SUARA CIREBON – Banjir di Cirebon. Hujan dengan intensitas tinggi, Senin, 18 Mei 2026 sore hingga malam, tidak hanya memicu terjadinya banjir di wilayah Kecamatan Waled, namun juga berimbas pada terendamnya Jalur Pantura Pangenan, Kabupaten Cirebon, Selasa, 19 Mei 2026 siang.
Kapolsek Pangenan, AKP Abdul Majid menjelaskan, banjir pada Jalur Pantura Pangenan tepatnya di Desa Beringin, merupakan imbas meluapnya Sungai Singaraja. Akibatnya, arus lalu lintas di jalur Pantura dari kawasan Pangenan hingga Rawaurip sempat mengalami hambatan. Ratusan kendaraan harus antre panjang untuk dapat melintas.
Petugas kepolisian pun melakukan rekayasa lalu lintas berupa sistem contraflow di sejumlah titik untuk mengurai kemacetan akibat genangan yang meluap ke badan jalan.
Dengan adanya rekayasa lalulintas dan pengaturan petugas di lapangan, kendaraan pun akhirnya dapat melintas dengan kecepatan pelan.
āKami melakukan pengaturan lalu lintas dan contraflow untuk kendaraan kecil, sementara kendaraan besar tetap melintas sesuai jalurnya,ā ujar AKP Abdul Majid.
Menurut Majid, ketinggian air di badan jalan mencapai sekitar 30 sentimeter, sedangkan di area permukiman dan pedalaman mencapai 40 sentimeter. Genangan terparah berada di titik jalan yang memiliki kontur cekungan rendah.
āPanjang ruas jalan yang terdampak banjir kami perkirakan sekitar 50 meter. Namun secara umum kondisi wilayah lainnya masih terpantau aman dan kondusif,” terangnya.
Pantauan Suara Cirebon, petugas kepolisian bersama instansi terkait bersiaga di lokasi untuk mengatur arus kendaraan dan mengantisipasi kemacetan maupun potensi kecelakaan akibat genangan banjir.***
Simak update berita dan artikel lainnya dari kami diĀ Google News Suara CirebonĀ dan bergabung di Grup Telegram dengan cara klik linkĀ Suara Cirebon Update, kemudian join.



















