Rabu, Agustus 19, 2026
No Result
View All Result
Suara Cirebon
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik
Suara Cirebon
  • Pilihan Redaksi
  • Jawa Barat
  • Nasional
  • Ngikik
  • Opini
  • Politik
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
Home Nasional

Aksi Protes Peternak Sapi, di Boyolali Mandi Susu, di Merapi Yogyakarta Siram Tanaman Pakai Susu

Rakisa by Rakisa
Senin, 11 November 2024
in Nasional
Reading Time: 3 mins read
A A
Aksi Protes Peternak Sapi, Di Boyolali Mandi Susu, Di Merapi Yogyakarta Siram Tanaman Pakai Susu

KOLASE FOTO: Peternak sapi di Boyolali melakukan aksi protes dengan mandi susu di tengah kota (kiri). Petani di Merapi Yogyakarta menyiram tanaman dengan susu (kanan).*

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsAppShare on Telegram

SUARA CIREBON – Jika di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah petani protes dengan mandi susu di pusat kota, sedangkan di lereng Merapi, Yogyakarta, petani membuang susu untuk menyirami tanaman.

Petani yang tergabung dalam Koperasi Sapi Perah Merapi (KSPM) Yogyakarta, terpaksa membuang susu hasil produksi sapi perahynya untuk pupuk tanaman.

Dalam video yang beredar, terlihat susu produksi sapi perah petani Merapi, disiramkan ke tanaman untuk pupuk.

Pada gambar lain, petani membuang susu sapi ke saluran air. Mereka protes karena susu hasil produksi sapi perah tidak diserap oleh Industri Pengolahan Susu (IPS).

Karena tidak diserap, susu sapi produksi merea tidak laku. Karena itu, petani menelan kerugian ratusan juta rupiah dan terpaksa membuang untuk menyirami tanaman.

Produksi susu di wilayah Merapi selama ini cukup melimpah. Namun tidak terserap oleh IPS yang diduga karena masuknya susu impor.

“Produksi nasional susu petani itu hanya 20 persen dari kebutuhan susu nasional.Tapi kenapa tidak bisa diserap. Aneh,” tutur petani.

Petani menduga, tidak terserapnya produksi susu sapi mereka yang hanya 20 persen, karena masuknya susu impor.

IPS diduga lebih menerima susu impor daripada membeli susu hasil produksi petani dalam negeri sendiri.

“Di atas kertas, berapapun produksi kami mestinya terserap. Kan kami hanya 20 persen. Makanya ini aneh,” tutur mereka.

Sebelumnya, bertepatan Hari Pahlawan 10 November 2024, viral beredar luas video berisi aksi protes para peternak sapi perah Boyolali, Jawa Tengah mandi susu di perempatan di pusat kota.

Video itu berdurasi 35 detik. Berisi aksi protes peternak sapi perah Boyolali yang terpaksa membagi-bagikan susu secara gratis kepada warga.

Selain membagikan secara gratis, petani Boyolali, dalam video yang viral, terlihat membuang begitu saja susu yang merupakan produksi sendiri.

Terlihat susu dibuang begitu saja dari dalam tong. Bahkan ada seorang peternak yang membiarkan tubuhnya disiram susu.

Aksi mandi susu di pusat Kota Boyolali ini sangat menarik perhatian. Terlihat warga menyaksikan aksi unjuk rasa itu sambil berupaya mengabadikan lewat handphone.

“Boyolali Kota Susu tapi ora payu,” demikian bunyi dari pengeras suara dari para peternak sapi perah yang dilakukan pada Minggu 10 November 2024, bertepatan Hari Pahlawan.

