by

Legislator PAN Usulkan Subsidi Swab Antigen

MAJALENGKA, SC- Anggota Komisi IV DPRD Majalengka Aop Ropiki mengusulkan subsidi swab antigen. Hal itu ia sampaikan menanggapi keluhan masyarakat tentang biaya swab antigen di Kabupaten Majalengka, yang saat ini harganya bervariasi.

“Hal ini kita sampaikan lantaran saat ini kebutuhan masyarakat akan swab antigen cukup tinggi,” ungkap Aop Ropiki, Rabu (4/8/2021).

Saat ini, katanya, bagi masyarakat yang ingin berpergian untuk mencari nafkah, ini bisa beberapa kali melakukan tes swab atigen mandiri, dengan tujuan untuk mengetahui kondisi kesehatannya, serta sebagai bukti jika di dalam perjalanan diperiksa oleh petugas.

“Oleh sebab itu, saya melihat situasi ini cukup memberatkan masyarakat dan swab antigen mandiri yang kini dipatok di harga Rp100 ribu ke atas,” katanya.

Seharusnya, lanjut dia harga bisa lebih murah, pihaknya berharap pemerintah daerah ikut memikirkan dan membantu beban masyarakat tersebut.

“Sebagai anggota Komisi IV, kami mengusulkan kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Majalengka agar bisa memberikan subsidi untuk masyarakat dengan ketentuan-ketentuan khusus,”ungkapnya.

Dengan harga tinggi di tengah ekonomi masyarakat yang terpuruk,kata dia  membuat sebagian kelompok masyarakat tak mampu melakukan swab antigen. Padahal tes dalam kondisi-kondisi khusus harus dilakukan agar warga yang beraktivitas tak saling menularkan Covid-19.

BACA JUGA: Warga Dilatih Pemulasaran Jenazah Covid-19

“Bahkan, kalau perlu membebaskan biaya swab tersebut buat masyarakat dengan ketentuan ketentuan khusus contohnya masyarakat yang kurang mampu desertai dengan melampirkan beberapa surat keterangan dari desa. Sedangkan untuk anggarannya dimungkinkan melalui anggaran hasil refocusing,” kata legislator PAN tersebut.

Ia menambahkan, jika swab antigen dijual dengan harga lebih murah, tes swab bisa dilakukan dengan lebih masif sebagai pencegahan dini dan dia berharap pemerintah daerah mengevaluasi ini. “Jadi jangan sampai ada kesan mengambil keuntungan dari penderitaan masyarakat,” tandasnya. (Dins)  

Comment