SUARA CIREBON – Pemerintah Kota (Pemkot) Cirebon melalui Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (DKIS) menggenjot penyusunan metadata statistik sektoral untuk memperkuat tata kelola dan kualitas data yang dihasilkan perangkat daerah.
Upaya tersebut dilakukan melalui Desk Penyusunan Metadata Statistik yang digelar selama dua hari, 23–24 September 2026, di Ruang Mini Command Center (MCC) DKIS Kota Cirebon.
Ketua Tim Sosial Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Cirebon, Jejen Priyatna, mengatakan metadata diperlukan untuk memberikan informasi mengenai kegiatan statistik, data yang dihasilkan, serta tujuan penggunaannya.
” Dengan adanya metadata, kita bisa melihat kegiatan statistik yang sudah dilakukan, data apa yang dihasilkan, dan untuk kebutuhan apa. Dengan begitu, kita bisa menghindari terjadinya duplikasi kegiatan statistik,” ujar Jejen di sela-sela kegiatan.
Menurutnya, penyusunan metadata juga menjadi bagian penting dalam peningkatan Indikator Pembangunan Statistik (IPS) Kota Cirebon. Metadata tersebut mencakup tiga aspek, yakni Metadata Kegiatan, Metadata Variabel, dan Metadata Indikator Statistik.
Jejen menyebut, pada 2023 Kota Cirebon termasuk dalam enam kabupaten/kota yang penyelenggaraan Statistik Sektoralnya memperoleh predikat Baik. Namun, peningkatan tuntutan terhadap kualitas penyelenggaraan statistik membuat penyusunan metadata perlu dilakukan secara berkelanjutan.
“Nilai IPS yang bagus juga bisa mendongkrak indeks Pemerintah Digital, jadi saling berkaitan,” jelasnya.
Dalam pelaksanaannya, tata kelola Satu Data melibatkan sejumlah pihak dengan peran masing-masing. Perangkat Daerah berperan sebagai Produsen Data, sedangkan DKIS bertindak sebagai Walidata yang memeriksa kelengkapan data sebelum diunggah ke platform Indonesia Data HUB (INDAH).
Sementara BPS berperan sebagai Pembina Data Statistik dalam penyelenggaraan statistik sektoral di Kota Cirebon.
Kepala Bidang Statistik Sektoral DKIS Kota Cirebon, Herro Yudhistira, mendorong seluruh perwakilan perangkat daerah menyelesaikan penyusunan metadata sesuai target yang telah ditetapkan.
“Kami berharap seluruh peserta dapat mengikuti proses ini dengan baik dan hasilnya dapat diselesaikan dalam pelaksanaan ini. Jika dalam proses pengisian terdapat kendala atau hal yang perlu dikonsultasikan, peserta dapat langsung berkoordinasi dengan pendamping masing-masing,” kata Herro.***
Simak update berita dan artikel lainnya dari kami di Google News Suara Cirebon dan bergabung di Grup Telegram dengan cara klik link Suara Cirebon Update, kemudian join.
















