SUARA CIREBON – Jajaran Polresta Cirebon masih mengejar satu pelaku tawuran antarpelajar yang menewaskan satu orang korban berinisial AI yang masih berusia 15 tahun.
Pelajar salah satu SMP di wilayah Kecamatan Pabuaran itu, meninggal dengan sejumlah luka bacokan (sayatan), usai terlibat tawuran dengan pelajar dari salah satu SMP di Kecamatan Waled.
Kasat Reskrim Polresta Cirebon, Kompol Hario Prasetyo Seno mengatakan, usai menerima laporan, pihaknya langsung bergerak menuju lokasi kejadian.
Saat tiba di TKP, petugas mendapati korban mengalami luka akibat benda tajam. Ia menyampaikan, korban meninggal dunia sesaat setelah tiba di RSUD Waled.
“Ada luka senjata tajam ditubuhnya, langsung kita autopsi,” kata Hario, Selasa, 6 Agustus 2024.
Menurut Hario, langsung melakukan olah TKP dan meminta keterangan sejumlah saksi. Dalam waktu hitungan jam setelah melakukan olah TKP, Satreskrim Polresta Cirebon berhasil mengantongi identitas terduga pelaku tersebut.
Pihaknya berhasil mengamankan dua terduga pelaku yakni WK (14) dan (15) di rumahnya masing-masing di Desa Jatirenggang dan Pabuaran Kidul. Sedangkan satu terduga pelaku lainnya, kini masih dalam pencarian.
Selain itu, pihaknya juga mengamankan barang bukti berupa dua celurit, satu pedang, dan pakaian yang digunakan pelaku saat melakukan kejahatan.
Terduga pelaku berikut barang buktinya kemudian dibawa ke Mako Polresta Cirebon untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
“Dari hasil pemeriksaan itu, ternyata mereka tidak saling kenal dengan korbannya,” paparnya.
Bahkan, saksi dari pelaku maupun korban juga menyampaikan hal mengejutkan. Disebutkan, pelajar yang pertama menantang tawuran adalah AI yang saat ini sudah meninggal dunia.
Sosok AI diketahui pernah tertangkap di wilayah Kuningan diduga akibat aksi yang sama. Namun AI berhasil lolos karena saat dilakukan penangkapan tidak terbukti membawa sajam.
“Kedua kelompok itu mengakui, bahwa yang memulai untuk menantang adalah AI yang merupakan admin dan sekarang meninggal dunia itu,” tandasnya.
Diberitakan sebelumnya, pelajar salah satu SMP di Kecamatan Pabuaran berinisial AI meninggal dunia usai terjadi aksi tawuran di wilayah Kecamatan Babakan, Kabupaten Cirebon, pada Senin, 5 Agustus 2024 petang.
Perwakilan keluarga korban, R Lesmana, mengungkapkan, sebelum meninggal, AI diduga berada di lokasi tawuran yang terjadi di wilayah Kecamatan Babakan. Terkait penyebab kematian korban, Lesmana mengaku enggan berspekulasi. Namun, ia mengakui korban mengalami sejumlah luka di tubuhnya.***
Simak update berita dan artikel lainnya dari kami di Google News Suara Cirebon dan bergabung di Grup Telegram dengan cara klik link Suara Cirebon Update, kemudian join.



















