Selasa, September 8, 2026
No Result
View All Result
Suara Cirebon
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik
Suara Cirebon
  • Pilihan Redaksi
  • Jawa Barat
  • Nasional
  • Ngikik
  • Opini
  • Politik
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
Home Nasional

Tak Terdeksi Gejala Vulkanologi, Gunung Marapi Meletus Ditandai Bunyi Teriakan Ratusan Monyet

Rakisa by Rakisa
Minggu, 10 Desember 2023
in Nasional
Reading Time: 3 mins read
A A
Lepas Dinas Lalu Mendaki, Dua Anggota Polda Sumbar Jadi Korban Gunung Marapi Meletus

Tim SAR melakukan proses evakuasi jenazah pendaki yang tewas akibat Gunung Marapi meletus.* (Foto: Instagram @basarnas_padang)

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsAppShare on Telegram

SUARA CIREBON – Gunung Marapi meletus. Muhammad Iqbal (20 tahun), salah satu pendaki Gunung Marapi yang lolos dari maut mengaku hanya mendengar bunyi teriakan ratusan monyet gunung seperti turun gunung sebelum erupsi terjadi.

“Saya sudah sampai pos IV pendakian. Dalam perjalanan turun. Terdengar bunyi teriakan ratusan monyet gunung dari arah hutan seperti ketakutan,” tutur Iqbal.

Saat itu, Iqbal menganggap teriakan ratusan monyet gunung yang terdengar sangat kencang itu hal biasa di areal hutan. Ia belum merasakan firasat apapun dan terus melanjutkan perjalanan turun.

Sepanjang jalur turun, Iqbal mengaku bertemu dengan sejumlah rombongan pendaki yang baru naik. Mereka menuju arah puncak Gunung Marapi.

“Saat turun saya bertemu sejumlah rombongan pendaki lain. Mereka baru mau ke puncak,” tutur Iqbal.

Memasuki wilayah Pos I, Iqbal dan sejumlah rekannya, dikejutkan dengan bunyi gemuruh dan dentuman. Asal suara dari puncak Gunung Marapi.

“Di Pos I saya baru dengar ada bunyi gemuruh dan dentuman. Lalu saya melihat ada ibu-ibu dan warga lain berhamburan keluar rumah dalam keadaan panik,” tutur Iqbal.

Iqbal bahkans empat diperingati seorang ibu kalau Gunung Marapi meletus (erupsi). Warga lereng gunung ini menuturkan kalau ini belum pernah terjadi sebelumnya.

“Benar saja, saat saya lihat ke puncak, terlihat awan hitam keluar dari puncak,” tutur Iqbal.

Iqbal salah satu pendaki yang selamat. Ia berada di Pos I, yang sudah dekat dengan perkampungan saat Gunung Marapi erupsi pada Minggu, 3 Desember 2023, pukul 14.15 WIB.

Beberapa jam sebelumnya, Iqbal dan sejumlah rekannya berada di puncak Gunung Marapi. Ia bahkan sempat menginap dan berkemah di kawasan bebatuan cadas di puncak yang jaraknya hanya beberapa meter dari kawah.

Berita Terkait

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Abu Vulkanik Erupsi Gunung Anak Krakatau Mulai Dirasakan Warga Kabupaten Cirebon

Senin, 7 September 2026
Aicis Uin Siber Cirebon

Pendaftaran AICIS Plus 2026 UIN Siber Cirebon Diperpanjang hingga 9 September

Selasa, 1 September 2026
Pwi Pusat

Ketua PWI Pusat Dorong Penguatan Modal Ventura untuk Startup dan UMKM

Kamis, 20 Agustus 2026
Pendaki 16 Tahun Jatuh Ke Kawah Gunung Slamet, Jenazah Berhasil Dievakuasi

Pendaki 16 Tahun Jatuh ke Kawah Gunung Slamet, Jenazah Berhasil Dievakuasi

Rabu, 19 Agustus 2026

“Saya sempat di puncak dan berada persis di atas kawah sekitar pukul 08.30 sampai 09.00 pagi. Setelah itu memutuskan turun,” tutur dia.

