SUARA CIREBON – Setelah portal setinggi 2,5 meter dibongkar paksa warga Trusmiland Klayan Kecamatan Gunungjati, Kabupaten Cirebon, menjelang magrib, warga Villa Intan kembali memasang portal di jalan yang menuju gerbang Trusmiland Klayan tersebut, Rabu, 2 Juli 2026 malam.
Saat portal dibongkar paksa, sempat terjadi keributan kecil antara warga Trusmiland Klayan yang ingin portal dibongkar dan warga Villa Intan yang ingin portal tetap dipasang. Meski portal itu kemudian dibongkar paksa, namun malam harinya portal kembali dipasang oleh warga Villa Intan.
Warga Villa Intan mengaku geram dengan tindakan Developer (pengembang) Trusmiland Klayan yang dinilai merugikan karena kerap ingkar janji. Bertahun-tahun jalan itu dilalui kendaraan proyek yang menyebabkan kerusakan parah.
Warga bahkan telah membuat laporan ke Polsek GunungJati Polres Cirebon Kota terkait hal tersebut.
Perwakilan warga Villa Intan, Asma, menjelaskan, aksi pemortalan ini dilakukan sebagai bentuk protes terhadap developer yang dinilai membuat gaduh dan membenturkan masyarakat Villa Intan dengan masyarakat Trusmiland.
‎”Aksi ini merupakan bentuk protes kami, yang dimana pihak perusahaan tak mengindahkan perjanjian perjanjian dengan warga, termasuk jalan rusak parah, penerangan tidak ada,” ujar Asma.
Menurut Asma, masyarakat bosan dengan janji janji palsu pihak developer yang menyatakan akan memperbaiki jalan selama proyek berjalan.
‎”Seperti yang kita tahu, PT Trusmi berjanji siap memperbaiki jalan bilamana rusak, selama proyek berjalan. Itulah yang saat ini kami minta kepada perusahaan, hak warga tolong diberikan, dimana proyek masih tetap berjalan,” ucapnya.
Asama menyebut, sejak proyek perumahan Trusmiland Klayan mulai digarap tahun 2017 lalu, pihak developer telah menjanjikan perbaikan jalan.
‎‎”Sebenarnya ini sejak 2017, tapi yang ada hanya janji dan janji, selalu ingkar,” tegasnya.
Menurut Asma, kekecewaan warga semakin memuncak ketika portal yang sebelumnya terpasang, dibongkar paksa sepihak, yang sempat membuat masyarakat Villa Intan dan Trusmiland Klayan nyaris berseteru.
Pantuan Suara Cirebon pada Rabu, 1 Juli 2026 malam, sebagian masyarakat berjaga di lokasi pemasangan portal, dikarenakan khawatir kembali dibongkar paksa sepihak oleh perusahaan.***
Simak update berita dan artikel lainnya dari kami di Google News Suara Cirebon dan bergabung di Grup Telegram dengan cara klik link Suara Cirebon Update, kemudian join.















