by

Sukwan di Puskesmas Kurang Perhatian

KABUPATEN CIREBON, SC- Anggota DPRD Kabupaten Cirebon, R Cakra Suseno, menyampaikan, kesejahteraan para tenaga sukarelawan (sukwan) yang ada di sejumlah puskesmas belum sepenuhnya diperhatikanĀ Pemerintah Kabupaten Cirebon. Selain terabaikan, banyak dari mereka yang masa kerjanya sudah 20 tahun, namun tetap menjadi tenaga sukwan.

Cakra mengaku, hal itu diketahui saat melakukan reses di Puskesmas Astanajapura, Kabupaten Cirebon, belum lama ini. Menurut dia, banyak aspirasi dari pihak puskesmas yang disampaikan dalam reses pertamanya di tahun 2021 ini.

“Salah satunya, terkait masih banyaknya staf atau karyawan yang pengabdiannya sudah di atas 15-20 tahun lebih, statusnya masih menjadi tenaga sukwan, sehingga kesejahteraan mereka selama ini terabaikan,” kata Cakra saat dihubungi Suara Cirebon, Minggu (28/2/2021).

Menurutnya, yang menjadi aspirasi lain yakni terkait rehab berat gedung pelayanan Puskesmas Astanajapura. Selain itu, permintaan pembuatan drainase di depan puskesmas. Selanjutnya, kata dia, terkait penanganan pasien dalam merujuk ke rumah sakit yang masih belum maksimal.

Tak hanya menyerap aspirasi di Puskesmas Astanajapura, Cakra juga menggelar reses ke beberapa desa yang dalam daerah pemilihannya, di antaranya adalah Desa Karangmangu, Kecamatan Sedong. Rata-ratanya, kata dia, aparat desa setempat meminta agar dilakukan rabat beton pada ruas jalan kabupaten penghubung Sedong-Susukanlebak.

“Kemudian pembangunan Bendungan Pengairan Ketos, pemasangan PJU di Blok Karanganyar atau Blok Saoliholih sebanyak 30 titik. Pengadaan mobil hidrolik pengangkut sampah, serta rabat beton jalan poros desa penghubung Blok Cantilan-Saoliholih,” ungkapnya.

Sedangkan aspirasi yang masuk dari Desa Kertawangun, Kecamatan Sedong, di antaranya pembangunan wisata paralayang, pembangun enam unit gedung posyandu, percepatan pembangunan status jalan desa (Jalan Malaka) menjadi jalan kabupaten. Percepatan pembangunan jalan desa menjadi jalan kabupaten yakni pangkal jalan Panambangan-Kamarang sampai titik ujung Desa Babakanjati, Kecamatan Cigandamekar, Kabupaten Kuningan.

Ia menambahkan, aspirasi lainnya yakni terkait percepatan perubahan status jalan desa menjadi jalan kabupaten, yakni pangkal jalan Putat-Koreak sampai titik ujung Desa Kertawangun. Pemasangan lampu PJU 60 titik, rutilahu 50 unit, rehab jembatan Blok Gardu Dusun 2.

BACA JUGA: Pemkab Dukung Program Kampung Donor

Kemudian rehab jembatan Blok Wangunan Kidul Dusun Tiga, pengaspalan jalan Malaka 2.200 meteran, pemabangunan TPT jalan Malaka 500 meteran. Pembangunan TPT jalan Pasir Salawe 500 meteran. Selanjutnya, kata dia, pengadaan mobil ambulans desa, pembangunan tempat wudu masjid desa, pembangunan saluran di dusun 1 desa setempat.

“Apa yang menjadi aspirasi masyarakat dalam reses, akan saya perjuangkan di DPRD agar pemerintah daerah memperhatikan dan merealisasikan apa yang menjadi aspirasi masyarakat tersebut,” pungkasnya. (Joni)

Comment