Rabu, Juni 24, 2026
No Result
View All Result
Suara Cirebon
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik
Suara Cirebon
  • Pilihan Redaksi
  • Jawa Barat
  • Nasional
  • Ngikik
  • Opini
  • Politik
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
Home Berita Utama

Warga Desa Kepuh Rasakan Perubahan, Aktivitas TPAS Gunung Santri Berhenti, Bau Tak Sedap Hilang

Vicky Sugiarto by Vicky Sugiarto
Rabu, 24 Juni 2026
in Berita Utama, Cirebon
Reading Time: 2 mins read
A A
Warga Desa Kepuh Rasakan Perubahan, Aktivitas Tpas Gunung Santri Berhenti, Bau Tak Sedap Hilang

Alat berat melakukan aktivitas pemilahan tumpukan sampah di TPAS Gunung Santri, pascaberakhirnya masa kontrak, Senin, 22 Juni 2026.* (Foto: Vicky/Suara Cirebon)

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsAppShare on Telegram

SUARA CIREBON – Warga Desa Kepuh, Kecamatan Gempol, Kabupaten Cirebon yang tinggal di sekitar Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Gunung Santri mengaku merasakan perubahan kondisi lingkungan setelah aktivitas pembuangan sampah di lokasi tersebut berhenti.

Warga menilai lingkungan menjadi lebih nyaman karena tidak lagi terganggu bau menyengat yang selama ini dikeluhkan.

‎Salah seorang warga Wika, mengatakan, dampak keberadaan TPAS selama beroperasi cukup dirasakan masyarakat. Selain bau tidak sedap, debu dan sampah yang berserakan juga menjadi persoalan yang kerap dirasakan sehari-hari.

Https://S.shopee.co.id/6L2Fvfatxk Https://S.shopee.co.id/6L2Fvfatxk

‎“Pas TPAS Gunung Santri berhenti, dampaknya lebih baik karena tidak ada bau. Dulu waktu masih aktif, baunya terasa, debu juga banyak, sampah berserakan. Kalau ada sampah yang jatuh dari kendaraan sering tidak diambil lagi,” ujar Wika, Senin, 22 Juni 2026.

Berita Terkait

Rumah Warga Trusmi Wetan Cirebon Terbakar

Rumah Warga Trusmi Wetan Cirebon Terbakar

Rabu, 24 Juni 2026
Bongkar Kebocoran Pad Parkir Kota Cirebon, Komisi Ii Dprd Sentil Oknum Atasnamakan Karang Taruna Dan Rw

Bongkar Kebocoran PAD Parkir Kota Cirebon, Komisi II DPRD Sentil Oknum Atasnamakan Karang Taruna dan RW

Rabu, 24 Juni 2026
Bk Dprd Kabupaten Cirebon Bakal Panggil Admin Medsos Nana Kencanawati

BK DPRD Kabupaten Cirebon Bakal Panggil Admin Medsos Nana Kencanawati

Rabu, 24 Juni 2026
“Body Shaming” Nana Kencanawati, Mahasiswa Temui Bk Dprd Kabupaten Cirebon

“Body Shaming” Nana Kencanawati, Mahasiswa Temui BK DPRD Kabupaten Cirebon

Rabu, 24 Juni 2026

Sebagai ‎warga yang terdampak langsung dengan keberadaan TPAS, Wika mengaku tidak setuju apabila kontrak operasional TPAS Gunung Santri kembali dilanjutkan. Menurut Wika, kompensasi yang diterima warga selama ini tidak sebanding dengan dampak yang dirasakan.

‎“Setahun sekali hanya dapat Rp300.000, katanya juga dapat BPJS gratis dari pemerintah, tapi banyak masyarakat yang BPJS-nya sekarang tidak aktif. Sempat aktif, tapi pertengahan tahun ini tidak aktif lagi,” ucapnya.

‎Apabila operasional TPAS tetap dilanjutkan, Wika menilai pemerintah perlu meningkatkan besaran kompensasi bagi masyarakat terdampak.

