by

UMC Gandeng PT Danarta Anugrah Divina Siapkan Lulusan Jadi Pengusaha dan Siap Diterima Dunia Kerja

CIREBON, SC- Career Development Center (CDC) Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC) menggelar pelatihan bertema “Kiat Sukses Mencari Kerja dan Berwirausaha di Usia Muda”, Selasa (19/10/2021).

Kegiatan yang terselenggara hasil kerja sama dengan PT Danarta Anugrah Divina ini digelar di aula masjid kampus 2 UMC yang berlokasi di Jalan Fatahillah, Kelurahan Watubelah, Kabupaten Cirebon.

Rektor UMC, Arief Nurudin MT menjelaskan, kegiatan yang digelar tersebut merupakan rangkaian acara wisuda yang akan dilaksanakan pada hari Sabtu (23/10/2021) mendatang.

Untuk itu, lanjut Arief, untuk melatih skill dan memaksimalkan lulusan UMC dapat diterima di dunia kerja, pihaknya memberikan pelatihan kepada mahasiswa kampus setempat melalui CDC.

“Termasuk memberikan pelatihan kepada mahasiswa yang akan diwisuda besok (Sabtu, 23/10/2021). Setelah kegiatan ini dilanjutkan dengan job fair dan bagi yang memenuhi syarat akan langsung diterima kerja,” jelas Rektor kepada Suara Cirebon ketika ditemui di sela-sela kegiatan.

Arief memaparkan, jumlah yang akan diwisuda tersebut sebanyak 573 mahasiswa.

Selain itu, lanjut Arief, fungsi CDC UMC juga sebagai pusat karir, menyediakan informasi lowongan kerja, memberikan pelatihan kepada calon wisudawan dan seluruh mahasiswa UMC.

“Agar mahasiswa UMC siap diterima di dunia kerja. CDC juga akan melakukan tracing terkait jumlah mahasiswa yang sudah bekerja dan belum bekerja, berapa bulan alumni mendapatkan pekerjaan setelah lulus, kemudian pekerjaan yang didapat sesuai apa tidak dengan kompetensi keilmuannya. Itu akan kita ukur sebagai outcome-nya UMC,” paparnya.

Bahkan, jelas Arief, UMC juga mengukur pendapatan alumni dari hasil bekerja, jumlah alumni yang melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya, dan jumlah alumni yang berwirausaha.

“Itu merupakan yang akan menjadi indikator hasil kerja kita,” terangnya.

Arief mengungkapkan, CDC ini juga berkaitan dengan salah satu program yang dimiliki UMC yang bernama Inkubator Bisnis Terpadu.

“Kalau Inkubator Bisnis Terpadu itu mendorong mahasiswa untuk berwirausaha, sedangkan CDC ini bisa mendorong mahasiswa berwirausaha juga memfasilitasi lulusan yang ingin berkarir di dunia kerja. Artinya, Inkubator Bisnis Terpadu ini bagian dari CDC,” ungkapnya.

Dengan mengusung kurikulum entrepreneur university, kata Arief, pihaknya yakin lulusan UMC telah memiliki skill yang mumpuni untuk berkarir di dunia kerja.

“Jadi di kurikulum itu, kegiatan-kegiatan wirausaha selalu diingatkan di setiap mata kuliah dan diintegrasikan dengan kurikulum yang ada,” katanya.

Sementara itu, Direktur Keuangan dan Audit PT Danarta Anugrah Divina, Tomas Nugroho menjelaskan, pihaknya memang tertarik dengan lulusan UMC. Pasalnya, dia melihat,
lulusan kampus tersebut memiliki skill dan kualitas yang baik.

BACA JUGA: UMC Modali Mahasiswa Jadi Pengusaha, Ketua DPRD Kabupaten Cirebon Hadiri Lokakarya KKM 2021

“Yang utama perusahaan ini (PT Danarta Anugrah Divina) bergerak di bidang literasi keuangan dan inklusi keuangan. Semoga lulusan dari sini (UMC) bisa bekerja di tempat kami dan berkarya di tempat kami. Sebenarnya take over di PT Danarta ini tinggi, jadi kebutuhannya juga tinggi. Itu nanti ada bagian HRD yang menangani hal itu,” katanya.

Untuk itu, jelas Tomas, pihaknya hanya menerima orang-orang yang telah siap dan matang untuk bekerja dan bermitra dengan PT Danarta Anugrah Divina.

“Untuk lulusan di sini (UMC), silahkan bermitra dengan kami untuk menjadi pengusaha-pengusaha dan berwirausaha, seperti menjadi agen,” katanya.

Karena, kata Tomas, pihaknya juga memiliki salah satu platform digital yang bernama Warung Desa. Sehingga, ketika alumni atau mahasiswa UMC berwirausaha dan memiliki produk dapat menjualnya di platform tersebut.

“Saya rasa iya (mahasiswa UMC telah matang dan memiliki skill), hanya bekerja di perusahaan itu berbeda dengan teori-teori,” ujarnya.

Menurut Tomas, kendala yang dihadapi generasi muda dalam berkarir maupun berwirausaha adalah kurangnya kesabaran. Karena, diawal merintis tersebut membutuhkan perjuangan.

“Di awal-awal itu sangat berat. Di tempat kami juga sama seperti itu di awal-awal berat. Tapi setelah mereka memahami bagaimana cara menjalankannya, maka semakin lama semakin memahami dan bagus,” terangnya.

Tomas mengungkapkan, target mahasiswa UMC yang dapat terserap, khususnya yang dapat agen Warung Desa adalah sebanyak-banyaknya.

“Dengan UMC ini adalah kerja sama yang panjang. Diharapkan alumninya nanti bisa berkarya di tempat kami. Kemudian kami juga ada hasrat untuk mengajak mahasiswa di sini (UMC) untuk melihat dunia perusahaan,” tandasnya. (Arif)

Comment