Selasa, April 21, 2026
No Result
View All Result
Suara Cirebon
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik
Suara Cirebon
  • Pilihan Redaksi
  • Jawa Barat
  • Nasional
  • Ngikik
  • Opini
  • Politik
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
Home Travel & Lifestyle

Ngarot, Tradisi Unik dari Indramayu

Rakisa by Rakisa
Rabu, 11 Desember 2024
in Travel & Lifestyle
Reading Time: 3 mins read
A A
Ngarot, Tradisi Unik dari Indramayu

Foto: Ilustrasi/Dokumen/Suara Cirebon

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsAppShare on Telegram

SUARA CIREBON – Indonesia, yang dikenal dengan keberagaman budayanya, memiliki banyak tradisi unik yang mencerminkan sejarah dan nilai-nilai masyarakatnya.

Salah satu tradisi tersebut adalah Ngarot, sebuah upacara meriah dan penuh makna yang dirayakan di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.

Tradisi yang telah ada sejak lama ini berakar pada praktik pertanian dan menunjukkan hubungan harmonis antara manusia dan alam, sekaligus memupuk kebersamaan dalam komunitas.

Istilah “Ngarot” berasal dari bahasa Sunda ngarot, yang berarti “minum.” Secara historis, istilah ini melambangkan aktivitas menyegarkan diri sebelum memulai kerja keras, terutama dalam bertani.

Upacara Ngarot, yang diyakini telah ada sejak abad ke-16, berfungsi sebagai bentuk rasa syukur atas hasil panen yang melimpah serta doa untuk kesuksesan pertanian.

Makna Budaya Ngarot yaitu Inti dari tradisi Ngarot adalah merayakan semangat gotong royong dan rasa syukur di antara komunitas petani.

Tradisi ini sangat berarti bagi generasi muda karena mencakup ritual yang bertujuan menanamkan nilai kerja keras, penghormatan, dan kebersamaan sosial.

Selain itu, acara ini juga menjadi ajang bagi para pemuda untuk saling mengenal, menjalin persahabatan, bahkan hubungan asmara, sehingga mendapat julukan “festival cinta.”

Rangkaian Upacara Ngarot biasanya dilaksanakan pada musim kemarau ketika para petani mempersiapkan lahan sawah untuk ditanami.

Tradisi ini paling sering diadakan di desa seperti Lelea, yang dianggap sebagai pusat tradisi ini.

Acara dimulai dengan pertemuan warga di balai desa, diiringi musik dan tarian tradisional.

1. Prosesi

Para pemuda dan pemudi mengenakan pakaian adat berwarna cerah, di mana para wanita memakai kebaya dengan mahkota bunga segar yang melambangkan kesucian dan kesuburan.

Para pria biasanya mengenakan baju batik dan ikat kepala, yang melambangkan kekuatan dan kesiapan bekerja.

2. Ritual Pemberkatan

Para sesepuh desa memimpin doa dan pemberkatan, mengungkapkan rasa syukur kepada bumi sekaligus memohon perlindungan dan hasil panen yang melimpah.

Aspek spiritual ini menunjukkan hubungan masyarakat dengan alam dan ketergantungan mereka pada keberhasilan pertanian.

3. Perayaan Meriah

Setelah ritual, acara berlanjut menjadi festival meriah dengan tarian tradisional seperti jaipong, pertunjukan musik, dan hidangan khas. Semangat kebersamaan terasa sangat kental saat komunitas menikmati suasana yang penuh sukacita.

Melestarikan Ngarot di Era Modern

Di era urbanisasi dan modernisasi yang pesat, tradisi seperti Ngarot menghadapi tantangan dalam menjaga keasliannya.

Namun, upaya masyarakat lokal, pelestari budaya, dan pemerintah telah membantu menjaga semangat Ngarot tetap hidup.

Perayaan tahunan kini menarik wisatawan, memperkenalkan tradisi ini kepada khalayak yang lebih luas sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi daerah tersebut.

Ngarot lebih dari sekadar acara budaya, tradisi ini adalah bukti nilai-nilai seperti rasa syukur, kebersamaan, dan penghormatan terhadap alam.