Iqbal mengaku semua berjalan normal. Hanya memang sempat mendengar seperti suara steam atau air mendidih. Namun ia mengabaikan dan menggangap itu gejala vulkanik biasa.

“Saaat di puncak sempat mendengar suara steam. Kirain itu hal biasa, sampai saya turun. Marapi erupsi saat saya sudah di pos IV sudah dekat perkampungan warga,” tutur Iqbal.

Iqbal bernasib mujur. Ia sempat lebih dulu turun. Namun tidak dengan puluhan pendaki lainnya. Hingga kemudian erupsi terjadi, ternyata ada 75 pendaki yang masih berada di kawasan puncak.

Belakangan, dari 75 pendaki, 23 diantaranya meninggal dunia. Laporan Tim SAR, sebagian besar pendaki yang meninggal dunia, posisinya berada di kawasan puncak.

Hal mengejutkan lain, delapan korban tewas, jasadnya di temukan di bebatuan cadas, hanya beberapa meter dari kawah Gunung Marapi yang menyemburkan abu vulkanik setinggi 3000 meter.

Tim SAR menemukan 8 jasad berada persis di bebatuan cadas yang merupakan puncak gunung atau dinding kawah atau kaldera.

Bahkan operasi evakuasi Tim SAR berlangsung penuh keberanian. Sebab dilakukan saat erupsi masih berlangsung. Tim SAR mempertaruhkan nyawa untuk bisa mengevakuasi mayat para pendaki yang tergeletak di bebatuan cadas kaldera di puncak Gunung Marapi.

Erupsi Gunung Marapi di perbatasan Kabupaten Agam dan Tanah Datar, Sumatera Barat (Sumbar) ini sangat mengejutkan. Puluhan pendaki berada di kawasan puncak tanpa memperoleh peringatan apapun sebelumnya.

Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumbar tidak mencatat ada tanda-tanda atau gejala vilkanologi dari Gunung Marapi.

Karena itu, tidak ada larangan untuk kegiatan pendakian. Seluruh pos pengamatan juga menyatakan tidak ada catatan peningkatan aktifitas vulkanik di Gunung Marapi yang mengarah pada erupsi.

“Tidak tercatat ada laporan apapun terkait peningkatan aktifitas vulkanik. Semua normal. Tidak terdeteksi di seismograf ada aktifitas seperti kegempaan yang menjadi petunjuk akan erupsi,” tutur Dian Indriati dari BKSDA Sumbar.***

Tags: GunungGunung MarapiGunung Marapi MeletusGunung MeletusmonyetVulkanologi
Rakisa

Rakisa

Berita Terkait

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau
Cirebon

Abu Vulkanik Erupsi Gunung Anak Krakatau Mulai Dirasakan Warga Kabupaten Cirebon

by Islahuddin
Senin, 7 September 2026
Aicis Uin Siber Cirebon
Cirebon

Pendaftaran AICIS Plus 2026 UIN Siber Cirebon Diperpanjang hingga 9 September

by Arif Rahman
Selasa, 1 September 2026
Pwi Pusat
Ekonomi Bisnis

Ketua PWI Pusat Dorong Penguatan Modal Ventura untuk Startup dan UMKM

by Islahuddin
Kamis, 20 Agustus 2026
Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
6 Cara Mengatasi Komputer No Signal, Gampang Banget

6 Cara Mengatasi Komputer No Signal, Gampang Banget

Selasa, 17 Januari 2023
Tembuluk Biji Kelapa Muda Ternyata Bisa Turunkan Kadar Gula, Obat Kencing Manis Atau Diabetes

Tembuluk Biji Kelapa Muda Ternyata Bisa Turunkan Kadar Gula, Obat Kencing Manis atau Diabetes

Jumat, 5 Mei 2023
Bkpsdm Kabupaten Cirebon Segera Panggil Oknum Pns Terlapor Dugaan Penipuan Rekrutmen Pppk

BKPSDM Kabupaten Cirebon segera Panggil Oknum PNS Terlapor Dugaan Penipuan Rekrutmen PPPK

