SUARA CIREBON – Penemuan granat di Cirebon. Benda diduga granat ini terkena linggis pekerja bangunan saat melakukan penggalian saluran.
Peristiwa ini terjadi tepatnya saat seorang pekerja bangunan yang tengah menggali saluran air di RT 01/02 Kelurahan Lemahwungkuk, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon, kaget setelah menemukan benda diduga granat nanas, Senin, 27 April 2026 siang.
Benda berbahaya itu ditemukan pekerja bernama Aris (45) saat menggali tanah menggunakan linggis di sisi selatan rumah. Saat kedalaman galian mencapai sekitar 30 hingga 40 sentimeter, ujung linggisnya membentur benda logam keras.
Awalnya, Aris mengira linggisnya membentur batu atau logam yang terkubur. Namun betapa kagetnya Aris, saat benda tersebut diambil dari dalam tanah dan bentuknya menyerupai granat.
“Pas lagi gali buat saluran air pembuangan mandi pakai linggis tiba-tiba kena benda keras. Pas saya lihat, kok bentuknya mirip granat, saya kaget. Untung enggak kena barangnya dan meledak,” kata Aris, saat ditemui di lokasi.
Benda tersebut kemudian diangkat secara hati-hati dan diamankan menggunakan wadah kotak Styrofoam ke tempat yang lebih terbuka.
“Saya langsung simpan di tempat aman takut meledak,” katanya.
Aris melaporkan temuan tersebut ke pemilik rumah dan kepolisian.
Menindaklanjuti temuan tersebut, pihak kepolisian langsung melakukan pengamanan lokasi serta barang yang diduga granat sesuai prosedur standar, guna menghindari risiko yang dapat membahayakan warga sekitar.
Kapolres Cirebon Kota, AKBP Eko Iskandar melalui Kapolsek Lemahwungkuk, Iptu Usep Winta membenarkan adanya penemuan benda yang diduga granat. Usep memastikan seluruh proses penanganan dilakukan secara profesional.
“Bagi kami keselamatan masyarakat adalah yang utama. Penangan kami lakukan secara profesional dan sangat hati-hati,” kata Iptu Usep Winta.
Menurut Usep, berdasarkan pemeriksaan visual awal bersama pihak TNI, benda itu diduga granat jenis nanas. Meski kondisi logamnya sudah berkarat tebal karena lama terkubur, petugas tetap menangani dengan prosedur ketat.
“Keterangan dari rekan-rekan TNI, diduga jenis nanas. Secara visual sudah rusak dan karatnya tebal sekali, mungkin karena sudah terlalu lama di dalam tanah. Namun, kami tidak boleh berspekulasi, tetap kami amankan sesuai prosedur,” ujar Usep.
Untuk menghindari risiko, Polsek Lemahwungkuk berkoordinasi dengan tim PAL Korem 063/SGJ untuk mengevakuasi benda tersebut. Petugas tidak menunggu tim penjinak bom karena personel TNI di lokasi memiliki kualifikasi penanganan. Benda itu kemudian dibawa ke Gudang Amunisi Daerah untuk pemeriksaan lebih lanjut.
“Tadi sudah diamankan dan dibawa oleh rekan-rekan Palkorem ke Gudang Amunisi Daerah untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut dan diamankan di sana,” kata Usep.
Pihaknya mengimbau warga diimbau untuk tidak mendekati atau menyentuh benda mencurigakan serupa, serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan hal yang berpotensi membahayakan melalui Layanan Polisi 110.
“Kami imbau masyarakat untuk mengutamakan keselamatan jika ada benda yang mencurigakan dan berpotensi meledak,” tegasnya.
Hingga kini, asal-usul benda tersebut belum diketahui, apakah merupakan peninggalan lama atau milik perseorangan. (Surya)
Simak update berita dan artikel lainnya dari kami di Google News Suara Cirebon dan bergabung di Grup Telegram dengan cara klik link Suara Cirebon Update, kemudian join.


















