Selasa, Maret 10, 2026
No Result
View All Result
Suara Cirebon
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik
Suara Cirebon
  • Pilihan Redaksi
  • Jawa Barat
  • Nasional
  • Ngikik
  • Opini
  • Politik
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
Home Berita Utama

Bupati Karna Minta Hukum Ditegakkan, Tindak Tegas Pelaku yang Menyebabkan Dua Warganya Tewas

Arif Rahman by Arif Rahman
Rabu, 6 Oktober 2021
in Berita Utama, Majalengka
Reading Time: 3 mins read
A A
Bupati Karna Minta Hukum Ditegakkan, Tindak Tegas Pelaku yang Menyebabkan Dua Warganya Tewas

BUPATI Majalengka, H Karna Sobahi menyampaikan duka cita pada keluarga korban bentrokan areal lahan tebu PG Jatitujuh, Selasa (5/10/2021). (Foto: Dins/Suara Cirebon)

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsAppShare on Telegram

MAJALENGKA, SC- Pemerintah Kabupaten Majalengka sangat menyesalkan terjadinya bentrokan antarwarga di areal lahan tebu PG Jatitujuh, tepatnya di Patok 112 wilayah Kerticala, Kecamatan Tukdana, Kabupaten Indramayu, Senin (4/9/2021) kemarin.

Pemkab Majalengka berharap, peristiwa yang menyebabkan dua orang warga Kecamatan Jatitujuh meninggal dunia dalam bentrokan di perbatasan Indramayu-Majalengka itu diusut tuntas, sesuai hukum yang berlaku.

Bupati Majalengka, H Karna Sobahi mengatakan, pihaknya sangat menyesalkan perbuatan para pelaku dan meminta aparat kepolisian menindak tegas para pelaku, serta memprosesnya sesuai hukum yang berlaku.

“Kami turut berduka cita atas meninggalnya warga kami yang tinggal di Desa Jatiraga Kecamatan Jatitujuh dan Desa Sumber Kulon, Kecamatan Jatitujuh yang menjadi korban penganiyaan oleh kelompok massa yang berasal dari Indramayu,” kata Karna, di sela takziah di rumah korban, Selasa (5/10/2021).

Menurut Karna, peristiwa seperti ini sudah seringkali terjadi. Agar tidak terulang lagi, perlu segera diselesaikan dan dicarikan jalan keluarnya agar tidak ada lagi sengketa perebutan lahan.

“Kepada pimpinan pabrik gula, harus segera mencari solusi dan memastikan para petani penggarap lahan tanam tebu diberikan jaminan keselamatan, sehingga hal semacam ini tidak terjadi lagi,” ujarnya.

Orang nomor satu di Kabupaten Majalengka itu meminta kepada keluarga korban untuk bersabar dan bertawakkal menerima kenyataan ini.

“Tentu sangat berat menerima kenyataan, kami sangat menyesalakan kejadian ini,” ucap Karna.

Senada, Wakil Bupati Majalengka, Tarsono D Mardiana mengatakan, pihaknya sangat prihatin dan mengecam bentrok yang terjadi akibat perebutan penggarapan lahan pabrik gula.

Berita Terkait

Balap Lari Ramadan, Warga Cirebon Resah, Diduga Taruhannya Hingga Jutaan Rupiah

Balap Lari Ramadan, Warga Cirebon Resah, Diduga Taruhannya Hingga Jutaan Rupiah

Senin, 9 Maret 2026
Usai Vina Cirebon Muncul Sinta Pengantin Pesanan, Masih di China

Usai Vina Cirebon Muncul Sinta Pengantin Pesanan, Masih di China

Minggu, 8 Maret 2026
Vina Cirebon Pengantin Pesanan Dipulangkan, Dugaan TPPO Diselidiki

Vina Cirebon Pengantin Pesanan Dipulangkan, Dugaan TPPO Diselidiki

Minggu, 8 Maret 2026
Stok Aman, Tapi Harga Kebutuhan Pokok di Cirebon Mulai Naik, Ternyata Ini Pemicunya  

Stok Aman, Tapi Harga Kebutuhan Pokok di Cirebon Mulai Naik, Ternyata Ini Pemicunya  

Jumat, 6 Maret 2026

“Kami Pemerintah Kabupaten Majalengka prihatin dan meminta agar pengelola Pabrik Gula Jatitujuh agar lebih tegas dalam pengarapan lahan tebu,” tegasnya.

