Rabu, Mei 13, 2026
No Result
View All Result
Suara Cirebon
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik
Suara Cirebon
  • Pilihan Redaksi
  • Jawa Barat
  • Nasional
  • Ngikik
  • Opini
  • Politik
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
Home Cirebon

Tiga Kura-kura Belawa Mati, Tim RS Hewan Jabar Ambil Sampel Air Kolam dan Tes Usap

Baim by Baim
Rabu, 13 Mei 2026
in Cirebon
Reading Time: 3 mins read
A A
Tiga Kura-Kura Belawa Mati, Tim Rs Hewan Jabar Ambil Sampel Air Kolam Dan Tes Usap

Tim RSH Provinsi Jawa Barat melakukan pemeriksaan kura-kura di kolam konservasi Cikuya Belawa, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon, Selasa, 12 Mei 2026.* (Foto: Baim/Suara Cirebon)

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsAppShare on Telegram

SUARA CIREBON – Sebanyak tiga ekor labi-labi atau yang lebih polpuler dikenal dengan kura-kura Belawa, ditemukan mati di kolam konservasi dan edukasi Cikuya, Desa Belawa, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon, belum lama ini.

Kematian hewan purba endemik yang hanya ditemukan di Desa Belawa tersebut, memunculkan keprihatinan dan menjadi sorotan sejumlah pihak.

Kondisi populasi hewan dengan nama latin Amyda Cartilaginea yang terus bertambah hingga melewati daya tampung kolam konservasi, diduga menjadi salah satu pemicu utama kematian tiga ekor labi-labi tersebut, dalam waktu berbeda.

Selain itu, kualitas air kolam yang terkontaminasi bakteri serta kualitas pakan yang diberikan pun turut menjadi perhatian serius anggota DPRD Jawa Barat dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Kasus ini mencuat, saat Ketua Komisi II DPRD Jabar, Bambang Mujiarto melakukan reses, belum lama ini. Dalam reses itu, Bambang menerima informasi dari masyarakat yang hadir dan langsung melakukan pengecekan ke lokasi. Bambang lalu melaporkan kematian tiga kura-kura Belawa itu ke sejumlah pihak terkait.

Sebagai bentuk keseriusan, pihak Rumah Sakit Hewan (RSH) Provinsi Jawa Barat menerjunkan tim ke lokasi kolam konservasi guna menginvestigasi dan identifikasi penyebab kematian hewan-hewan tersebut. Tim investigasi dipimpin langsung Kepala RSH Jabar, drh Yoni Darmawan Sugiri.

Yoni menyatakan, pemeriksaan langsung di lokasi belum dapat memastikan diagnosa akhir (kesimpulan) penyebab kematian hewan langka itu. Namun pihaknya telah mengambil sejumlah sampel penting untuk dibawa ke laboratorium.

“Kami mendapat arahan dari Pak Bambang Mujiarto terkait laporan adanya kura-kura yang mati di sini. Tugas kami adalah melakukan investigasi. Di lapangan kami sudah cek kondisi lingkungan, mengambil sampel air kolam, serta sampel usap atau swab dari bagian tubuh kura-kura yang terlihat ada luka atau kelainan. Hasil akhir penyebab kematian baru bisa diketahui setelah sampel-sampel ini diperiksa di laboratorium,” kata Yoni, saat memberikan keterangan di lokasi konservasi Cikuya Belawa, Selasa, 12 Mei 2026.

Meski belum ada kesimpulan akhir dari hasil laboratorium, Yoni memberikan sejumlah saran teknis kepada pengelola konservasi Cikuya Belawa untuk segera dilakukan perbaikan guna mencegah kematian lebih banyak lagi.

Yoni menekankan pentingnya menjaga kualitas air dan kebersihan kolam secara rutin, mengingat padatnya jumlah hewan. Selain itu, ia juga mengingatkan bahwa kura-kura Belawa merupakan hewan karnivora pemakan daging, sehingga komposisi pakan perlu disesuaikan dengan kadar protein dan nutrisi yang cukup tinggi agar daya tahan tubuh tetap terjaga.

