SUARA CIREBON – Pembangunan destinasi wisata Pantai Baro, Desa Gebang Mekar, Kecamatan Gebang, Kabupaten Cirebon, yang sudah direncanakan semenjak tahun 2019, baru bisa direalisasikan di tahun 2023 ini.
Pembangunan kawasan wisata Pantai Baro Gebang itu ditarget rampung enam bulan. Nantinya, objek wisata Pantai Baro Gebang tersebut, akan diresmikan langsung Gubernur Jawa Barat sebelum masa jabatannya berakhir.
Hal itu terungkap saat Pemdes Gebang Mekar berserta tim pelaksanaan pembangunan melakukan sosialisasi rencana pembangunan destinasi wisata Pantai Gebang Mekar, di kantor balai desa setempat, Kamis, 4 Mei 2023.
Kabid Perumahan Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Provinsi Jawa Barat, Achmad Haidar Setiawan, yang hadir langsung pada sosialisasi itu mengatakan, pembangunan destinasi wisata pantai ini sebagai tindak lanjut rencana Dinas Pariwisata Provinsi Jabar, di lahan milik Kementerian Kelautan dan Perikanan.
Menurut Haidar, destinasi wisata itu akan dibangun Disperkim Jabar, sesuai dengan visi misi Gubernur Jawa Barat, H M Ridwan Kamil. Rencananya pembangunan destinasi wisata itu dikerjakan kurang lebih sekitar 180 hari.
“Nantinya peresmian wisata Pantai Baro akan diresmikan langsung oleh Gubernur Jabar sebelum berakhir masa jabatannya,” ujar Haidar kepada awak media.
Di kesempatan yang sama, Kuwu Gebang Mekar, Surip, mengaku bersyukur desanya mendapat program untuk pembangunan destinasi wisata pantai.
“Berharap dengan adanya bantuan akan menggali potensi Gebang Mekar menjadi kawasan wisata yang bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya dan juga meningkatkan PAD Kabupaten Cirebon,” kata Surip.
Pelaksana pembangunan objek wisata Pantai Baro, Rizalul Rahman mengatakan, pembangunan desitnasi wisata Pantai Gebang Mekar atau yang dikenal dengan pantai baro, berupa landscape ruang terbuka sebagai sarana penunjang fasilitas masyarakat yang hendak berwisata ke pantai.
“Anggaran pembangunan wisata Pantai Baro akan menghabiskan anggaran sebesar Rp3,6 miliar, yang difokuskan untuk pembangunan landscape ruang terbuka menuju pantai,” ujarnya.
Ditambahkannya, nilai tersebut akan digunakan untuk pembangunan plaza mega mendung, landscape dengan menggunakan paving blok, perbaikan sarana gedung, pujasera dan akses masuk menuju lokasi wisata Pantai Baro.
Menurutnya, kondisi Pantai Baro Gebang Mekar sudah bertahun tahun dibiarkan tak terurus. Padahal kawasan tersebut menjadi salah satu tujuan wisata masyarakat Kabupaten Cirebon dan kerap dijadikan lokasi untuk penentuan hilal.
Dalam waktu dekat, lanjut Rahman, lokasi tersebut akan dibangun menjadi kawasan wisata pantai yang dapat menjadi salah satu destinasi yang memanjakan masyarakat di wilayah timur Cirebon.
“Kami memohon dukungan warga khususnya Gebang Mekar, agar pembangunan tempat wisata ini dapat sesuai harapan semua pihak,” pungkasnya.***
















