 2020 Undip berhasil mencapai sejumlah 1500 publikasi dosen dari 1700 dosen,” ungkap pria yang akrab disapa Kang Yani ini kepada Suara Cirebon melalui pesan singkat.

Selanjutnya, pada Jumat (4/12/2020), rombongan IAIN Syekh Nurjati Cirebon melanjutkan kegiatan dengan melakukan koordinasi dan konsultasi dengan LP2M UIN Walisongo Semarang.

Dalam kesempatan itu, rombongan IAIN Syekh Nurjati Cirebon langsung diterima oleh Ketua LP2M UIN Walisongo Semarang, Dr Akhmad Arif Junaedi, Kepala Pusat Penelitian, Kepala Pusat Studi Gender dan Anak, serta Kasubag Tata Usaha.

Pertemuan kedua kampus tersebut dilakukan di Hotel Azana Semarang bersamaan dengan Evaluasi kegiatan KKN 2020.

Kapus PKM UIN Walisongo Semarang, Mahbub Nuryadien, LP2M kampus setempat sudah memiliki jurnal PKM DIMAS dengan akreditasi Sinta 3.

“Adapun kegiatan KKN dilakukan secara individu dari rumah masing-masing,” jelasnya.

Sementara itu, Kapus Penelitian dan Penerbitan IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Budi Manfaat mengungkapkan, untuk peningkatan mutu penelitian dan publikasi ilmiah, harus disiapkan aplikasi Litapdimas dan server yang handal.

BACA JUGA: Optimis, Tahun 2021 IAIN Cirebon Jadi UIN

“Dan yang tak kalah pentingnya adalah penguatan kapasitas peneliti dan penulis artikel jurnal online,” ujarnya.

Sekretaris LP2M IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Ery Khaeriyah menambahkan, hasil dari pertemuan ini, pihaknya dapat menjalin kerjasama dengan kampus-kampus tersebut.

“LP2M Undip Semarang dan UIN Walisongo Semarang siap mengadakan kerjasama kolaborasi kegiatan penelitian, publikasi ilmiah, pengabdian, dan KKN,” tandasnya. (Arif/Ril)

Comment