SUARA CIREBON – Warga Desa Setu Wetan, Kecamatan Weru, Kabupaten Cirebon mengeluhkan kondisi jalan rusak di sejumlah titik yang dinilai semakin parah dan membahayakan pengguna jalan.
Keluhan tersebut disampaikan warga karena kondisi jalan berlubang dan tidak rata, sehingga menghambat mobilitas, terutama bagi pengendara roda dua serta distribusi barang.
Kuwu Desa Setu Wetan, Nurwahyudi, mengatakan kerusakan jalan menjadi salah satu aduan yang kerap diterima pemerintah desa dari masyarakat.
Menurut dia, pihak desa telah berulang kali mengusulkan perbaikan kepada pemerintah kabupaten.
“Saya sebagai kuwu sudah berulang kali menyampaikan usulan ini ke bupati, wakil bupati, hingga anggota dewan agar jalan tersebut segera diperhatikan,” ujar Nurwahyudi, Kamis, 26 Maret 2026.
Ia menjelaskan, jalan yang dikeluhkan warga merupakan kewenangan pemerintah kabupaten, sehingga desa tidak dapat mengalokasikan anggaran untuk perbaikan.
“Jalan tersebut bukan jalan desa, melainkan jalan kabupaten, sehingga kewenangan perbaikannya ada di kabupaten,” katanya.
Meski demikian, pemerintah desa tetap berupaya mengawal usulan perbaikan agar segera ditindaklanjuti.
Di sisi lain, pemerintah desa terus menjalankan program pembangunan infrastruktur yang menjadi kewenangannya, seperti perbaikan saluran pembuangan limbah untuk mengatasi genangan air serta pengaspalan jalan lingkungan hingga gang-gang kecil.
Selain itu, desa juga melakukan penataan sistem pengelolaan sampah melalui sentralisasi Tempat Pembuangan Sampah (TPS) guna mencegah pencemaran lingkungan.
Pemerintah desa juga mendapat dukungan bantuan provinsi (banprov), di antaranya untuk pembetonan Jalan Kyai Haji Asral yang mengarah ke Dusun 2 serta perbaikan kantor desa.
Namun demikian, Nurwahyudi mengakui keterbatasan anggaran desa masih menjadi kendala dalam percepatan pembangunan.
“Jika dana desa mencukupi, pembangunan infrastruktur bisa selesai pada 2029. Namun saat ini anggaran terbatas sehingga harus diatur seefektif mungkin,” ujarnya.
Pemerintah Desa Setu Wetan berharap pemerintah kabupaten segera memberikan perhatian terhadap kondisi jalan rusak tersebut.***
Simak update berita dan artikel lainnya dari kami di Google News Suara Cirebon dan bergabung di Grup Telegram dengan cara klik link Suara Cirebon Update, kemudian join.