Selasa, Juni 30, 2026
No Result
View All Result
Suara Cirebon
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik
Suara Cirebon
  • Pilihan Redaksi
  • Jawa Barat
  • Nasional
  • Ngikik
  • Opini
  • Politik
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
Home Cirebon

Gamelan Renteng Nyaris Punah, Bangkit Lewat Tangan Generasi Muda

Islahuddin by Islahuddin
Selasa, 30 Juni 2026
in Cirebon, Travel & Lifestyle
Reading Time: 3 mins read
A A
Gamelan Renteng Nyaris Punah, Bangkit Lewat Tangan Generasi Muda

Penampilan Gamelan Renteng di Museum Pangeran Cakrabuana, Disbudpar Kabupaten Cirebon.* (Foto: Islah/Suara Cirebon)

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsAppShare on Telegram

SUARA CIREBON – Suara musik gamelan terdengar mengalun indah dari panggung Museum Pangeran Cakrabuana Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Cirebon. Nada-dana pentatonis tersebut, berasal dari Gamelan Renteng, salah satu kesenian tradisional di Kabupaten Cirebon yang hampir punah.

Penampilan Gamelan Renteng tersebut, merupakan salah satu upaya untuk menghidupkan kembali eksistensi instrumen seni musik kuno itu kepada generasi muda.

Upaya pelestarian seni tersebut salah satunya dilakukan oleh Sanggar Seni Gamelan Renteng Ki Muntili Desa Kedungsana, Kecamatan Plumbon, Kabupaten Cirebon.

Sekretaris Gamelan Renteng Ki Muntili, Ade Maulana, mengatakan, sejak tahun 2012 silam, Sanggar Seni Gamelan Renteng Ki Muntili melakukan revitalisasi dengan melibatkan para nayaga dari berbagai generasi.

“Revitalisasi ini tidak hanya melibatkan orang tua yang menjadi penjaga tradisi, tetapi juga anak-anak, remaja, hingga kaum muda. Mereka mulai belajar memainkan gamelan yang sarat nilai sejarah ini di tengah gempuran budaya modern,” kata Ade Maulana, Senin, 29 Juni 2026.

Menurut Ade, upaya tersebut berhasil mencuri minat generasi muda desa setempat. Ketertarikan generasi muda terhadap Gamelan Renteng tidak semata-mata karena keindahan bunyinya. Mereka, lanjut Adem juga tertarik mempelajari filosofi, sejarah, keunikan, serta kelangkaan gamelan yang menjadi bagian dari identitas budaya Cirebon.

Proses belajar pun tidak hanya berfokus pada teknik memainkan alat musik, tetapi juga memahami nilai-nilai yang diwariskan dari generasi ke generasi.

“Ketertarikan generasi muda kepada gamelan ini dari filosofi-filosofinya, dari keunikannya, dari kelangkaannya, dan dari sejarahnya. Jadi selain belajar gamelan, mereka belajar sejarahnya juga,” ujarnya.

Berita Terkait

Godzilla El Nino, Dinkes Kota Cirebon Imbau Jaga Kesehatan

Godzilla El Nino, Dinkes Kota Cirebon Imbau Jaga Kesehatan

Selasa, 30 Juni 2026
Dosen Uin Siber Cirebon Publikasikan Riset Di Jurnal Internasional Scopus Q1

Dosen UIN Siber Cirebon Publikasikan Riset di Jurnal Internasional Scopus Q1

Selasa, 30 Juni 2026
Fakultas Syariah Uin Siber Cirebon Teliti Kelayakan Lokasi Rukyatul Hilal Di Lampung Selatan

Fakultas Syariah UIN Siber Cirebon Teliti Kelayakan Lokasi Rukyatul Hilal di Lampung Selatan

Selasa, 30 Juni 2026
Bpbd: Kabupaten Cirebon Belum Alami Kekeringan

BPBD: Kabupaten Cirebon Belum Alami Kekeringan

Selasa, 30 Juni 2026

Namun, upaya pelestarian Gamelan Renteng bukannya tanpa tantangan. Minimnya literatur mengenai Gamelan Renteng menjadi salah satu kendala yang dihadapi sanggar seni tersebut. Selain itu, dokumentasi lagu yang terbatas, ditambah tingkat kesulitan yang cukup tinggi, membuat proses pembelajaran membutuhkan kesabaran dan ketekunan.

