SUARA CIREBON – Harga komoditas telur ayam di tingkat agen di wilayah Cirebon mengalami penurunan yang cukup drastis. Saat ini, harga telur berada di kisaran Rp20.000 hingga Rp21.000 per kilogram.
Anjloknya harga ini dipicu penghentian sementara dapur program Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di berbagai wilayah di Cirebon, menyusul libur sekolah.
Salah seorang pemilik agen telur, Asop mengatakan, penghentian operasional sementara dapur SPPG membuat serapan pasar berkurang, sehingga stok telur di agen menjadi melimpah.
​”Karena penutupan sementara SPPG, barang jadi melimpah. Stok barang banyak, jadi otomatis harga turun,” ujar Asop, Kamis, 2 Juli 2026.
Asop menjelaskan, penurunan harga ini terbilang drastis jika dibandingkan saat program SPPG masih aktif berjalan.
Sebelumnya, harga telur di tingkat agen sempat menyentuh angka Rp25.000 per kilogram, lalu turun ke Rp24.500, hingga kini menyentuh titik terendah di Rp20.000-Rp21.000 per kilogram. Penurunan ini diperkirakan mencapai hampir 20 persen.
​”Kalau sebagai penjual telur, sebenarnya saat harga murah begini peminatnya lebih banyak, banyak yang borong. Tapi sebenarnya sama saja, mau harga mahal karena ada SPPG atau murah seperti sekarang, yang penting perputarannya lancar dan stoknya habis,” pungkasnya.
Terpisah Plt Kepala DKUKMPP Kota Cirebon, Elmi Masruroh menuturkan, berdasarkan data pemantauan terakhir, harga mayoritas komoditas pangan utama terpantau stabil tanpa adanya lonjakan yang signifikan dibanding hari-hari sebelumnya.
​”Berdasarkan hasil monitoring tim di lapangan, pergerakan harga komoditas pokok masyarakat dalam beberapa hari terakhir, khususnya dari tanggal 29 hingga 30 Juni 2026, menunjukkan tren yang sangat stabil. Seluruh komoditas utama tidak mengalami fluktuasi harga,” ujar Elmi Masruroh dalam keterangannya.
Ia menambahkan bahwa stabilitas ini diharapkan dapat menjaga daya beli masyarakat serta menjaga kondusivitas pasar di Kota Cirebon.
​​”Kami akan terus melakukan pengawasan secara berkala di sejumlah pasar tradisional guna memastikan pasokan tetap aman dan harga di tingkat pedagang tetap rasional demi kenyamanan warga Kota Cirebon,” tutup Elmi.***
Simak update berita dan artikel lainnya dari kami di Google News Suara Cirebon dan bergabung di Grup Telegram dengan cara klik link Suara Cirebon Update, kemudian join.