Jumat, 6 Februari 2026
Miraclein, Februari 2023 Penuh Keajaiban, Terjadi Setiap 823 Tahun, Beruntung Kita Mengalaminya

Miraclein, Februari 2023 Penuh Keajaiban, Terjadi Setiap 823 Tahun, Beruntung Kita Mengalaminya

Selasa, 24 Januari 2023
Foto: Forum Osis Jabar - Suara Cirebon

Forum OSIS Jabar Gelar FOJB X Reduction

Banjir Di Cirebon, Pebedilan, Pangenan, Dan Gebang Tergenang, 1.300 Warga Desa Melakasari Mengungsi

Banjir di Cirebon, Pebedilan, Pangenan, dan Gebang Tergenang, 1.300 Warga Desa Melakasari Mengungsi

Link Tayangan Ulang Preman Pensiun 7 Episode 43, Agus Dan Yayat Intai Penghianat, Hp Ajun Dijambret Oo

LINK TAYANGAN ULANG Preman Pensiun 7 Episode 43, Agus dan Yayat Intai Penghianat, HP Ajun Dijambret Oo

Dijerat Dugaan Kasus Pajak, Jubir Paslon Amin Ditangkap Kejaksaan

Dijerat Dugaan Kasus Pajak, Jubir Paslon AMIN Ditangkap Kejaksaan

Kebakaran Di Cirebon

Gudang Jamur Terbakar, Api Nyaris Merembet ke Rumah dan Gudang Mebel

Senin, 7 September 2026
Erupsi Gunung Anak Krakatau

BPBD Kota Cirebon Imbau Warga Waspadai Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Senin, 7 September 2026
Kabid Ketersediaan, Kerawanan Dan Distribusi Pangan Dkpp Kabupaten Cirebon, Moch Muslih Saat Memberikan Keterangan Pers Terkait Penemuan 196 Karung Beras Bantuan Pangan Di Sebuah Rumah Di Desa Ambit, Kecamatan Waled, Kabupaten Cirebon, Senin, 7 September 2026.

Asal-usul 196 Karung Beras Bantuan Pangan di Rumah Warga Waled Diselidiki

Senin, 7 September 2026
Wali Kota Cirebon Effendi Edo Saat Melantik 26 Pejabat Administrator Dan Pejabat Pengawas Di Lingkungan Pemkot Cirebon Di Lapangan Upacara Sekretariat Daerah Kota Cirebon, Senin, 7 September 2026.

26 Pejabat Eselon III dan IV Pemkot Cirebon Dilantik

Senin, 7 September 2026
Currently Playing

USAHA JUALAN ANEKA BUBUR, OZET PER HARI TEMBUS RP.3 JUTA

USAHA JUALAN ANEKA BUBUR, OZET PER HARI TEMBUS RP.3 JUTA

00:03:19

MENGINTIP PRODUKSI BOTOK ROTI, LARIS MANIS SAAT RAMADAN, OMZET HITUNG SENDIRI...!!

00:09:53

TUKAR SAMPAH JADI EMAS DI BANK SAMPAH DEWI SRI CIREBON

00:12:45

PELUANG USAHA, BUKA TOKO BAKO TINGWEK, MODAL AWAL 700 RIBU, BISA BELI RUMAH 700 JUTA DAN UMROH

00:14:51

Tanam Mangrove untuk Cegah Abrasi, Penghasilan Meningkat hingga Rp.1 Milar dan Jadi Desa Wisata

00:08:44

HASILKAN PUNDI-PUNDI RUPIAH, NIAT AWAL LESTARIKAN BUDAYA CIREBON

00:07:00

AWALNYA COBA-COBA, KINI SUKSES TANAM SORGUM 2 HEKTAR DI LAHAN KURANG PRODUKTIF

00:08:51

Ikuti kami

Kategori

  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik

Jaringan

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Terms of Service
  • Privacy Policy
  • Info Iklan
  • Kontak

© 2024 Suara Cirebon - Berita Cirebon terkini hari ini.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik

© 2024 Suara Cirebon - Berita Cirebon terkini hari ini.