SUARA CIREBON – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Cirebon menetapkan pimpinan definitif DPRD masa jabatan 2024-2029, dalam rapat paripurna, Kamis, 12 September 2024.
Namun, dari tiga pimpinan definitif DPRD Kota Cirebon masa jabatan 2024-2029, baru dua kursi yang terisi, yakni kursi ketua dan satu kursi wakil ketua, sementara, satu posisi wakil ketua dewan masih kosong.
Seperti diketahui, tiga partai politik (parpol) di Kota Cirebon yakni Golkar, Nasdem dan Gerindra mendapatkan kursi DPRD terbanyak, pada Pemilu 2024 lalu. Urutannya, Golkar tertinggi disusul Nadem dan Gerindra.
Berdasarkan aturan, tiga parpol yang mendapatkan suara terbanyak, memiliki hak menempatkan kadernya di kursi pimpinan DPRD dengan komposisi satu ketua DPRD dan dua wakil ketua DPRD.
Dengan demikian, otomatis, ketua DPRD akan didapatkan dari Partai Golkar yang mendapatkan kursi terbanyak disusul Nasdem dan Gerindra.
Berdasarkan hasil kesepakatan, ketua definitif DPRD Kota Cirebon, dijabat Andrie Sulistio yang merupakan kader Partai Golkar. Sedangkan Wakil Ketua DPRD dijabat Harry Saputra Gani dari Partai Nasdem.
Sementara Partai Gerindra belum memutuskan kader yang akan menduduki posisi wakil ketua DPRD Kota Cirebon tersebut.
Ketua DPRD Kota Cirebon 2024-2029, Andrie Sulistio mengatakan, penetapan pimpinan definitif tidak bisa menunggu lama, karena banyak pekerjaan yang berkaitan dengan tugas legislatif yang harus segera diselesaikan.



