“Secara kasat mata, terlihat jumlah hewan sangat banyak menempati kolam yang relatif kecil. Namun apakah ini murni karena kelebihan populasi atau faktor lain? Kami belum bisa menyimpulkan. Kami lihat pola hidup mereka yang suka berlumpur dan berada di dasar air, sehingga agak sulit memantau kondisi kesehatannya. Sementara ini, saran kami fokus pada perbaikan mutu air dan peningkatan kualitas pakan dulu,” ujarnya.

Berita Terkait

Dinkes Kabupaten Cirebon Keluarkan Kewaspadaan Dini Hantavirus

Dinkes Kabupaten Cirebon Keluarkan Kewaspadaan Dini Hantavirus

Rabu, 13 Mei 2026
Tiga Desa Di Kabupaten Cirebon Dicanangkan Sebagai Desa Cantik

Tiga Desa di Kabupaten Cirebon Dicanangkan sebagai Desa Cantik

Rabu, 13 Mei 2026
Kirab Mahkota Binokasih, Cirebon Miniatur Pluralisme Indonesia, Bakal Bangun Pelataran Caruban Sebagai Pusat Peradaban

Kirab Mahkota Binokasih, Cirebon Miniatur Pluralisme Indonesia, Bakal Bangun Pelataran Caruban sebagai Pusat Peradaban

Selasa, 12 Mei 2026
Hewan Kurban Yang Masuk Ke Kota Cirebon Diperketat

Hewan Kurban yang Masuk ke Kota Cirebon Diperketat

Selasa, 12 Mei 2026

Sementara itu, pengurus kawasan Konservasi Kura-kura Belawa, Arif Awod, menjelaskan, tiga ekor labi-labi itu tidak mati secara bersamaan, melainkan terjadi dalam rentang waktu yang berbeda dalam kurun waktu tertentu.

Arif menduga, ada beberapa faktor utama yang diduga kuat menjadi penyebab kematian, di antaranya kapasitas kolam yang sudah tidak seimbang dengan jumlah hewan konvservasi, pertumbuhan bakteri di air kolam pembiakan, hingga kemungkinan adanya ketidaksesuaian pada jenis maupun kualitas pakan yang diberikan setiap hari.

“Populasi kura kura terus bertambah, sementara luas kolam dan lahan tetap sama. Kondisi padat ini membuat kualitas air cepat menurun dan mudah ditumbuhi bakteri. Belum lagi faktor pakan, jika tidak sesuai kebutuhan atau kualitasnya kurang baik, daya tahan tubuh hewan akan menurun dan mudah sakit. Itulah dugaan awal kami mengapa ada tiga ekor yang mati,” kata Arif Awod.***

Simak update berita dan artikel lainnya dari kami di Google News Suara Cirebon dan bergabung di Grup Telegram dengan cara klik link Suara Cirebon Update, kemudian join.

Tags: Kura-kura BelawaRS Hewan Jabar
Baim

Baim

Berita Terkait

Dinkes Kabupaten Cirebon Keluarkan Kewaspadaan Dini Hantavirus
Cirebon

Dinkes Kabupaten Cirebon Keluarkan Kewaspadaan Dini Hantavirus

by Islahuddin
Rabu, 13 Mei 2026
Tiga Desa Di Kabupaten Cirebon Dicanangkan Sebagai Desa Cantik
Cirebon

Tiga Desa di Kabupaten Cirebon Dicanangkan sebagai Desa Cantik

by Islahuddin
Rabu, 13 Mei 2026
Kirab Mahkota Binokasih, Cirebon Miniatur Pluralisme Indonesia, Bakal Bangun Pelataran Caruban Sebagai Pusat Peradaban
Cirebon

Kirab Mahkota Binokasih, Cirebon Miniatur Pluralisme Indonesia, Bakal Bangun Pelataran Caruban sebagai Pusat Peradaban

by Muhammad Surya
Selasa, 12 Mei 2026
Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
6 Cara Mengatasi Komputer No Signal, Gampang Banget

6 Cara Mengatasi Komputer No Signal, Gampang Banget

Selasa, 17 Januari 2023
Tembuluk Biji Kelapa Muda Ternyata Bisa Turunkan Kadar Gula, Obat Kencing Manis Atau Diabetes

Tembuluk Biji Kelapa Muda Ternyata Bisa Turunkan Kadar Gula, Obat Kencing Manis atau Diabetes

