by

Gugurkan Syarat Minimum Bakal Calon, Pilwu di Desa Depok Diperebutkan Pasutri

BUKAN antar tetangga atau blok, jabatan kuwu di Desa/Kecamatan Depok, Kabupaten Cirebon pada perhelatan pemilihan kuwu (Pilwu) serentak 2021, 21 November mendatang bakal diperebutkan pasangan suami-istri.

Adalah Abdul Khalim (33) dan istrinya Ikha Muslikha (32) sama-sama mengajukan diri mendaftar secara resmi pada Panitia Pilwu Desa Depok pada masa penjaringan (pendaftaran), pekan lalu.

Kepada wartawan, Khalim mengaku sengaja maju pada Pilwu Desa Depok, lantaran melihat kondisi desanya sekarang ini yang dianggap kurang baik.

“Berawal dari keprihatinan itu, saya berniat untuk menjadi kuwu, untuk mewujudkan perubahan di Desa Depok ini,” kata Khalim, Kamis (30/9/2021).

Pria yang pekerjaannya sebagai pedagang ini optimistis, dengan visi ‘APIK’ yang diusungnya, bisa membawa Desa Depok bisa lebih baik lagi.

“APIK itu Agamis, Peduli, Indah dan Kreatif, untuk misinya sendiri saya akan memujudkan Depok menjadi desa wisata berbasis religi serta melakukan pelayanan prima, transparasi dan mengayomi,” jelasnya.

Selain itu, dirinya juga akan meningkatkan sarana dan prasarana serta infrastruktur lingkungan yang baik, serta mengembangkan seluruh potensi desa sesuai kearifan lokal.

BACA JUGA: Kabid Pemdes Anulir Pernyataan Kadis

Terkait pencalonan dirinya dan sang istri pada Pilwu yang sama, Khalim mengungkapkan hal tersebut dilakukan untuk memenuhi aturan yang berlaku.

“Terkait maju bersama istri, itu karena untuk memenuhi aturan yang ada. Berdasarkan aturan calon yang akan mengikuti Pilwu minimal 2 orang, jadi saya menyarankan istri saya untuk sama-sama maju menjadi calon kuwu,” katanya.

Pria yang juga menjabat Wakil Ketua DKM Masjid Al Karomah Depok itu menyerahkan sepenuhnya kepada masyarakat untuk memilih dirinya atau istrinya. Karena siapapun yang menang dalam Pilwu nanti, dirinya dan istrinya sepakat untuk membangun Desa Depok bersama-sama. (Sarrah/job)

Comment