SUARA CIREBON – Kebakaran di Cirebon. Rumah milik Rahayu, warga Blok Randu Alas RT 002, RW 001, Desa Megu Cilik, Kecamatan Weru, Kabupaten Cirebon, hangus terbakar, Jumat, 24 Juli 2026 pagi.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran, Penyelamatan, dan Sarana Prasarana Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Cirebon, Eno Sujana, menjelaskan, laporan kebakaran diterima petugas pada pukul 09.48 WIB dari Mandor Desa Megu Cilik.
“Saat laporan diterima, Regu III Damkar Sektor Weru tengah menangani kebakaran mobil di ruas Tol Palikanci KM 192. Kami langsung berkoordinasi dengan Pos Damkar Sektor Sumber untuk memberikan bantuan penanganan awal. Tiga menit kemudian, tim langsung bergerak menuju lokasi,” kata Eno.
Petugas Damkar Sektor Sumber tiba di lokasi sekitar pukul 10.00 WIB, saat itu api masih berkobar di bagian belakang rumah, tepatnya di area dapur dan kamar mandi,” ujarnya.
Tanpa menunggu lama, petugas langsung menggelar selang dan melakukan penyemprotan guna mencegah api semakin membesar.
Sekitar pukul 10.15 WIB, tim Damkar Sektor Weru tiba menyusul di lokasi. Mengingat permukiman warga cukup padat dan rumah-rumah saling berdekatan, lanjut Eno, petugas kembali meminta bantuan Damkar Sektor Palimanan untuk memastikan pasokan air tetap tersedia sekaligus mengantisipasi penyebaran api. Tim Damkar Sektor Palimanan kemudian tiba di lokasi sekitar pukul 10.20 WIB.
“Dari hasil pendataan sementara, penyebab kebakaran diduga berasal dari instalasi listrik yang tidak memenuhi standar. Api diduga muncul akibat korsleting pada saklar mesin pompa air listrik yang berada di atas sumur,” ucapnya.
Percikan api kemudian membakar mesin pompa dan merembet ke kayu lapuk, ember, serta berbagai barang mudah terbakar di sekitarnya. Dalam waktu singkat, kobaran api menjalar ke ruang dapur hingga membakar sejumlah perabot rumah tangga.
Saat kejadian berlangsung, pemilik rumah diketahui sedang bekerja di sebuah pabrik permen sehingga rumah dalam keadaan kosong.
Menurut keterangan pemilik, saklar mesin pompa air memang sudah mengalami gangguan sejak beberapa waktu terakhir. Listrik di rumah tersebut disebut sering mengalami anjlok, namun kerusakan itu belum sempat diperbaiki.
Petugas berhasil mengendalikan api sekitar pukul 10.10 WIB, kemudian melanjutkan proses pendinginan hingga pukul 10.36 WIB untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali menyala.
Luas bangunan yang terbakar diperkirakan mencapai 30 meter persegi, sementara sekitar 130 meter persegi bangunan lainnya berhasil diselamatkan dari amukan api. Selain merusak rumah utama, kebakaran juga berdampak pada rumah milik Jamari yang berada tepat di samping lokasi, sebagian atap dan tembok rumah mengalami kerusakan akibat panas api.
Beberapa aset yang terbakar di antaranya sebuah lemari kayu beserta pakaian, satu sepeda ontel, rangka sepeda motor, mesin pompa air (Sanyo), serta berbagai peralatan dapur.
“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp50 juta,” pungkasnya.***
Simak update berita dan artikel lainnya dari kami di Google News Suara Cirebon dan bergabung di Grup Telegram dengan cara klik link Suara Cirebon Update, kemudian join.















