SUARA CIREBON – Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, memastikan dirinya tidak berminat untuk maju dalam Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Cirebon.
Ia mengaku lebih mendorong generasi muda yang memiliki semangat untuk memimpin partai berlambang pohon beringin tersebut. Edo menekankan pentingnya bagi setiap kader untuk bersikap realistis terkait kemampuan diri.
“Yang masih muda-muda yang semangat tentunya, dan saya pasti tahu diri lah,” ujar Edo –sapaan akrabnya, saat ditemui awak media, Senin, 10 Agustus 2026.
Saat ditanya mengenai calon yang berpotensi memimpin atau arahan dukungan, Edo mengaku belum mengetahui secara pasti dan menilai semua calon memiliki peluang yang sama.
“Ya nanti kita lihat, saya juga belum tahu. Enggak, semuanya sama,” tuturnya.
Terkait adanya kemungkinan penunjukan langsung (juksung), Edo menegaskan siapa pun harus siap jika diberi tugas. Namun, ia meyakini Partai Golkar akan tetap mengedepankan prosedur dan aturan yang berlaku.
“Kalau juksung kan itu beda lagi ya. Namanya petugas partai kan harus siap. Tapi saya kira enggak lah, Golkar tetap dilakukan dengan mekanisme yang ada,” tegasnya.
Kader Partai Golkar itu memberikan pesan kepada para kader muda yang berniat untuk mendaftarkan diri dalam bursa kepemimpinan partai. Ia mengingatkan, kepemimpinan bukan sekadar mengejar jabatan, melainkan tentang kemampuan dalam menjalankan roda organisasi.
“Pesannya semuanya tentunya bukan hanya jabatan saja. Tapi mengukur diri untuk proses selanjutnya dari kinerja. Mampu atau tidaknya itu kan diukur oleh diri sendiri. Jadi jangan karena emosi, jangan emosional, jangan seperti apa, tapi harus mengukur diri, bisa enggak menjalankan roda organisasi dengan baik,” pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, Andrie Sulistio berpeluang besar kembali memimpin DPD Partai Golkar Kota Cirebon untuk lima tahun ke depan.
Hal itu terlihat pada rapat pleno yang digelar DPD Partai Golkar Kota Cirebon guna memantapkan persiapan Musyawarah Daerah (Musda) mendatang, Jumat, 7 Agustus 2026.
Dalam rapat internal tersebut, seluruh pemilik suara dan pengurus menyepakati dukungan tunggal kepada Andrie Sulistio untuk kembali memimpin DPD Partai Golkar Kota Cirebon selama lima tahun ke depan.
“Alhamdulillah pleno sudah kita lakukan dan disepakati bersama seluruh pemilik suara yang saat itu hadir, seluruh pengurus DPD Partai Golkar juga hadir, dan secara sepakat mendukung saya untuk maju kembali 5 tahun ke depan secara aklamasi. Jadi tidak ada calon lain,” ujar Andrie.***
Simak update berita dan artikel lainnya dari kami di Google News Suara Cirebon dan bergabung di Grup Telegram dengan cara klik link Suara Cirebon Update, kemudian join.

















