by

Tingkatkan Loyalitas, HMJ IQTAF IAIN Cirebon Gelar Rapat Kerja

CIREBON, SC- Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IQTAF) periode tahun 2021-2022 Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon menggelar acara Rapat Kerja (Raker) dalam memulai kepengurusannya di ruang kelas Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD) kampus setempat, Jumat (26/2/2021).

Ketua Pelaksana, Reyazul Jinan mengatakan, acara tersebut bertujuan untuk merancang program kerja satu periode ke depan dengan mengusung tema “Dedikasi dan Loyalitas dalam Membangun Program Kerja yang Inovatif nan Kreatif Menuju HMJ IQTAF Penuh Perubahan.”

“Alhamdulillah, kegiatan ini berjalan dengan lancar dan khidmat. Harapan dari acara ini yakni semoga ke depannya kepengurusan semakin meningkatkan semangat, kreativitas, serta loyalitasnya,” ujar Reyazul.

Sementara itu, Ketua HMJ IQTAF periode saat ini, M Hisyam Samsul Ma’arif menuturkan, kemajuan organisasi dapat dilihat dari loyalitas dan kekompakan anggotanya, dan berkontribusi besar terhadap organisasinya.

“Organisasi harus melahirkan kader-kader yang unggul, melalui Inovasi dan ide terbaru,” kata Hisyam.

Hisyam melanjutkan, penyusunan program kerja juga harus dipertanggungjawabkan bersama dan maju untuk bergerak bersama demi mewujudkan HMJ IQTAF yang penuh perubahan.

Sementara itu, Ketua Jurusan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, Muhammad Maimun menyampaikan, di setiap tahunnya HMJ IQTAF selalu ada peningkatan dan perubahan dari berbagai aspek.

“Penyusunan proker harus melihat dari visi-misi jurusan, yang kemudian diturunkan ke proker HMJ. Sehingga dalam 1 institusi saling mendukung visi-misi,” ucap Maimun.

Ia memprediksi, di era pandemi ini kegiatan virtual mungkin akan masih berlangsung dalam waktu yang belum bisa ditentukan.

BACA JUGA: IAIN Cirebon Lolos Jadi UIN

“Namun dalam pandemi bukan berarti minim inovasi, buktinya periode lalu mendapat penghargaan sebagai pengelola acara terbaik,” katanya.

Di akhir sambutannya, Maimun berpesan, pengurus harus menghidupakan organisasi, bukan hidup di organisasi. Artinya, imbuh Maimun, dapat memberikan kontribusi yang terbaik untuk organisasi tersebut. (Yusuf)

Comment