‎“Kalaupun dilanjutkan kompensasinya jangan Rp300.000 setahun. Kerugian yang diterima warga itu debu, bau, bahkan jalan rusak,” tegasnya.

‎Sementara itu Kepala Dusun sekaligus petugas keamanan Desa Kepuh, Nono Haryono, mengatakan. terdapat tiga blok yang terdampak lalu lintas kendaraan pengangkut sampah menuju TPAS Gunung Santri.

‎“Ada tiga blok yang dilalui dari Desa Kepuh, yaitu Blok Desa, Blok Mirok, dan Blok Gunung Santri Kepuh,” ujarnya.

Nono menyebut, aspirasi masyarakat yang paling sering disampaikan berkaitan dengan kondisi jalan yang rusak serta layanan BPJS yang dinilai belum merata diterima warga terdampak.

‎“Tuntutannya soal jalan segera diperbaiki, ada juga soal BPJS gratis (PBI, red) yang belum merata. Harapannya tahun ini bisa diperbaiki,” jelasnya.

‎Sementara itu, seorang petugas di lapangan yang enggan disebutkan namanya menuturkan, saat ini tidak lagi terdapat aktivitas pembuangan sampah di TPAS Gunung Santri. Aktivitas yang masih berlangsung hanya berupa pemilahan sampah dan pembersihan area sekitar.

‎“Di TPAS Gunung Santri sudah tidak ada aktivitas pembuangan, hanya pemilahan saja dan paling membersihkan jalan sekitar,” katanya.

‎Kondisi peralatan operasional yang tersedia saat ini, dari total delapan alat berat yang dimiliki, sebagian besar tidak dapat beroperasi secara optimal.

‎“Total alat berat ada delapan unit, dua unit sedang dalam perbaikan dan dua unit lainnya sudah tidak layak dipakai,” jelasnya.

‎Sejumlah warga berharap pemerintah dapat mempertimbangkan dampak lingkungan dan sosial yang selama ini mereka rasakan sebelum mengambil keputusan terkait kelanjutan operasional TPAS Gunung Santri.

Selain itu perbaikan infrastruktur jalan dan kejelasan program BPJS bagi masyarakat terdampak menjadi tuntutan utama yang diharapkan segera mendapat perhatian.***

Simak update berita dan artikel lainnya dari kami di Google News Suara Cirebon dan bergabung di Grup Telegram dengan cara klik link Suara Cirebon Update, kemudian join.

Tags: CirebonDesa KepuhKabupaten CirebonTPAS Gunung Santri
Vicky Sugiarto

Vicky Sugiarto

Berita Terkait

Rumah Warga Trusmi Wetan Cirebon Terbakar
Cirebon

Rumah Warga Trusmi Wetan Cirebon Terbakar

by Vicky Sugiarto
Rabu, 24 Juni 2026
Bongkar Kebocoran Pad Parkir Kota Cirebon, Komisi Ii Dprd Sentil Oknum Atasnamakan Karang Taruna Dan Rw
Cirebon

Bongkar Kebocoran PAD Parkir Kota Cirebon, Komisi II DPRD Sentil Oknum Atasnamakan Karang Taruna dan RW

by Muhammad Surya
Rabu, 24 Juni 2026
Bk Dprd Kabupaten Cirebon Bakal Panggil Admin Medsos Nana Kencanawati
Cirebon

BK DPRD Kabupaten Cirebon Bakal Panggil Admin Medsos Nana Kencanawati

by Dede Kurniawan
Rabu, 24 Juni 2026
Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
6 Cara Mengatasi Komputer No Signal, Gampang Banget

6 Cara Mengatasi Komputer No Signal, Gampang Banget

Selasa, 17 Januari 2023
Tembuluk Biji Kelapa Muda Ternyata Bisa Turunkan Kadar Gula, Obat Kencing Manis Atau Diabetes

Tembuluk Biji Kelapa Muda Ternyata Bisa Turunkan Kadar Gula, Obat Kencing Manis atau Diabetes

Jumat, 5 Mei 2023
Bkpsdm Kabupaten Cirebon Segera Panggil Oknum Pns Terlapor Dugaan Penipuan Rekrutmen Pppk

