SUARA CIREBON – Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Cirebon dari sektor perparkiran diduga bocor. Salah satu kebocora terjadi pada lahan parkir di depan Gunungsari Trade Center (GTC) saat ini berstatus ilegal karena dikelola tanpa izin oleh pihak swasta, PT Toba Sakti Utama (TSU), sejak kontrak mereka habis pada Maret 2022.
Plt Direktur Perumda Pasar Berintan, Winda Meliyana, menegaskan, kontrak pengelolaan gedung dan lahan parkir adalah dua hal yang berbeda.
“Kalau lahan parkir sudah habis, kalau gedung masih lama,” ujar Winda Meliyana, Jumat, 19 Juni 2026.
Persoalan ini mencuat setelah TSU hanya memberikan satu akses pintu masuk ke Pasar Gunungsari. Akibat hal tersebut banyak pedagang yang dirugikan lantaran sulit akses sehingga pasar sepi pengunjung.
“Keluhan ini sudah sering disampaikan ke kami. Sejak aksesnya hanya satu pintu masuk banyak pembeli yang kesulitan masuk akhirnya tidak jadi ke pasar,” jelas Winda.
TSU berdalih, hanya membuka satu akses pintu masuk untuk mencegah tindak pencurian motor. Selain itu, TSU sedikit melibatkan juru parkir yang menjaga motor di parkiran tersebut.
“Kekurangan juru parkir jadi hanya satu yang dibuka aksesnya, satunya ditutup takut ada pencurian,” paparnya
Perumda Pasar Berintan sudah menyurati TSU sebanyak dua kali untuk menyerahkan lahan parkir di depan GTC, namun tidak digubris. Pihaknya akan kembali menyurati TSU sebagai upaya mengambil hak milik Pemkot Cirebon tersebut.
“Nanti coba kami layangkan surat lagi untuk memastikan kapan TSU menyerahkan lahan parkir GTC,” terang Winda.
Akibat penguasaan sepihak ini, Perumda Pasar Berintan tidak bisa memungut retribusi yang menjadi hak Pemkot Cirebon, padahal potensi PAD di titik tersebut tergolong sangat besar.
Menanggapi hal itu Ketua Komisi II DPRD Kota Cirebon Handarujati Kalamullah meminta Perumda Pasar Berintan segera mengambil alih lahan parkir GTC. Dia menilai lahan ini berpotensi menghasilkan PAD dari sektor parkir.
“Infonya tidak ada setoran ke Pemkot Cirebon sudah cukup lama, jadi saya minta ambil alih segera,” tegas Andru sapaan akrabnya.***
Simak update berita dan artikel lainnya dari kami di Google News Suara Cirebon dan bergabung di Grup Telegram dengan cara klik link Suara Cirebon Update, kemudian join.



















