SUARA CIREBON – Wali Kota Cirebon, Effendi Edo melantik Iing Daiman sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) definitif bersama puluhan pejabat eselon II dan eselon III, dalam kegiatan yang berlangsung di halaman Balai Kota Cirebon, Senin, 4 Mei 2026.
Penugasan Iing Daiman sebagai Sekda Kota Cirebon dilakukan setelah melalui proses uji kompetensi yang ketat. Sebelumnya, mantan kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, Perdagangan dan Perindustrian (DKUKMPP) itu bersaing dengan dua koleganya yakni, Kepala Bapelitbangda Kota Cirebon, Agus Herdiana dan Asisten Administrasi Umum, Arif Kurniawan.
Ketiga kandidat itu dinyatakan lolos penilaian uji kompetensi dan telah diusulkan ke Badan Kepegawaian Nasional (BKN). Berdasarkan hak prioritas Wali Kota, Iing Daiman akhirnya terpilih untuk memimpin jajaran birokrasi di lingkungan Pemerintah Kota Cirebon.
Wali Kota Cirebon Effendi Edo menyampaikan, pelantikan Sekda definitif menandai berakhirnya masa transisi kepemimpinan administratif di lingkungan Pemerintah Kota Cirebon yang sebelumnya sempat diisi oleh beberapa Penjabat (Pj).
Wali Kota Effendi Edo menegaskan, pemilihan didasarkan pada profesionalitas sesuai aturan yang berlaku. Menurutnya, Iing Daiman terpilih dari hasil rangkaian seleksi dan uji kompetensi yang telah dilaksanakan.
“Sekda punya tanggung jawab besar sebagai koordinator. Pastikan seluruh perangkat daerah berjalan dalam satu visi, efisien dalam anggaran, dan tegas dalam memimpin jalannya roda birokrasi,” tuturnya.
Menurut Edo, proses ini dilakukan dengan beberapa tahapan yang cukup panjang karena harus mendapatkan rekomendasi dari BKN Pusat. ​Selain melantik Sekda definitif, Edo melantil sejumlah pejabat eselon II, III, dan IV lainnya, guna mengoptimalkan pelayanan publik di satuan kerja yang sempat kosong.
Ia memastikan, seluruh penempatan jabatan kali ini murni didasarkan pada sistem merit. Menurut Edo, penerapan sistem merit ini merupakan komitmen untuk menjaga profesionalisme birokrasi agar terhindar dari praktik-praktik yang tidak sesuai dengan kebutuhan organisasi.
“Saya perlu menegaskan, keputusan ini tidak didasarkan pada preferensi pribadi, namun merupakan penerapan sistem merit. Semuanya melalui evaluasi objektif atas kompetensi, kinerja, dan integritas. Kami berkomitmen menjaga profesionalisme birokrasi agar terhindar dari praktik-praktik yang tidak relevan dengan kebutuhan organisasi,” katanya.
Edo berpesan kepada para pejabat baru agar membawa semangat inovasi dan memperkuat kerja sama tim.
​”Harus lebih semangat, harus berkualitas, dan harus ada inovasi. Ini penting untuk melakukan proses-proses pembangunan dengan cepat di pemerintahan,” tegasnya.
Seperti diketahui, sebelum Iing Daiman resmi dilantik sebagai Sekda, posisi jabatan tertinggi bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kota Cirebon sempat mengalami kekosongan dan diisi oleh pelaksana tugas (Plt). Beberapa bulan ke belakang, jabatan tersebut diampu oleh Pj Sekda Sumanto.
Setelah masa jabatan Sumanto berakhir, posisi tersebut diteruskan oleh Edi Siswoyo sebagai Pj Sekda. Namun, belum genap satu bulan menjabat, Edi Siswoyo kini kembali ke jabatan asalnya sebagai Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) seiring dengan ditetapkannya pejabat Sekda definitif.
Iing Daiman dinilai memiliki pengalaman birokrasi yang sangat mumpuni. Sebelum dilantik menjadi Sekda definitif, ia sudah pernah merasakan posisi strategis sebagai Pj Sekda di era Pj Wali Kota Agus Mulyadi. Iing juga pernah menjabat sebagai Kepala DKUKMPP, Kepala Bapelitbangda dan Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (DKIS) Kota Cirebon.
Kepada awak media, Iing menyatakan kesiapannya untuk menjalankan tugas dan amanah yang dipercayakan kepadanya. Fokus utamanya adalah menyukseskan program-program prioritas pasangan Wali Kota Effendi Edo dan Wakil Wali Kota Siti Farida Rosmawati.
“Sebagai langkah awal, saya akan segera melakukan koordinasi dengan seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan SKPD di lingkungan Pemerintah Kota Cirebon untuk merumuskan langkah taktis dalam menjalankan program prioritas sesuai visi dan misi pimpinan,” ujar Iing.
Dengan dilantiknya Sekda definitif ini, diharapkan tata kelola pemerintahan di Kota Cirebon semakin solid dan pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih maksimal.***
Simak update berita dan artikel lainnya dari kami di Google News Suara Cirebon dan bergabung di Grup Telegram dengan cara klik link Suara Cirebon Update, kemudian join.



















