SUARA CIREBON – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon bersama Forkopimda menggelar rapat koordinasi (rakor) pengamanan libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) di ruang Nyi Mas Rara Santang, Setda, Kamis, 11 Desember 2025.
Bupati Cirebon, H Imron, menjelaskan, rakor tersebut membahas sejumlah persoalan yang kerap terjadi di momen yang sama. Tujuannya, lanjut Bupati, untuk memastikan masyarakat yang memanfaatkan momen libur Nataru merasa tenang, aman, nyaman selama dalam perjalanan.
Menurut Imron, permasalahan yang timbul pada Nataru sebelumnya, diurai dengan menyiapkan langkah antisipatif seperti kepadatan arus lalu lintas, simpul-simpul kepadatan kendaraan dan lainnya.
“Tadi diurai tentang penanganan lalu lintas, penyebab kemacetan dan lainnya supaya masyarakat yang melakukan perjalanan tenang dan juga nyaman,” ujar Imron.
Imron mengatakan, sistem pengamanan Nataru tahun ini tetap menerapkan pola dengan mengacu pada pelaksanaan pengamanan tahun-tahun sebelumnya. Posko pengamanan akan didirikan di sejumlah titik baik di ruas jalur tol maupun pantura.
Ia menyampaikan, personel gabungan dari berbagai unsur seperti TNI, Polri, Dishub, Satpol PP, Damkar, BPBD hingga Dinas Kesehatan akan disiagakan di setiap pos pengamanan di wilayah Kabupaten Cirebon.
Pelibatan Dinas Kesehatan di posko pengamanan ini, untuk memastikan kesehatan pengendara tetap terjaga. Sehingga, mereka yang melakukan perjalanan libur Nataru tetap sehat sampai ke tujuan.
“Nanti ada posko-posko, jadi masyarakat yang mudik lewat Kabupaten Cirebon kalau capek, silakan istirahat. Kalau kurang enak badan, di (posko, red) situ ada petugas kesehatan dari Dinas Kesehatan,” kata Imron.
Imron menambahkan, dalam rakor tersebut juga dibahas langkah antisipasi penanganan bencana. Hal ini bahkan menjadi sorotan khusus lantaran momen libur Nataru tahun ini berada di tengah cuaca ekstrim.
Selain BPBD, langkah antisipasi ini juga menjadi perhatian sejumlah SKPD dan institusi lainnya termasuk TNI dan Polri.
“Langkah antisipasi ini tentu dari dinas terkait tentang kebencanaan. Dishub dan Damkar juga akan mengantisipasi. Jadi kita harus mengantisipasi libur Nataru dengan kondisi cuaca yang kurang baik ini,” ujarnya.
Bupati Imron menegaskan, pengamanan juga akan dilakukan di setiap gereja guna memastikan kegiatan ibadah umat Kristen dalam perayaan Natal berjalan aman, tenang dan nyaman.
“Tapi itu nanti akan dirapatkan lagi, kita akan undang para pendeta untuk meminta masukan,” pungkasnya.***
Simak update berita dan artikel lainnya dari kami di Google News Suara Cirebon dan bergabung di Grup Telegram dengan cara klik link Suara Cirebon Update, kemudian join.















