SUARA CIREBON – Indonesia, yang dikenal dengan keberagaman budayanya, memiliki banyak tradisi unik yang mencerminkan sejarah dan nilai-nilai masyarakatnya.
Salah satu tradisi tersebut adalah Ngarot, sebuah upacara meriah dan penuh makna yang dirayakan di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.
Tradisi yang telah ada sejak lama ini berakar pada praktik pertanian dan menunjukkan hubungan harmonis antara manusia dan alam, sekaligus memupuk kebersamaan dalam komunitas.
Istilah “Ngarot” berasal dari bahasa Sunda ngarot, yang berarti “minum.” Secara historis, istilah ini melambangkan aktivitas menyegarkan diri sebelum memulai kerja keras, terutama dalam bertani.
Upacara Ngarot, yang diyakini telah ada sejak abad ke-16, berfungsi sebagai bentuk rasa syukur atas hasil panen yang melimpah serta doa untuk kesuksesan pertanian.
Makna Budaya Ngarot yaitu Inti dari tradisi Ngarot adalah merayakan semangat gotong royong dan rasa syukur di antara komunitas petani.
Tradisi ini sangat berarti bagi generasi muda karena mencakup ritual yang bertujuan menanamkan nilai kerja keras, penghormatan, dan kebersamaan sosial.
Selain itu, acara ini juga menjadi ajang bagi para pemuda untuk saling mengenal, menjalin persahabatan, bahkan hubungan asmara, sehingga mendapat julukan “festival cinta.”



















