SUARA CIREBON – Dunia pendidikan di Kota Cirebon masih menghadapi sejumlah persoalan, khususnya pada kelayakan bangunan sekolah.
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Cirebon, Kadini, mengakui sarana dan prasarana (sarpras) di beberapa sekolah belum sepenuhnya memenuhi standar.
“Memang belum semuanya dalam kondisi baik, itu kami akui,” ujar Kadini, Rabu, 3 Desember 2025.
Menurutnya, untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP), 18 SMP Negeri di bawah Disdik dinilai relatif aman dari sisi sarpras. Namun, kondisi berbeda masih ditemukan di tingkat Sekolah Dasar (SD).
“Untuk SD ini yang sedang kami genjot. Tahun ini kami mendapatkan bantuan, meskipun jumlahnya masih terbatas,” jelasnya.
Disdik Kota Cirebon juga tengah menyiapkan langkah strategis untuk tahun anggaran 2026. Tim Disdik, lanjut Kadini, bertolak ke Jakarta untuk menyerahkan proposal usulan perbaikan sarpras kepada kementerian terkait.
“Kami sudah mendata seluruh sekolah yang membutuhkan penanganan. Ada tim yang berangkat ke Jakarta untuk menyampaikan usulan,” terang Kadini.
Kadini mengatakan, di Kota Cirebon terdapat 125 Sekolah Dasar. Berdasarkan hasil pendataan Disdik, sekitar 20 persen sekolah di Kota Cirebon masih membutuhkan perbaikan sarpras.
















