SUARA CIREBON – Pemerintah Kota atau Pemkot Cirebon menggelar pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan 80 pejabat yang menempati posisi baru, dalam kegiatan yang berlangsung di halaman Balai Kota Cirebon, Senin, 4 Mei 2026.
Wali Kota Cirebon, Effendi Edo memimpin langsung pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan 80 Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang masuk dalam daftar promosi, rotasi, maupun pengukuhan jabatan tersebut, salah satunya, Iing Daiman yang dilantik sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) definitif Kota Cirebon.
Sisanya, terdiri atas rotasi 10 pejabat pimpinan tinggi pratama, promosi empat pejabat pimpinan tinggi pratama, serta rotasi dan promosi di level administrator dan pengawas. Selain itu, terdapat pula 18 pejabat yang dikukuhkan kembali pada jabatannya.
Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, dalam arahannya menyampaikan bahwa perombakan struktur ini bukan sekadar rutinitas administratif. Ia menegaskan bahwa transformasi ini adalah upaya sadar untuk menyegarkan organisasi dan memastikan efektivitas pelayanan publik tetap berada pada jalur yang optimal.
“Sebagai organisasi pemerintah, tanggung jawab kita sangat besar. Setiap posisi harus diisi oleh sosok yang tepat dengan kualifikasi yang relevan. Ini adalah kunci agar target pembangunan daerah bisa tercapai secara terukur dan nyata,” kata Wali Kota Edo.
Berikut Daftar 14 Pejabat Eselon IIb Berikut Jabatan Barunya:
- Agus Suherman menjadi Staf Ahli Wali Kota Bidang Hukum dan Politik
- Buntoro Tirto menjadi Kepala DP3APPKB
- Eli Haryati menjadi Kepala Badan Kesbangpol
- Gunawan menjadi Kepala Dinas Perhubungan
- Ma’ruf Nuryasa menjadi Kepala Dinas Tenaga Kerja
- Mastara menjadi Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan
- M. Arif Kurniawan menjadi Kepala BPKPD
- Sri Lakshmi Stanyawati menjadi Asisten Administrasi Umum Setda
- Suwarso Budi Winarno menjadi Kepala BKPSDM
- dr. Yuni Darti menjadi Staf Ahli Wali Kota Bidang Pemerintahan dan Kemasyarakatan
- Andi Wibowo menjadi Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga
- Fina Amalia Purwantini menjadi Kepala Dinas Lingkungan Hidup
- Tubagus Muhammad Maulana Yusuf menjadi Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik
- Andi Riskiyanto menjadi Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan
Ia menekankan seluruh proses penempatan pejabat dilakukan berdasarkan sistem merit, bukan atas dasar preferensi pribadi. Menurutnya, keputusan tersebut diambil melalui evaluasi objektif terhadap kompetensi, kinerja, kualifikasi, dan integritas masing-masing PNS.
“Penerapan sistem merit ini merupakan komitmen untuk menjaga profesionalisme birokrasi agar terhindar dari praktik-praktik yang tidak sesuai dengan kebutuhan organisasi,” tegasnya.
Edo menekankan agar para pejabat menghilangkan ego sektoral dan membangun sinergitas melalui kolaborasi lintas unit. Selain itu, para pejabat juga diminta melakukan percepatan adaptasi berbasis data, serta menjaga integritas selaku penyelenggara negara.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh aparatur sipil negara (ASN) atas dedikasi dan pengabdiannya, baik bagi yang mendapat jabatan baru maupun yang tetap berada di posisi sebelumnya.
Effendi Edo optimistis, dengan penempatan jabatan yang mengedepankan sistem meritokrasi, kinerja birokrasi di Kota Cirebon akan semakin optimal.
“Semoga amanah ini dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab demi kemajuan Kota Cirebon,” pungkasnya.***
Simak update berita dan artikel lainnya dari kami di Google News Suara Cirebon dan bergabung di Grup Telegram dengan cara klik link Suara Cirebon Update, kemudian join.



