Berita Terkait

Rsud Manggarai Rusak Terdampak Gempa Ntt, Rumah Sakit Lapangan Disiapkan

RSUD Manggarai Rusak Terdampak Gempa NTT, Rumah Sakit Lapangan Disiapkan

Senin, 17 Agustus 2026
Korban Meninggal Gempa Ntt 53 Orang, Ribuan Rumah Rusak

Korban Meninggal Gempa NTT 53 Orang, Ribuan Rumah Rusak

Senin, 17 Agustus 2026
Gempa Ntt, Bnpb Kirim Bantuan Darurat Untuk Korban Di Sikka

Gempa NTT, BNPB Kirim Bantuan Darurat untuk Korban di Sikka

Senin, 17 Agustus 2026
Gempa Ntt M 7,7, Pemerintah Aktifkan Penanganan Darurat, Fokus Evakuasi Korban

Gempa NTT M 7,7, Pemerintah Aktifkan Penanganan Darurat, Fokus Evakuasi Korban

Sabtu, 15 Agustus 2026

“Boyolali kota susu ora iso adol susu. Ora payu,” tutur peternak lewat pengeras suara.

Masih belum puas, ada satu lagi peternak yang naik ke atas mobil untuk ikut mandi susu. Suasana makin dramatis saat susu disiramkan ke tubuh para peternak dalam aksi unjuk rasa tersebut.

“Bagaimana kita mau membina peternak disaat kami mendorong peternak muda untuk kembali beternak,tapi jual susu ora payu,” tutur peternak dalam aksi tersebut.

Diperoleh keterangan, unjuk rasa itu karena susu produksi para peternak di Boyolali tidak terserap oleh industri pengolah susu (IPS).

Akibatnya, banyak susu yang tidak bisa dijual. Peternak mengeluh karena menelan kerugian besar akibat susu tidak terserap.

Pemerintah Kabupaten Boyolali dikabarkan tengah mencari jalan tengah. Hingga kini, karena produksi berlimpah, akhirnya oleh petani dibagikan secara gratis.

Selebihnya, karena jumlah stok masih tetap banyak akhirnya digunakan oleh petani untuk mandi susu dalam aksi unjuk rasa yang berharap ada perhatian serius dari pemerintah.***

Simak update berita dan artikel lainnya dari kami di Google News Suara Cirebon dan bergabung di Grup Telegram dengan cara klik link Suara Cirebon Update, kemudian join.

Tags: BoyolaliMandi SusuMerapiPeternak SapiSapiSusuTanamanYogyakarta
Rakisa

Rakisa

Berita Terkait

Rsud Manggarai Rusak Terdampak Gempa Ntt, Rumah Sakit Lapangan Disiapkan
Nasional

RSUD Manggarai Rusak Terdampak Gempa NTT, Rumah Sakit Lapangan Disiapkan

by Arif Rahman
Senin, 17 Agustus 2026
Korban Meninggal Gempa Ntt 53 Orang, Ribuan Rumah Rusak
Nasional

Korban Meninggal Gempa NTT 53 Orang, Ribuan Rumah Rusak

by Arif Rahman
Senin, 17 Agustus 2026
Gempa Ntt, Bnpb Kirim Bantuan Darurat Untuk Korban Di Sikka
Nasional

Gempa NTT, BNPB Kirim Bantuan Darurat untuk Korban di Sikka

by Arif Rahman
Senin, 17 Agustus 2026
Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
6 Cara Mengatasi Komputer No Signal, Gampang Banget

6 Cara Mengatasi Komputer No Signal, Gampang Banget

Selasa, 17 Januari 2023
Tembuluk Biji Kelapa Muda Ternyata Bisa Turunkan Kadar Gula, Obat Kencing Manis Atau Diabetes

Tembuluk Biji Kelapa Muda Ternyata Bisa Turunkan Kadar Gula, Obat Kencing Manis atau Diabetes

Jumat, 5 Mei 2023
Bkpsdm Kabupaten Cirebon Segera Panggil Oknum Pns Terlapor Dugaan Penipuan Rekrutmen Pppk

BKPSDM Kabupaten Cirebon segera Panggil Oknum PNS Terlapor Dugaan Penipuan Rekrutmen PPPK

