by

Dispusip hanya Layani Peminjaman Buku secara Online

CIREBON, SC- Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kota Cirebon masih menutup kunjungan langsung ke perpustakaan untuk masyarakat umum sebagai imbas pandemi Covid-19.

Kepala Dispusip, H. Jaja Sulaeman mengimbau masyarakat yang ingin meminjam buku di perpustakaan milik Pemda Kota Cirebon tersebut untuk meminjam secara online di website Dispusip yaitu www.dispusip.cirebonkota.go.id.

“Dispusip ini kan termasuk sektor nonesensial, sehingga belum ada aturan perpustakaan dibuka untuk umum. Hanya, secara online kita tetap buka,” kata Jaja, Senin (20/9/2021).

Ia menambahkan, di situs yang telah disediakan, Dispusip telah mengatur beberapa hal peminjaman buku di masa pandemi Covid-19.

“Ada tujuh hal yang diatur yang masing-masingnya bisa diklik. Jika ingin pinjam ada peminjaman buku online, nanti setelah diklik buku apa yang ingin dipinjam maka nanti bisa terhubung dan bisa mengambil langsung ke perpustakaan, tentu tanpa antrean dan kerumunan dan bisa dibawa ke rumah, setelah itu ada pengembalian buku online yang mengatur pengembalian bukunya,” ujar Jaja.

Selain itu, ada juga katalog buku online serta koleksi eBook/iCirebon. “Dispusip Kota Cirebon memiliki koleksi sebanyak 28 ribu judul dengan 42 ribu eksemplar, kemudian eBook memiliki 1.057 judul dengan 70.614 eksemplar,” ujarnya.

BACA JUGA: Persiapan Transformasi Menjadi UISSI, Komisi VIII DPR RI Kunjungi IAIN Cirebon

Menurutnya, jumlah warga yang meminjam buku secara online memang belum sebanyak pengunjung yang datang langsung ke perpustakaan.

“Masyarakat yang biasa atau senang membaca buku di perpustakaan langsung mungkin akan merasakan kekurangan ketika harus meminjam secara online. Di perpustakaan kan biasanya sejumlah pelajar bisa diskusi di tempat, atau mahasiswa yang mengerjakan tugas dengan referensi buku di perpustakaan. Sekarang hal itu belum bisa dilakukan,” tuturnya.

Ia menambahkan, sebetulnya banyak warga yang menanyakan kapan perpustakaan bisa buka. Kadang, setiap hari ada beberapa pelajar atau mahasiswa yang datang langsung berharap perpustakaan sudah dibuka.

“Saya harap warga bisa bersabar, sambil menunggu perkembangan situasi Covid-19,” ujar Jaja. (SC/hms)

Comment