SUARA CIREBON – Bupati Cirebon, H Imron, optimis penyerapan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) 2023, bisa tercapai 100 persen hingga akhir tahun nanti.
Pasalnya, pada semester 1 saja sudah dilakukan lelang pekerjaan dan pembangunan infrastruktur baik jalan maupun bangunan gedung.
Di tahun-tahun sebelumnya, menurut Bupati Imron, pada triwulan pertama menunggu pencairan dana dari pusat kemudian di pertengahan lelang dan di akhir adalah pengerjaan.
“Nah sekarang pertengahan saja sudah ada pengerjaan. Ini pertanda baik,ā kata Imron, Rabu, 14 Juni 2023.
Pihaknya meminta semua satuan kerja perangkat daerah (SKPD) untuk segera membelanjakan anggaran guna memenuhi kebutuhan masyarakat.
Imron mengatakan, bakal memberikan punishment (hukuman, red) bagi SKPD yang tidak mampu menyerap APBD secara maksimal.
āIni kan sejatinya uang rakyat, maka harus segera dibelanjakan juga untuk kebutuhan masyarakat. Kami akan beri semacam teguran berupa pengurangan anggaran pada tahun selanjutnya,ā tegas Imron.
Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Cirebon mencatat, penyerapan APBD tahun 2023 hingga Mei 2023 sudah mencapai 26,28 persen atau Rp1,09 triliun.
Kepala BKAD Kabupaten Cirebon, Sri Wijayawati mengatakan, penyerapan APBD tahun ini lebih maksimal dibandingkan tahun sebelumnya pada periode yang sama.
āTahun lalu, penyerapan APBD hingga Mei di bawah 10 persen. Tetapi sekarang, sudah lebih dari 20 persen. Kami optimis tahun ini penyerapan bisa 100 persen,ā kata Sri.
Salah satu faktor kenaikan angka penyerapan itu, kata dia, terjadi lantaran lelang pekerjaan pembangunan infrasktruktur bagi masyarakat dipercepat dan beberapa di antaranya sudah mulai proses pengerjaan.
Menurut Sri, sebagian besar APBD yang sudah terserap itu dialokasikan untuk proses perbaikan jalan rusak di seluruh wilayah Kabupaten Cirebon dan gaji pegawai pemerintahan dengan perjanjian kerja (PPPK).
āAPBD yang dikelola pemerintah daerah itu milik masyarakat. Jadi, penyerapan harus segera dilakukan agar segera dinikmati masyarakat. Selain itu, untuk menjaga inflasi,ā kata Sri.
Berdasarkan catatan BKAD Kabupaten Cirebon, jumlah anggaran untuk belanja daerah pada 2023 sebanyak Rp4,1 triliun.
Dari angka tersebut, belanja pegawai mendominasi sebesar Rp1,73 triliun. Sementara, anggaran untuk belanja barang dan jasa hanya Rp855,5 miliar serta anggaran belanja bantuan sosial Rp10,9 miliar.
Tahun ini pun, Kabupaten Cirebon diperkirakan akan kembali mengalami defisit lantaran pendapatan daerah diproyeksikan hanya sebesar Rp3,486 triliun.***
Dapatkan update berita setiap hari dariĀ suaracirebon.comĀ dengan bergabung di Grup Telegram āSuara Cirebon Updateā. Caranya klik linkĀ https://t.me/suaracirebon, kemudian join. Sebelumnya, Anda harus install dan daftar di aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



















