SUARA CIREBON – Kisah pilu seorang lansia bernama Tasmi (80), warga Desa Japura Bakti, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, yang hidup sebatang kara dan tinggal digubuk 2,5×2,5 meter berdinding bilik dan berdempetan dengan kandang kambing, mengundang empati sejumlah pihak, salah satunya, Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, Sophi Zulfia.
Sophi turun langsung meninjau kediaman nenek Tasmi bersama sejumlah dinas terkait, usai mengetahui hal tersebut, Rabu, 17 September 2025.
“Kami bersama Dandim dan dinas-dinas terkait datang langsung ke lokasi. Kondisi nenek Tasmi sangat memprihatinkan, beliau hidup sendiri dan rumahnya berdampingan dengan kandang kambing. Ini tidak bisa dibiarkan,” ujar Sophi.
Dalam kunjungan tersebut, dirinya mendapati Tasmi bahkan belum memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP), yang menjadi syarat utama untuk mendapatkan berbagai bentuk bantuan sosial dari pemerintah.
“Setelah kami kunjungi, ternyata nenek Tasmi belum memiliki KTP. Hari ini juga, kami minta Disdukcapil untuk segera melakukan perekaman di tempat,” tegasnya.
Perekaman KTP tersebut akan menjadi langkah awal dalam proses pendataan Tasmi ke dalam sistem bantuan pemerintah. Ia menegaskan, perhatian terhadap nenek Tasmi tidak akan berhenti sampai di situ.
“Kondisi kesehatan Tasmi sepertinya terganggu, kami juga membawa Tasmi ke rumah sakit terdekat agar mendapatkan perawatan,” lanjutnya.
Sophi Zulfia menyatakan akan terus mengawal agar hak-hak Tasmi sebagai warga negara terpenuhi, termasuk mendapatkan akses layanan kesehatan melalui BPJS Kesehatan dan bantuan sosial lainnya.
