BACA JUGA: Bentrok Maut di Lahan PG Jatitujuh, Dua Tewas

Seperti diketahui akibat bantrokan di perbatasan Indramayu-Majalengka, tepatnya di petak 112 wilayah Kerticala, Kecamatan Tukdana, Kabupaten Indramayu menyebabkan dua warga meninggal dunia. Dua warga yang menjadi korban bentrok rebutan lahan yakni Suhenda dan Yayat. Kedua korban meninggal dengan luka parah di beberapa bagian tubuhnya akibat sabetan senjata tajam.

Lahan Petak 112
General Manager PG Jatitujuh, Aziz Romdhon Bachtiar menjelaskan secara total ada 12.000 hektare lahan yang menjadi milik PG Jatitujuh secara hak guna usaha (HGU). Namun dari jumlah itu, sekitar 6.000 hektare lahan dikuasai secara ilegal oleh salah satu forum masyarakat.

“Secara HGU itu lahan PG Jatitujuh, ada sertifikat HGU nomor 1 Majalengka dan nomor 2 Indramayu. Jadi memang mereka secara ilegal menguasai lahan di sebagian besar wilayah Indramayu, kurang lebih 6.000 hektare,” kata Azis saat memberikan keterangan di rumah salah seorang korban, Selasa (5/10/2021).

Menurutnya 6.000 lahan yang dikuasai secara ilegal tersebut disebabkan karena saat ini minat masyarakat untuk menanam tebu sudah mulai tinggi. Sehingga, kata Azis, forum masyarakat tersebut ingin mengelola lahan namun dengan cara ilegal.

“Jadi memang karena minat petani tebu sudah mulai tinggi dan mereka melihat lahan yang tidak dikelola jadi mau mengelola,” ujarnya.

Informasi yang dihimpun Suara Cirebon menyebut, pihak Forum Komunikasi Indramayu Selatan (F-Kamis) menilai, lahan tebu PG Jatitujuh yang disengketakan tersebut, dulunya merupakan kawasan hutan yang dikelola PT Perhutani. Sesuai dengan ketentuan perundang-undangan, PG Jatitujuh selaku pemegang HGU wajib memberikan lahan pengganti. Tetapi lahan pengganti itu tidak pernah diberikan sampai dengan habisnya masa HGU.  Sehingga F-Kamis meminta agar lahan tebu kembali dijadikan lahan hutan yang bisa digunakan masyarakat untuk kegiatan pertanian.  (Dins)

Arif Rahman

Arif Rahman

Berita Terkait

Balap Lari Ramadan, Warga Cirebon Resah, Diduga Taruhannya Hingga Jutaan Rupiah
Berita Utama

Balap Lari Ramadan, Warga Cirebon Resah, Diduga Taruhannya Hingga Jutaan Rupiah

by Vicky Sugiarto
Senin, 9 Maret 2026
Usai Vina Cirebon Muncul Sinta Pengantin Pesanan, Masih di China
Berita Utama

Usai Vina Cirebon Muncul Sinta Pengantin Pesanan, Masih di China

by Dede Kurniawan
Minggu, 8 Maret 2026
Vina Cirebon Pengantin Pesanan Dipulangkan, Dugaan TPPO Diselidiki
Berita Utama

Vina Cirebon Pengantin Pesanan Dipulangkan, Dugaan TPPO Diselidiki

by Islahuddin
Minggu, 8 Maret 2026
Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
6 Cara Mengatasi Komputer No Signal, Gampang Banget

6 Cara Mengatasi Komputer No Signal, Gampang Banget

Selasa, 17 Januari 2023
Tembuluk Biji Kelapa Muda Ternyata Bisa Turunkan Kadar Gula, Obat Kencing Manis atau Diabetes

