SUARA CIREBON – Seorang tukang becak yang kerap mangkal di depan SDN 2 Setu Kulon, Kecamatan Weru, Kabupaten Cirebon, ditemukan dalam kondisi tak bernyawa dengan posisi duduk di tempat penumpang becaknya, Jumat, 24 April 2026 sekitar pukul 08.30 WIB.
Peristiwa itu sempat membuat heboh warga sekitar lokasi kejadian. Pasalnya, warga mengira pria yang diketahui bernama Masadira itu sedang tidur di atas becaknya.
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui, Sapri Sumantri (39), petugas parkir yang berada di sekitar lokasi. Menurut Sapri, korban baru datang dan seperti biasa mangkal di depan sekolah.
“Saya sempat mengajak korban ngobrol, namun tidak direspons. Karena curiga, saya kemudian mencoba membangunkan, tetapi korban tetap tidak bergerak,” kata Sapri.
Mengetahui kondisi tersebut, Sapri kemudian melaporkan kejadian itu kepada Bhabinkamtibmas Desa Setu Kulon, yang selanjutnya diteruskan ke Polsek Weru.
Tidak lama kemudian Petugas dari Polsek Weru bersama Tim Inafis Polresta Cirebon dan tenaga medis dari Puskesmas Karangsari langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan.
Hasil olah tempat kejadian perkara memastikan korban memang sudah meninggal dunia dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuhnya.
Sementara itu Kapolsek Weru, Kompol Sudarman membenarkan adanya peristiwa tersebut.
“Korban baru datang dengan membawa becaknya dan sudah terbiasa mangkal di depan SDN Setu Kulon. Korban langsung duduk di bangku penumpang becaknya dan terlihat memejamkan mata,” kata Kompol Sudarman.
Menurut Sudarman, berdasarkan hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
“Setelah dilakukan pengecekan oleh tim Inafis dan tenaga medis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Korban diduga meninggal dunia akibat sakit,” ujar Sudarman.
Berdasarkan keterangan pihak keluarga, lanjut Sudarman, korban memiliki riwayat sakit saraf terjepit di bagian punggung yang kerap kambuh.
“Atas permintaan keluarga, jenazah korban dievakuasi menggunakan mobil siaga desa dan dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan,” pungkasnya.***
Simak update berita dan artikel lainnya dari kami di Google News Suara Cirebon dan bergabung di Grup Telegram dengan cara klik link Suara Cirebon Update, kemudian join.
















