SUARA CIREBON – Kebakaran hebat melanda pabrik briket di Cirebon yang berlokasi di Jalan Nyi Gede Cangkring Nomor 54, Desa Kaliwulu, Kecamatan Plered, Kabupaten Cirebon, pada Rabu, 29 April 2026 pagi.
Peristiwa kebakaran ini cukup mengejutkan sejumlah karyawan pabrik tersebut. Spontan, mereka langsung melakukan pemadaman dengan menggunakan alat seadanya.
Namun upaya pemadaman mandiri tersebut tak membuahkan hasil. Api masih menyala besar sampai akhirnya petugas Damkar tiba di lokasi, dan langsung melakukan pemadaman.
Kabid Pemadam Kebakaran Penyelamatan dan Sarpras pada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Cirebon, Eno Sujana, menyampaikan, pabrik briket yang terbakar ini milik CV Agung Nusantara. Insiden tersebut dilaporkan oleh anggota Polsek Plered kepada Damkar Sektor Weru sekitar pukul 05.55 WIB.
“Anggota kami yang menerima laporan langsung menuju lokasi dan melakukan pemadaman ke seluruh bagian pabrik yang terbakar. Sekitar pukul 06.05 api masih menyala besar,” ujar Eno Sujana.
Ia mengatakan, proses pemadaman dilakukan dengan melibatkan tim dari tiga sektor Damkar dengan menerjunkan dua unit pancar. Tim gabungan yang diterjunkan untuk mengantisipasi kebutuhan stok air dan meminimalisir penyebaran api ke tempat lainnya.
Setelah petugas berjibaku kurang dari satu jam, api berhasil dipadamkan. Akibat kejadian tersebut, sejumlah aset milik CV Agung Nusantara seperti bangunan tempat oven, 4 rak oven yang berisi 1, 3 ton bahan briket, dan mesin blower pemanas oven hangus terbakar.
Eno menjelaskan, kebakaran berawal dari tempat pengovenan briket yang sedang aktif. Mulanya, suhu panas masih stabil di 80 derajat. Namun setelah ditinggal karyawannya untuk melaksanakan salat, tiba-tiba muncul api dan membakar ruang oven tersebut.
“Penyebab kebakaran diduga dari over heat mesin produksi,” jelasnya.
Kemunculan api diduga akibat suhu panas naik atau over heat saat mesin oven ditinggal. Karyawan yang melihat adanya kobaran api langsung melapor ke petugas security untuk melaporkan kejadian tersebut ke Damkar terdekat.
“Api juga merembet ke bagian mesin blower yang digunakan untuk memanaskan oven tersebut,” ungkapnya.
Beruntung, peristiwa kebakaran di pabrik tersebut tidak menimbulkan korban jiwa atau luka. Namun kerugian akibat kebakaran ditaksir mencapai Rp50 juta.***
Simak update berita dan artikel lainnya dari kami di Google News Suara Cirebon dan bergabung di Grup Telegram dengan cara klik link Suara Cirebon Update, kemudian join.



