Tembuluk Biji Kelapa Muda Ternyata Bisa Turunkan Kadar Gula, Obat Kencing Manis atau Diabetes

Jumat, 5 Mei 2023
BKPSDM Kabupaten Cirebon segera Panggil Oknum PNS Terlapor Dugaan Penipuan Rekrutmen PPPK

BKPSDM Kabupaten Cirebon segera Panggil Oknum PNS Terlapor Dugaan Penipuan Rekrutmen PPPK

Jumat, 6 Februari 2026
Miraclein, Februari 2023 Penuh Keajaiban, Terjadi Setiap 823 Tahun, Beruntung Kita Mengalaminya

Miraclein, Februari 2023 Penuh Keajaiban, Terjadi Setiap 823 Tahun, Beruntung Kita Mengalaminya

Selasa, 24 Januari 2023

Forum OSIS Jabar Gelar FOJB X Reduction

Banjir di Cirebon, Pebedilan, Pangenan, dan Gebang Tergenang, 1.300 Warga Desa Melakasari Mengungsi

Banjir di Cirebon, Pebedilan, Pangenan, dan Gebang Tergenang, 1.300 Warga Desa Melakasari Mengungsi

LINK TAYANGAN ULANG Preman Pensiun 7 Episode 43, Agus dan Yayat Intai Penghianat, HP Ajun Dijambret Oo

LINK TAYANGAN ULANG Preman Pensiun 7 Episode 43, Agus dan Yayat Intai Penghianat, HP Ajun Dijambret Oo

Dijerat Dugaan Kasus Pajak, Jubir Paslon AMIN Ditangkap Kejaksaan

Dijerat Dugaan Kasus Pajak, Jubir Paslon AMIN Ditangkap Kejaksaan

TPS Liar di Kawasan Kuliner Batik Trusmi Cirebon Dipagar

TPS Liar di Kawasan Kuliner Batik Trusmi Cirebon Dipagar

Selasa, 10 Maret 2026
15 Warisan Budaya Takbenda Kabupaten Cirebon Diusulkan ke Tingkat Nasional

15 Warisan Budaya Takbenda Kabupaten Cirebon Diusulkan ke Tingkat Nasional

Selasa, 10 Maret 2026
Bupati Cirebon Hadiri Launching Jembatan Garuda di Desa Babakan

Bupati Cirebon Hadiri Launching Jembatan Garuda di Desa Babakan

Senin, 9 Maret 2026
Pemkot Cirebon Evaluasi Festival Ramadan

Pemkot Cirebon Evaluasi Festival Ramadan

Senin, 9 Maret 2026
Currently Playing

USAHA JUALAN ANEKA BUBUR, OZET PER HARI TEMBUS RP.3 JUTA

USAHA JUALAN ANEKA BUBUR, OZET PER HARI TEMBUS RP.3 JUTA

00:03:19

MENGINTIP PRODUKSI BOTOK ROTI, LARIS MANIS SAAT RAMADAN, OMZET HITUNG SENDIRI...!!

00:09:53

TUKAR SAMPAH JADI EMAS DI BANK SAMPAH DEWI SRI CIREBON

00:12:45

PELUANG USAHA, BUKA TOKO BAKO TINGWEK, MODAL AWAL 700 RIBU, BISA BELI RUMAH 700 JUTA DAN UMROH

00:14:51

Tanam Mangrove untuk Cegah Abrasi, Penghasilan Meningkat hingga Rp.1 Milar dan Jadi Desa Wisata

00:08:44

HASILKAN PUNDI-PUNDI RUPIAH, NIAT AWAL LESTARIKAN BUDAYA CIREBON

00:07:00

AWALNYA COBA-COBA, KINI SUKSES TANAM SORGUM 2 HEKTAR DI LAHAN KURANG PRODUKTIF

00:08:51

Ikuti kami

Kategori

  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik

Jaringan

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tems of Service
  • Privacy Policy
  • Info Iklan
  • Kontak

© 2024 Suara Cirebon - Berita Cirebon terkini hari ini.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik

© 2024 Suara Cirebon - Berita Cirebon terkini hari ini.