BKPSDM Kabupaten Cirebon segera Panggil Oknum PNS Terlapor Dugaan Penipuan Rekrutmen PPPK

Jumat, 6 Februari 2026
Miraclein, Februari 2023 Penuh Keajaiban, Terjadi Setiap 823 Tahun, Beruntung Kita Mengalaminya

Miraclein, Februari 2023 Penuh Keajaiban, Terjadi Setiap 823 Tahun, Beruntung Kita Mengalaminya

Selasa, 24 Januari 2023
Foto: Forum Osis Jabar - Suara Cirebon

Forum OSIS Jabar Gelar FOJB X Reduction

Banjir Di Cirebon, Pebedilan, Pangenan, Dan Gebang Tergenang, 1.300 Warga Desa Melakasari Mengungsi

Banjir di Cirebon, Pebedilan, Pangenan, dan Gebang Tergenang, 1.300 Warga Desa Melakasari Mengungsi

Link Tayangan Ulang Preman Pensiun 7 Episode 43, Agus Dan Yayat Intai Penghianat, Hp Ajun Dijambret Oo

LINK TAYANGAN ULANG Preman Pensiun 7 Episode 43, Agus dan Yayat Intai Penghianat, HP Ajun Dijambret Oo

Dijerat Dugaan Kasus Pajak, Jubir Paslon Amin Ditangkap Kejaksaan

Dijerat Dugaan Kasus Pajak, Jubir Paslon AMIN Ditangkap Kejaksaan

Rumah Warga Trusmi Wetan Cirebon Terbakar

Rumah Warga Trusmi Wetan Cirebon Terbakar

Rabu, 24 Juni 2026
Bongkar Kebocoran Pad Parkir Kota Cirebon, Komisi Ii Dprd Sentil Oknum Atasnamakan Karang Taruna Dan Rw

Bongkar Kebocoran PAD Parkir Kota Cirebon, Komisi II DPRD Sentil Oknum Atasnamakan Karang Taruna dan RW

Rabu, 24 Juni 2026
Bk Dprd Kabupaten Cirebon Bakal Panggil Admin Medsos Nana Kencanawati

BK DPRD Kabupaten Cirebon Bakal Panggil Admin Medsos Nana Kencanawati

Rabu, 24 Juni 2026
“Body Shaming” Nana Kencanawati, Mahasiswa Temui Bk Dprd Kabupaten Cirebon

“Body Shaming” Nana Kencanawati, Mahasiswa Temui BK DPRD Kabupaten Cirebon

Rabu, 24 Juni 2026
Currently Playing

USAHA JUALAN ANEKA BUBUR, OZET PER HARI TEMBUS RP.3 JUTA

USAHA JUALAN ANEKA BUBUR, OZET PER HARI TEMBUS RP.3 JUTA

00:03:19

MENGINTIP PRODUKSI BOTOK ROTI, LARIS MANIS SAAT RAMADAN, OMZET HITUNG SENDIRI...!!

00:09:53

TUKAR SAMPAH JADI EMAS DI BANK SAMPAH DEWI SRI CIREBON

00:12:45

PELUANG USAHA, BUKA TOKO BAKO TINGWEK, MODAL AWAL 700 RIBU, BISA BELI RUMAH 700 JUTA DAN UMROH

00:14:51

Tanam Mangrove untuk Cegah Abrasi, Penghasilan Meningkat hingga Rp.1 Milar dan Jadi Desa Wisata

00:08:44

HASILKAN PUNDI-PUNDI RUPIAH, NIAT AWAL LESTARIKAN BUDAYA CIREBON

00:07:00

AWALNYA COBA-COBA, KINI SUKSES TANAM SORGUM 2 HEKTAR DI LAHAN KURANG PRODUKTIF

00:08:51

Ikuti kami

Kategori

  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik

Jaringan

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Terms of Service
  • Privacy Policy
  • Info Iklan
  • Kontak

© 2024 Suara Cirebon - Berita Cirebon terkini hari ini.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik

© 2024 Suara Cirebon - Berita Cirebon terkini hari ini.