Jumat, 5 Mei 2023
Bkpsdm Kabupaten Cirebon Segera Panggil Oknum Pns Terlapor Dugaan Penipuan Rekrutmen Pppk

BKPSDM Kabupaten Cirebon segera Panggil Oknum PNS Terlapor Dugaan Penipuan Rekrutmen PPPK

Jumat, 6 Februari 2026
Miraclein, Februari 2023 Penuh Keajaiban, Terjadi Setiap 823 Tahun, Beruntung Kita Mengalaminya

Miraclein, Februari 2023 Penuh Keajaiban, Terjadi Setiap 823 Tahun, Beruntung Kita Mengalaminya

Selasa, 24 Januari 2023
Foto: Forum Osis Jabar - Suara Cirebon

Forum OSIS Jabar Gelar FOJB X Reduction

Banjir Di Cirebon, Pebedilan, Pangenan, Dan Gebang Tergenang, 1.300 Warga Desa Melakasari Mengungsi

Banjir di Cirebon, Pebedilan, Pangenan, dan Gebang Tergenang, 1.300 Warga Desa Melakasari Mengungsi

Link Tayangan Ulang Preman Pensiun 7 Episode 43, Agus Dan Yayat Intai Penghianat, Hp Ajun Dijambret Oo

LINK TAYANGAN ULANG Preman Pensiun 7 Episode 43, Agus dan Yayat Intai Penghianat, HP Ajun Dijambret Oo

Dijerat Dugaan Kasus Pajak, Jubir Paslon Amin Ditangkap Kejaksaan

Dijerat Dugaan Kasus Pajak, Jubir Paslon AMIN Ditangkap Kejaksaan

Hari Buruh Dan Kemuliaan Kerja: Meneguhkan Martabat Dalam Setiap Peran

Hari Buruh dan Kemuliaan Kerja: Meneguhkan Martabat dalam Setiap Peran

Jumat, 1 Mei 2026
Dpkpp Imbau Pengembang Di Cirebon Segera Serahkan Psu

DPKPP Imbau Pengembang di Cirebon Segera Serahkan PSU

Kamis, 30 April 2026
Ayunda, Anak Yatim Piatu Di Cirebon Hidup Sederhana, Tetap Semangat Sekolah, Tahun Ini Terima Pip

Ayunda, Anak Yatim Piatu di Cirebon Hidup Sederhana, Tetap Semangat Sekolah, Tahun Ini Terima PIP

Kamis, 30 April 2026
Pengedar Obat Keras Di Cirebon Dibekuk Di Kosan Watubelah

Pengedar Obat Keras di Cirebon Dibekuk di Kosan Watubelah

Kamis, 30 April 2026
Currently Playing

USAHA JUALAN ANEKA BUBUR, OZET PER HARI TEMBUS RP.3 JUTA

USAHA JUALAN ANEKA BUBUR, OZET PER HARI TEMBUS RP.3 JUTA

00:03:19

MENGINTIP PRODUKSI BOTOK ROTI, LARIS MANIS SAAT RAMADAN, OMZET HITUNG SENDIRI...!!

00:09:53

TUKAR SAMPAH JADI EMAS DI BANK SAMPAH DEWI SRI CIREBON

00:12:45

PELUANG USAHA, BUKA TOKO BAKO TINGWEK, MODAL AWAL 700 RIBU, BISA BELI RUMAH 700 JUTA DAN UMROH

00:14:51

Tanam Mangrove untuk Cegah Abrasi, Penghasilan Meningkat hingga Rp.1 Milar dan Jadi Desa Wisata

00:08:44

HASILKAN PUNDI-PUNDI RUPIAH, NIAT AWAL LESTARIKAN BUDAYA CIREBON

00:07:00

AWALNYA COBA-COBA, KINI SUKSES TANAM SORGUM 2 HEKTAR DI LAHAN KURANG PRODUKTIF

00:08:51

Ikuti kami

Kategori

  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik

Jaringan

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Terms of Service
  • Privacy Policy
  • Info Iklan
  • Kontak

© 2024 Suara Cirebon - Berita Cirebon terkini hari ini.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik

© 2024 Suara Cirebon - Berita Cirebon terkini hari ini.