Kamis, Juli 23, 2026
No Result
View All Result
Suara Cirebon
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik
Suara Cirebon
  • Pilihan Redaksi
  • Jawa Barat
  • Nasional
  • Ngikik
  • Opini
  • Politik
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
Home Cirebon

Desak Penutupan Permanen TPAS Gunung Santri, Warga Sambut Gembira Berakhirnya Masa Kontrak 6 Juni 2026

Vicky Sugiarto by Vicky Sugiarto
Selasa, 9 Juni 2026
in Cirebon, Berita Utama
Reading Time: 2 mins read
A A
Desak Penutupan Permanen Tpas Gunung Santri, Warga Sambut Gembira Berakhirnya Masa Kontrak 6 Juni 2026

Menyusul berakhirnya masa kontrak, warga Kepuh memasang portal pada akses jalan menuju TPAS Gunung Santri, Senin, 8 Juni 2026.* (Foto: Vicky/Suara Cirebon)

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsAppShare on Telegram

SUARA CIREBON – Warga Desa Kepuh, Kecamatan Palimanan, Kabupaten Cirebon, menjadikan berakhirnya masa kontrak Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Gunung Santri, pada 6 Juni 2026, momentum untuk menyuarakan tuntutan penutupan permanen lokasi pembuangan sampah tersebut.

‎Warga menilai TPA yang telah beroperasi selama sekitar 32 tahun itu sudah melebihi kapasitas dan menimbulkan berbagai dampak lingkungan maupun kesehatan. Karena itu, mereka menolak jika TPA hanya ditutup sementara dan mendesak pemerintah untuk menghentikan operasionalnya secara total.

‎Ketua RT 03 Desa Kepuh, Popo Hartopo, menjelaskan, warga menyembut gembira penutupan TPAS Gunung Santri dan memanfaatkan momentum untuk menyampaikan tuntutan. Menurut Popo, aspirasi penutupan permanen mengemuka dalam pertemuan yang digelar di Balai Desa Kepuh, pada malam sebelum kontrak berakhir. ‎

Https://Collshp.com/Arifwzher Https://Collshp.com/Arifwzher Https://Collshp.com/Arifwzher

Menurut dia, forum tersebut awalnya diharapkan menjadi momentum bagi pemerintah desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) untuk mengambil sikap tegas terkait masa depan TPA Gunung Santri.

“Kami bersama seluruh RT, RW dan masyarakat menghendaki TPA Gunung Santri ditutup permanen. ‎Namun dalam pertemuan itu pemerintah desa dan BPD mengarahkan agar TPA hanya ditutup sementara,” kata Popo, Senin, 8 Juni 2026.

Menurut Popo, perbedaan sikap itu membuat sebagian warga merasa aspirasi mereka belum sepenuhnya terakomodasi.

“Penutupan sementara bukan solusi atas persoalan yang telah mereka hadapi selama puluhan tahun,” ucapnya.

Seperti diketahui, ‎TPA Gunung Santri memiliki luas sekitar 4 hektare dengan area perluasan penimbunan sampah mencapai 2,5 hektare. Setiap hari, lokasi tersebut menerima sekitar 450 ton sampah yang dikelola menggunakan metode timbun dan tutup tanah (cut and fill).

Berita Terkait

Kemarau Kebakaran Meningkat, Personel Dan Armada Disdamkarmat Kabupaten Cirebon Terbatas

Kemarau Kebakaran Meningkat, Personel dan Armada Disdamkarmat Kabupaten Cirebon Terbatas

Rabu, 22 Juli 2026
Pemkab Cirebon Perkuat Kelembagaan Bpbd

Pemkab Cirebon Perkuat Kelembagaan BPBD

Rabu, 22 Juli 2026
Kpk Ajak Pejabat Pemkot Cirebon Ambil Pelajaran Kasus Korupsi, Perencanaan Dan Penganggaran Titik Rawan

