SUARA CIREBON – Gempa Magnitudo atau M4,9 yang mengguncang Bandung dan Garut menyebabkan 14 jadwal perjalanan Kereta Cepat Whoosh dibatalkan.
PT KCIC selaku pengelola Whoosh terpaksa membatalkan sebagai antisipasi dampak gempa Bandung dan Garut pada fasilitas rel kereta cepat Bandung – Jakarta tersebut.
Karena dihentikan, PT KCIC memberi kesempatan kepada penumpang yang telah memiliki tiket untuk mengembalikan 100 persen.
PT KCIC sempat menyarankan penumpang bisa menggunakan moda transportasi lain selema pengelola Whoosh melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap fasilitas pasca gempa.
Corporate Secretary PT KCIC, Rva Chairunisa menjelaskan, pembatalan perjalanan Whoosh sebagai bagian respon cepat terhadap dampak gempa bagi fasilitas kereta cepat.
“Kami mengantisipasi dampak gempa terhadap fasilitas rel kereta cepat. Kita periksa lebih dulu. Karena itu terpaksa dilakukan pembatalan,” tutur Eva Chairunisa, Kamis 19 September 2024.
PT KCIC sendiri langsung melakukan monitoring dan pemeriksaan terhadap seluruh fasilitas kereta cepat, terutama di bagian rel sepanjang 114 kilometer dari Tegalluar, Bandung ke Halim, Jakarta.
“Keselamatan penumpang prioritas kami. Kami melihat dulu sejauhmana dampak gempa,” tutur Eva Chairunisa.



