Jumat, 6 Februari 2026
Miraclein, Februari 2023 Penuh Keajaiban, Terjadi Setiap 823 Tahun, Beruntung Kita Mengalaminya

Miraclein, Februari 2023 Penuh Keajaiban, Terjadi Setiap 823 Tahun, Beruntung Kita Mengalaminya

Selasa, 24 Januari 2023
Foto: Forum Osis Jabar - Suara Cirebon

Forum OSIS Jabar Gelar FOJB X Reduction

Banjir Di Cirebon, Pebedilan, Pangenan, Dan Gebang Tergenang, 1.300 Warga Desa Melakasari Mengungsi

Banjir di Cirebon, Pebedilan, Pangenan, dan Gebang Tergenang, 1.300 Warga Desa Melakasari Mengungsi

Link Tayangan Ulang Preman Pensiun 7 Episode 43, Agus Dan Yayat Intai Penghianat, Hp Ajun Dijambret Oo

LINK TAYANGAN ULANG Preman Pensiun 7 Episode 43, Agus dan Yayat Intai Penghianat, HP Ajun Dijambret Oo

Dijerat Dugaan Kasus Pajak, Jubir Paslon Amin Ditangkap Kejaksaan

Dijerat Dugaan Kasus Pajak, Jubir Paslon AMIN Ditangkap Kejaksaan

Viral, Satpol Pp Kabupaten Cirebon Tindaklanjuti Oknum Anggota Terlibat Keributan Saat Sandiwara

Viral, Satpol PP Kabupaten Cirebon Tindaklanjuti Oknum Anggota Terlibat Keributan Saat Sandiwara

Selasa, 18 Agustus 2026
Kasus Kekerasan Perempuan Dan Anak Di Kabupaten Cirebon Naik 29 Persen

Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak di Kabupaten Cirebon Naik 29 Persen

Selasa, 18 Agustus 2026
Musda, Pendaftaran Bakal Calon Ketua Dpd Golkar Kabupaten Cirebon Resmi Dibuka

Musda, Pendaftaran Bakal Calon Ketua DPD Golkar Kabupaten Cirebon Resmi Dibuka

Selasa, 18 Agustus 2026
Apbd Perubahan 2026 Kabupaten Cirebon Fokus Pendapatan, Belanja Dan Pembiayaan

APBD Perubahan 2026 Kabupaten Cirebon Fokus Pendapatan, Belanja dan Pembiayaan

Selasa, 18 Agustus 2026
Currently Playing

USAHA JUALAN ANEKA BUBUR, OZET PER HARI TEMBUS RP.3 JUTA

USAHA JUALAN ANEKA BUBUR, OZET PER HARI TEMBUS RP.3 JUTA

00:03:19

MENGINTIP PRODUKSI BOTOK ROTI, LARIS MANIS SAAT RAMADAN, OMZET HITUNG SENDIRI...!!

00:09:53

TUKAR SAMPAH JADI EMAS DI BANK SAMPAH DEWI SRI CIREBON

00:12:45

PELUANG USAHA, BUKA TOKO BAKO TINGWEK, MODAL AWAL 700 RIBU, BISA BELI RUMAH 700 JUTA DAN UMROH

00:14:51

Tanam Mangrove untuk Cegah Abrasi, Penghasilan Meningkat hingga Rp.1 Milar dan Jadi Desa Wisata

00:08:44

HASILKAN PUNDI-PUNDI RUPIAH, NIAT AWAL LESTARIKAN BUDAYA CIREBON

00:07:00

AWALNYA COBA-COBA, KINI SUKSES TANAM SORGUM 2 HEKTAR DI LAHAN KURANG PRODUKTIF

00:08:51

Ikuti kami

Kategori

  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik

Jaringan

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Terms of Service
  • Privacy Policy
  • Info Iklan
  • Kontak

© 2024 Suara Cirebon - Berita Cirebon terkini hari ini.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik

© 2024 Suara Cirebon - Berita Cirebon terkini hari ini.