SUARA CIREBON – Ketua DPD Partai Nasdem Kabupaten Indramayu Yosep Husein Ibrahim gusar dan kecewa atas putusan DPW Partai Nasdem Jawa Barat.
Namanya tak ditempatkan di nomor urut 1 dalam daftar bakal calon legislatif (bacaleg) oleh Nasdem Jawa Barat. Husein Ibrahim megancam akan membubarkan DPC Nasdem Indramayu.
Diperoleh informasi, Senin, 5 Juni 2023, Husein Ibrahim juga mengklaim seluruh pengurus dari tingkat cabang di kecamatan sampai ranting di tiap desa akan mundur ramai-ramai dari Nasdem.
“Kami menolak keras keputusan DPW Nasdem Jabar atas penyusunan daftar bacaleg,” tutur Husein Ibrahim.
Kekecewaan Husein Ibrahim karena nama dirinya ternyata ditaruh di nomor urut 3 untuk daftar bacaleg Nasdem untuk Daerah Pemilihan 8 Jabar yang meliputi Kota dan Kabupaten Cirebon serta Kabupaten Indramayu.
Husein Ibrahim mengungkapkan, penyusunan bacaleg DPW Nasdem untuk DPR RI Dapil 8 Jabar tidak objektif dalam penentuan nomor urut.
Diperoleh informasi, dalam rapat internal DPW Nasdem Jabar, nomor urut 1 untuk bacaleg DPR RI ditempati H Satori, calon incumbent yang juga Ketua DPD Partai Nasdem Kabupaten Cirebon.
Nomor 2 diisi caleg DPR RI wanita dari DPP Partai Nasdem. Sedangkan Yosef Ibrahim berada di nomor urut 3.
“Keputusan ini tidak sesuai dengan komitmen awal. Seharusnya saya yang diposisikan di nomor urut 1,” tutur Husein Ibrahim.
Husein Ibrahim mempertanyakan alasan kenapa dirinya ditempat di nomor urut 3. Ia menduga ada yang kurang beres dalam penentuan daftar nomor urut bacaleg.
“Saya tidak setuju dengan cara seperti ini. Lebih baik saya dan seluruh pengurus Nasdem Indramayu, dari cabang sampai ranting, mundur dan bubar,” tutur Husein Ibrahim mengajukan ancamannya.
Husein Ibrahim mengaku perjuangannya untuk membesarkan Nasdem di Indramayu tidak dihargai, padahal sudah mengeluarkan banyak waktu, tenaga, pikiran dan materil.
“Semua warga di indramayu tahu, sebelumnya nasdem itu mati suri di Indramayu. Kini sudah besar. Namun upaya saya tidak dihargai sama sekali,” tutur Husen Ibrahim.***



















