by

Desa yang Selenggarakan Pilwu Diprioritaskan

CIREBON, SC- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cirebon menggelar vaksinasi massal di wilayah Kecamatan Babakan, Kabupaten Cirebon bertempat di gedung Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) wilayah setempat, Sabtu (9/10/2021).

Sekretaris Satgas Covid-19 Kecamatan Babakan, Warman menyampaikan, pihaknya mendapat kuota vaksin dosis pertama sebanyak 2.000. Pihaknya pun lebih mengarahkan kuota vaksin tersebut untuk desa-desa yang akan menggelar pilwu serentak. Sementara, sisanya dialokasikan untuk desa lainnya yang tidak menggelar pilwu.

“Dari 2.000 dosis ini kita mengalokasikan untuk desa yang akan menggelar pilwu, ada enam desa dan per desa 200 dosis, sementara desa lainnya 100 dosis,” terangnya.

Diungkapkan Warman, kegiatan ini merupakan salah satu langkah Pemerintah Kabupaten Cirebon melalui Dinas Kesehatan untuk mempercepat vaksinasi. Terlebih, sejumlah desa di Kabupaten Cirebon akan menyelenggarakan pilwu serentak. Sehingga, sasaran utama dalam penyelenggaraan vaksinasi ini adalah desa-desa yang akan menyelenggarakan pesta demokrasi tingkat desa tersebut.

“Vaksinasi ini di luar pelaksanaan vaksinasi rutin yang dilaksanakan oleh dua puskesmas yang ada di Kecamatan Babakan, yakni Puskesmas Babakan dan Puskesmas Gembongan yang melaksanakan vaksinasi ke desa-desa,” terangnya kepada Suara Cirebon.

BACA JUGA: Vaksinasi Jelang Pilwu Tembus 10 Ribu Warga Sehari

Salah satu desa di Kecamatan Babakan yang akan menyelenggakan pilwu, yaitu Desa Serang Wetan.

Untuk itu, Pejabat Kuwu Serang Wetan, Ade Sumantri mengungkapkan, pihaknya menitikberatkan vaksinasi tersebut kepada seluruh anggota PPS, KPPS, dan lembaga desa lainnya yang terlibat pelaksanaan pilwu tersebut.

Sisanya, lanjut dia, untuk masyarakat umum di luar kategori lansia. Pasalnya, kata Warman, untuk vaksinasi lansia di Desa Serag Wetan tengah digelar juga pelaksanaan vaksinasi untuk kategori tersebut.

“Alhamdulillah, selain masyarakat umum, prioritas kita  anggota PPS dan KPPS, dan semua sudah dilakukan vaksinasi,” pungkasnya. (Baim)

Comment