Jika dibandingkan gamelan pada umumnya, Gamelan Renteng memiliki struktur permainan yang lebih rumit sehingga membutuhkan latihan yang intensif. Bagi pemain pemula, menguasai satu lagu dapat memerlukan waktu antara satu hingga tiga bulan, tergantung tingkat kesulitannya.

“Untuk pemula, belajar 1 bulan sampai 3 bulan paling baru bisa 1 lagu, tergantung kesulitannya. Lagu pertama mudah paling sebulan, lagu kedua, ketiga, mungkin 2 bulan sampai 3 bulan baru bisa,” kata Ade.

Nama Gamelan Renteng sendiri berasal dari susunan bonang yang berderet atau berenteng. Ciri khas inilah yang kemudian menjadi identitas alat musik tradisional tersebut.

Melalui regenerasi para pemain dan semangat pelestarian yang terus dijaga, Sanggar Seni Gong Renteng Emundilah berharap Gamelan Renteng tidak hanya bertahan sebagai peninggalan sejarah, tetapi juga tetap hidup sebagai warisan budaya yang dikenal dan dimainkan oleh generasi mendatang.

Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Cirebon pun terus mendorong pelestarian Gamelan Renteng yang keberadaannya semakin langka. Upaya tersebut dilakukan melalui revitalisasi, sosialisasi, hingga program pembelajaran seni di sekolah sebagai bagian dari regenerasi pelaku budaya.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Cirebon, Fajar Sutrisno, mengatakan, Gamelan Renteng merupakan salah satu warisan budaya yang hampir punah akibat regenerasi pemain yang terlambat.

“Pemerintah hadir dengan terus menampilkan, menyosialisasikan, dan mengkaji kesenian ini agar tidak punah,” kata Fajar.

Menurut Fajar, saat ini terdapat lebih dari 20 kelompok Gamelan Renteng di Kabupaten Cirebon. Beberapa di antaranya berada di Desa Kedungsana, Gamel, Buyut, dan Desa Suranenggala.

Sebagai langkah pelestarian, Disbudpar Kabupaten Cirebon pada 2026 juga akan menggelar program Seniman Masuk Sekolah. Program tersebut menghadirkan para seniman ke sekolah-sekolah untuk memberikan pembelajaran seni dan budaya kepada para siswa melalui kegiatan yang menyerupai ekstrakurikuler.

“Harapannya muncul ketertarikan generasi muda terhadap kesenian tradisional,” pungkasnya.***

Simak update berita dan artikel lainnya dari kami di Google News Suara Cirebon dan bergabung di Grup Telegram dengan cara klik link Suara Cirebon Update, kemudian join.

Tags: CirebonDisbudpar Kabupaten CirebonGamelanGamelan RentengKabupaten Cirebon
Islahuddin

Islahuddin

Berita Terkait

Godzilla El Nino, Dinkes Kota Cirebon Imbau Jaga Kesehatan
Cirebon

Godzilla El Nino, Dinkes Kota Cirebon Imbau Jaga Kesehatan

by Muhammad Surya
Selasa, 30 Juni 2026
Dosen Uin Siber Cirebon Publikasikan Riset Di Jurnal Internasional Scopus Q1
Cirebon

Dosen UIN Siber Cirebon Publikasikan Riset di Jurnal Internasional Scopus Q1

by Arif Rahman
Selasa, 30 Juni 2026
Fakultas Syariah Uin Siber Cirebon Teliti Kelayakan Lokasi Rukyatul Hilal Di Lampung Selatan
Cirebon

Fakultas Syariah UIN Siber Cirebon Teliti Kelayakan Lokasi Rukyatul Hilal di Lampung Selatan

by Arif Rahman
Selasa, 30 Juni 2026
Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
6 Cara Mengatasi Komputer No Signal, Gampang Banget

6 Cara Mengatasi Komputer No Signal, Gampang Banget

Selasa, 17 Januari 2023
Tembuluk Biji Kelapa Muda Ternyata Bisa Turunkan Kadar Gula, Obat Kencing Manis Atau Diabetes

Tembuluk Biji Kelapa Muda Ternyata Bisa Turunkan Kadar Gula, Obat Kencing Manis atau Diabetes