KPK Ajak Pejabat Pemkot Cirebon Ambil Pelajaran Kasus Korupsi, Perencanaan dan Penganggaran Titik Rawan

Rabu, 22 Juli 2026
Diusulkan 13.000, Apbd Akomodasi Perbaikan 446 Rutilahu Di Kabupaten Cirebon

Diusulkan 13.000, APBD Akomodasi Perbaikan 446 Rutilahu di Kabupaten Cirebon

Rabu, 22 Juli 2026

‎Volume sampah yang terus bertambah membuat kondisi TPA semakin mengkhawatirkan karena sudah overload. Selain itu ada kekhawatiran potensi bencana, bau yang semakin menyengat, dan pengelolaan yang dinilai tidak maksimal.

‎Warga yang tinggal di sekitar kawasan TPA mengaku selama bertahun-tahun harus hidup berdampingan dengan aroma sampah yang menyengat dan lalu lalang kendaraan pengangkut sampah setiap hari.

‎Meski mendapat kompensasi dari pemerintah sebesar Rp1 miliar per tahun yang dibagi untuk desa dan warga terdampak, masyarakat menilai bantuan tersebut tidak sebanding dengan dampak yang dirasakan.

‎Untuk warga di kawasan ring 1 atau yang berada paling dekat dengan TPA, kompensasi yang diterima berkisar Rp300.000 hingga Rp350.000 per tahun. ‎Sementara warga di kawasan ring 2 menerima sekitar Rp100.000 per tahun.

Selain persoalan lingkungan, warga juga menyoroti layanan kesehatan yang dinilai belum optimal. ‎Warga masih mengalami kesulitan saat mengakses layanan BPJS ketika status kepesertaan tidak aktif.

Kini, setelah kontrak TPA berakhir, warga berharap pemerintah daerah tidak lagi memperpanjang operasional TPA Gunung Santri dan segera mencari solusi pengelolaan sampah yang lebih ramah lingkungan.

‎”Bagi masyarakat, tuntutannya jelas kami ingin TPA Gunung Santri ditutup total, bukan hanya ditutup sementara,” pungkasnya.***

Tags: CirebonKabupaten CirebonTPAS Gunung Santri
Vicky Sugiarto

Vicky Sugiarto

Berita Terkait

Kemarau Kebakaran Meningkat, Personel Dan Armada Disdamkarmat Kabupaten Cirebon Terbatas
Cirebon

Kemarau Kebakaran Meningkat, Personel dan Armada Disdamkarmat Kabupaten Cirebon Terbatas

by Vicky Sugiarto
Rabu, 22 Juli 2026
Pemkab Cirebon Perkuat Kelembagaan Bpbd
Cirebon

Pemkab Cirebon Perkuat Kelembagaan BPBD

by Islahuddin
Rabu, 22 Juli 2026
Kpk Ajak Pejabat Pemkot Cirebon Ambil Pelajaran Kasus Korupsi, Perencanaan Dan Penganggaran Titik Rawan
Cirebon

KPK Ajak Pejabat Pemkot Cirebon Ambil Pelajaran Kasus Korupsi, Perencanaan dan Penganggaran Titik Rawan

by Muhammad Surya
Rabu, 22 Juli 2026
Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
6 Cara Mengatasi Komputer No Signal, Gampang Banget

6 Cara Mengatasi Komputer No Signal, Gampang Banget

Selasa, 17 Januari 2023
Tembuluk Biji Kelapa Muda Ternyata Bisa Turunkan Kadar Gula, Obat Kencing Manis Atau Diabetes

Tembuluk Biji Kelapa Muda Ternyata Bisa Turunkan Kadar Gula, Obat Kencing Manis atau Diabetes

Jumat, 5 Mei 2023
Bkpsdm Kabupaten Cirebon Segera Panggil Oknum Pns Terlapor Dugaan Penipuan Rekrutmen Pppk

BKPSDM Kabupaten Cirebon segera Panggil Oknum PNS Terlapor Dugaan Penipuan Rekrutmen PPPK