Ngarot mengingatkan kita akan pentingnya melestarikan warisan budaya dan menjaga hubungan yang berkelanjutan dengan lingkungan.

Berita Terkait

Ditengarai Warisan Prasejarah sebelum Islam, Situs Batu Semar di Pejambon Cirebon Tak Terawat

Ditengarai Warisan Prasejarah sebelum Islam, Situs Batu Semar di Pejambon Cirebon Tak Terawat

Selasa, 14 April 2026
Berebut Uang Puluhan Juta Rupiah, 500 Peserta Ikuti Lomba Burung Kicau Hari Jadi ke-544 Kabupaten Cirebon

Berebut Uang Puluhan Juta Rupiah, 500 Peserta Ikuti Lomba Burung Kicau Hari Jadi ke-544 Kabupaten Cirebon

Senin, 6 April 2026
Meriahkan Hari Jadi ke-544 Kabupaten Cirebon, Karyawan Toko Modern Bakal Pakai Baju Khas Cirebon

Meriahkan Hari Jadi ke-544 Kabupaten Cirebon, Karyawan Toko Modern Bakal Pakai Baju Khas Cirebon

Rabu, 1 April 2026
Wisata Anti Galau Talaga Langit Cirebon Sajikan Paket Lengkap, Fasilitas Premium Tiket Ramah di Kantong

Wisata Anti Galau Talaga Langit Cirebon Sajikan Paket Lengkap, Fasilitas Premium Tiket Ramah di Kantong

Rabu, 18 Maret 2026

Budaya Ngarot di Indramayu adalah cerminan hidup dari tradisi Indonesia yang kaya. Melalui ritual dan perayaannya, Ngarot terus menginspirasi dan menyatukan masyarakat.

Saat kita menghadapi modernitas, tradisi seperti Ngarot mengingatkan kita akan akar budaya dan nilai-nilai abadi yang mendefinisikan kita sebagai sebuah komunitas.

Jika Anda memiliki kesempatan untuk mengunjungi Jawa Barat, menyaksikan upacara Ngarot adalah pengalaman yang tak terlupakan yang menawarkan gambaran mendalam tentang kekayaan budaya Indonesia.***

Simak update berita dan artikel lainnya dari kami di Google News Suara Cirebon dan bergabung di Grup Telegram dengan cara klik link Suara Cirebon Update, kemudian join.

Tags: IndramayuNgarotTradisiTradisi Unik
Rakisa

Rakisa

Berita Terkait

Ditengarai Warisan Prasejarah sebelum Islam, Situs Batu Semar di Pejambon Cirebon Tak Terawat
Cirebon

Ditengarai Warisan Prasejarah sebelum Islam, Situs Batu Semar di Pejambon Cirebon Tak Terawat

by Islahuddin
Selasa, 14 April 2026
Berebut Uang Puluhan Juta Rupiah, 500 Peserta Ikuti Lomba Burung Kicau Hari Jadi ke-544 Kabupaten Cirebon
Cirebon

Berebut Uang Puluhan Juta Rupiah, 500 Peserta Ikuti Lomba Burung Kicau Hari Jadi ke-544 Kabupaten Cirebon

by Islahuddin
Senin, 6 April 2026
Meriahkan Hari Jadi ke-544 Kabupaten Cirebon, Karyawan Toko Modern Bakal Pakai Baju Khas Cirebon
Cirebon

Meriahkan Hari Jadi ke-544 Kabupaten Cirebon, Karyawan Toko Modern Bakal Pakai Baju Khas Cirebon

by Islahuddin
Rabu, 1 April 2026
Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
6 Cara Mengatasi Komputer No Signal, Gampang Banget

6 Cara Mengatasi Komputer No Signal, Gampang Banget

Selasa, 17 Januari 2023
Tembuluk Biji Kelapa Muda Ternyata Bisa Turunkan Kadar Gula, Obat Kencing Manis atau Diabetes

Tembuluk Biji Kelapa Muda Ternyata Bisa Turunkan Kadar Gula, Obat Kencing Manis atau Diabetes