Jumat, 5 Mei 2023
Bkpsdm Kabupaten Cirebon Segera Panggil Oknum Pns Terlapor Dugaan Penipuan Rekrutmen Pppk

BKPSDM Kabupaten Cirebon segera Panggil Oknum PNS Terlapor Dugaan Penipuan Rekrutmen PPPK

Jumat, 6 Februari 2026
Miraclein, Februari 2023 Penuh Keajaiban, Terjadi Setiap 823 Tahun, Beruntung Kita Mengalaminya

Miraclein, Februari 2023 Penuh Keajaiban, Terjadi Setiap 823 Tahun, Beruntung Kita Mengalaminya

Selasa, 24 Januari 2023
Foto: Forum Osis Jabar - Suara Cirebon

Forum OSIS Jabar Gelar FOJB X Reduction

Banjir Di Cirebon, Pebedilan, Pangenan, Dan Gebang Tergenang, 1.300 Warga Desa Melakasari Mengungsi

Banjir di Cirebon, Pebedilan, Pangenan, dan Gebang Tergenang, 1.300 Warga Desa Melakasari Mengungsi

Link Tayangan Ulang Preman Pensiun 7 Episode 43, Agus Dan Yayat Intai Penghianat, Hp Ajun Dijambret Oo

LINK TAYANGAN ULANG Preman Pensiun 7 Episode 43, Agus dan Yayat Intai Penghianat, HP Ajun Dijambret Oo

Dijerat Dugaan Kasus Pajak, Jubir Paslon Amin Ditangkap Kejaksaan

Dijerat Dugaan Kasus Pajak, Jubir Paslon AMIN Ditangkap Kejaksaan

Godzilla El Nino, Dinkes Kota Cirebon Imbau Jaga Kesehatan

Godzilla El Nino, Dinkes Kota Cirebon Imbau Jaga Kesehatan

Selasa, 30 Juni 2026
Dosen Uin Siber Cirebon Publikasikan Riset Di Jurnal Internasional Scopus Q1

Dosen UIN Siber Cirebon Publikasikan Riset di Jurnal Internasional Scopus Q1

Selasa, 30 Juni 2026
Gamelan Renteng Nyaris Punah, Bangkit Lewat Tangan Generasi Muda

Gamelan Renteng Nyaris Punah, Bangkit Lewat Tangan Generasi Muda

Selasa, 30 Juni 2026
Fakultas Syariah Uin Siber Cirebon Teliti Kelayakan Lokasi Rukyatul Hilal Di Lampung Selatan

Fakultas Syariah UIN Siber Cirebon Teliti Kelayakan Lokasi Rukyatul Hilal di Lampung Selatan

Selasa, 30 Juni 2026
Currently Playing

USAHA JUALAN ANEKA BUBUR, OZET PER HARI TEMBUS RP.3 JUTA

USAHA JUALAN ANEKA BUBUR, OZET PER HARI TEMBUS RP.3 JUTA

00:03:19

MENGINTIP PRODUKSI BOTOK ROTI, LARIS MANIS SAAT RAMADAN, OMZET HITUNG SENDIRI...!!

00:09:53

TUKAR SAMPAH JADI EMAS DI BANK SAMPAH DEWI SRI CIREBON

00:12:45

PELUANG USAHA, BUKA TOKO BAKO TINGWEK, MODAL AWAL 700 RIBU, BISA BELI RUMAH 700 JUTA DAN UMROH

00:14:51

Tanam Mangrove untuk Cegah Abrasi, Penghasilan Meningkat hingga Rp.1 Milar dan Jadi Desa Wisata

00:08:44

HASILKAN PUNDI-PUNDI RUPIAH, NIAT AWAL LESTARIKAN BUDAYA CIREBON

00:07:00

AWALNYA COBA-COBA, KINI SUKSES TANAM SORGUM 2 HEKTAR DI LAHAN KURANG PRODUKTIF

00:08:51

Ikuti kami

Kategori

  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik

Jaringan

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Terms of Service
  • Privacy Policy
  • Info Iklan
  • Kontak

© 2024 Suara Cirebon - Berita Cirebon terkini hari ini.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik

© 2024 Suara Cirebon - Berita Cirebon terkini hari ini.