Jumat, 6 Februari 2026
Miraclein, Februari 2023 Penuh Keajaiban, Terjadi Setiap 823 Tahun, Beruntung Kita Mengalaminya

Miraclein, Februari 2023 Penuh Keajaiban, Terjadi Setiap 823 Tahun, Beruntung Kita Mengalaminya

Selasa, 24 Januari 2023
Foto: Forum Osis Jabar - Suara Cirebon

Forum OSIS Jabar Gelar FOJB X Reduction

Banjir Di Cirebon, Pebedilan, Pangenan, Dan Gebang Tergenang, 1.300 Warga Desa Melakasari Mengungsi

Banjir di Cirebon, Pebedilan, Pangenan, dan Gebang Tergenang, 1.300 Warga Desa Melakasari Mengungsi

Link Tayangan Ulang Preman Pensiun 7 Episode 43, Agus Dan Yayat Intai Penghianat, Hp Ajun Dijambret Oo

LINK TAYANGAN ULANG Preman Pensiun 7 Episode 43, Agus dan Yayat Intai Penghianat, HP Ajun Dijambret Oo

Dijerat Dugaan Kasus Pajak, Jubir Paslon Amin Ditangkap Kejaksaan

Dijerat Dugaan Kasus Pajak, Jubir Paslon AMIN Ditangkap Kejaksaan

Pemkab Cirebon Perkuat Kelembagaan Bpbd

Pemkab Cirebon Perkuat Kelembagaan BPBD

Rabu, 22 Juli 2026
Kpk Ajak Pejabat Pemkot Cirebon Ambil Pelajaran Kasus Korupsi, Perencanaan Dan Penganggaran Titik Rawan

KPK Ajak Pejabat Pemkot Cirebon Ambil Pelajaran Kasus Korupsi, Perencanaan dan Penganggaran Titik Rawan

Rabu, 22 Juli 2026
Diusulkan 13.000, Apbd Akomodasi Perbaikan 446 Rutilahu Di Kabupaten Cirebon

Diusulkan 13.000, APBD Akomodasi Perbaikan 446 Rutilahu di Kabupaten Cirebon

Rabu, 22 Juli 2026
Sehari 2 Kebakaran Di Cirebon, 8 Kambing Terpanggang, Ponpes Hangus

Sehari 2 Kebakaran di Cirebon, 8 Kambing Terpanggang, Ponpes Hangus

Rabu, 22 Juli 2026
Currently Playing

USAHA JUALAN ANEKA BUBUR, OZET PER HARI TEMBUS RP.3 JUTA

USAHA JUALAN ANEKA BUBUR, OZET PER HARI TEMBUS RP.3 JUTA

00:03:19

MENGINTIP PRODUKSI BOTOK ROTI, LARIS MANIS SAAT RAMADAN, OMZET HITUNG SENDIRI...!!

00:09:53

TUKAR SAMPAH JADI EMAS DI BANK SAMPAH DEWI SRI CIREBON

00:12:45

PELUANG USAHA, BUKA TOKO BAKO TINGWEK, MODAL AWAL 700 RIBU, BISA BELI RUMAH 700 JUTA DAN UMROH

00:14:51

Tanam Mangrove untuk Cegah Abrasi, Penghasilan Meningkat hingga Rp.1 Milar dan Jadi Desa Wisata

00:08:44

HASILKAN PUNDI-PUNDI RUPIAH, NIAT AWAL LESTARIKAN BUDAYA CIREBON

00:07:00

AWALNYA COBA-COBA, KINI SUKSES TANAM SORGUM 2 HEKTAR DI LAHAN KURANG PRODUKTIF

00:08:51

Ikuti kami

Kategori

  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik

Jaringan

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Terms of Service
  • Privacy Policy
  • Info Iklan
  • Kontak

© 2024 Suara Cirebon - Berita Cirebon terkini hari ini.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik

© 2024 Suara Cirebon - Berita Cirebon terkini hari ini.