Jumat, 5 Mei 2023
BKPSDM Kabupaten Cirebon segera Panggil Oknum PNS Terlapor Dugaan Penipuan Rekrutmen PPPK

BKPSDM Kabupaten Cirebon segera Panggil Oknum PNS Terlapor Dugaan Penipuan Rekrutmen PPPK

Jumat, 6 Februari 2026
Miraclein, Februari 2023 Penuh Keajaiban, Terjadi Setiap 823 Tahun, Beruntung Kita Mengalaminya

Miraclein, Februari 2023 Penuh Keajaiban, Terjadi Setiap 823 Tahun, Beruntung Kita Mengalaminya

Selasa, 24 Januari 2023

Forum OSIS Jabar Gelar FOJB X Reduction

Banjir di Cirebon, Pebedilan, Pangenan, dan Gebang Tergenang, 1.300 Warga Desa Melakasari Mengungsi

Banjir di Cirebon, Pebedilan, Pangenan, dan Gebang Tergenang, 1.300 Warga Desa Melakasari Mengungsi

LINK TAYANGAN ULANG Preman Pensiun 7 Episode 43, Agus dan Yayat Intai Penghianat, HP Ajun Dijambret Oo

LINK TAYANGAN ULANG Preman Pensiun 7 Episode 43, Agus dan Yayat Intai Penghianat, HP Ajun Dijambret Oo

Dijerat Dugaan Kasus Pajak, Jubir Paslon AMIN Ditangkap Kejaksaan

Dijerat Dugaan Kasus Pajak, Jubir Paslon AMIN Ditangkap Kejaksaan

Buntut Pembongkaran Rel Kereta Api Kuno di Cirebon, Besok DPRD Panggil Wali Kota

Buntut Pembongkaran Rel Kereta Api Kuno di Cirebon, Besok DPRD Panggil Wali Kota

Selasa, 21 April 2026
Kerap Jadi Penyebab Kebakaran, Warga Diimbau Cabut Colokan Listrik saat Tinggalkan Rumah

Kerap Jadi Penyebab Kebakaran, Warga Diimbau Cabut Colokan Listrik saat Tinggalkan Rumah

Selasa, 21 April 2026
Getaran Menyerupai Gempa di Cirebon, Masyarakat Diimbau Waspada

Getaran Menyerupai Gempa di Cirebon, Masyarakat Diimbau Waspada

Selasa, 21 April 2026
Terduga Pelaku Pelecehan Seksual di Cirebon Ancam Sebarkan “Foto Pribadi” Korban

Terduga Pelaku Pelecehan Seksual di Cirebon Ancam Sebarkan “Foto Pribadi” Korban

Selasa, 21 April 2026
Currently Playing

USAHA JUALAN ANEKA BUBUR, OZET PER HARI TEMBUS RP.3 JUTA

USAHA JUALAN ANEKA BUBUR, OZET PER HARI TEMBUS RP.3 JUTA

00:03:19

MENGINTIP PRODUKSI BOTOK ROTI, LARIS MANIS SAAT RAMADAN, OMZET HITUNG SENDIRI...!!

00:09:53

TUKAR SAMPAH JADI EMAS DI BANK SAMPAH DEWI SRI CIREBON

00:12:45

PELUANG USAHA, BUKA TOKO BAKO TINGWEK, MODAL AWAL 700 RIBU, BISA BELI RUMAH 700 JUTA DAN UMROH

00:14:51

Tanam Mangrove untuk Cegah Abrasi, Penghasilan Meningkat hingga Rp.1 Milar dan Jadi Desa Wisata

00:08:44

HASILKAN PUNDI-PUNDI RUPIAH, NIAT AWAL LESTARIKAN BUDAYA CIREBON

00:07:00

AWALNYA COBA-COBA, KINI SUKSES TANAM SORGUM 2 HEKTAR DI LAHAN KURANG PRODUKTIF

00:08:51

Ikuti kami

Kategori

  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik

Jaringan

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tems of Service
  • Privacy Policy
  • Info Iklan
  • Kontak

© 2024 Suara Cirebon - Berita Cirebon terkini hari ini.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik

© 2024 Suara Cirebon - Berita Cirebon terkini hari ini.