SUARA CIREBON – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UIN Siber Cirebon menggelar podcast ilmiah bertajuk “Tantangan Metodologi Etnografi Digital: Meriset Manusia di Balik Akun Media Sosial” sebagai forum diskusi mengenai perkembangan metodologi penelitian di era digital.
Podcast menghadirkan akademisi Universitas Indonesia sekaligus Asesor UI GreenMetric, Abellia Anggi Wardani, sebagai narasumber.
Diskusi dipandu Ketua LP2M UIN Siber Cirebon, Faqihuddin Abdul Kodir, serta diikuti Rektor UIN Siber Cirebon, Aan Jaelani.
Kegiatan tersebut digelar di sela kunjungan Abellia ke UIN Siber Cirebon dalam rangka The 3rd Assessment Meeting UI GreenMetric Service Packages.
Dalam pemaparannya, Abellia menjelaskan bahwa etnografi digital menjadi salah satu pendekatan penelitian yang semakin relevan seiring meningkatnya penggunaan media sosial.
Menurutnya, peneliti tidak lagi hanya berinteraksi langsung dengan subjek penelitian, tetapi juga menganalisis berbagai jejak digital, seperti unggahan, komentar, dan pola interaksi di ruang digital.
“Tantangan terbesar etnografi digital adalah memahami manusia secara utuh melalui jejak digital yang sering kali hanya menampilkan sebagian identitasnya. Karena itu, peneliti harus memiliki kepekaan metodologis sekaligus etika yang kuat dalam menafsirkan data digital,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa penelitian berbasis media sosial harus memperhatikan konteks sosial dan budaya, menjaga etika penelitian, melindungi privasi responden, serta menghindari penarikan kesimpulan yang berlebihan.
Rektor UIN Siber Cirebon, Aan Jaelani, mengatakan perkembangan teknologi digital telah mengubah cara perguruan tinggi melakukan penelitian sehingga diperlukan penguatan ekosistem riset yang adaptif.
“Perkembangan teknologi digital telah mengubah cara kita belajar, berkomunikasi, dan melakukan penelitian. Karena itu, kampus perlu menghadirkan ekosistem riset yang mendukung pengembangan berbagai metodologi, termasuk etnografi digital,” katanya.
Sementara itu, Ketua LP2M UIN Siber Cirebon, Faqihuddin Abdul Kodir, menilai podcast ilmiah menjadi salah satu media untuk memperluas wawasan dosen dan mahasiswa mengenai perkembangan metodologi penelitian.
Menurutnya, kolaborasi dengan akademisi dari berbagai perguruan tinggi dapat memperkaya perspektif ilmiah sekaligus meningkatkan kualitas penelitian yang dihasilkan.
Melalui diskusi tersebut, LP2M UIN Siber Cirebon berharap sivitas akademika semakin memahami tantangan dan peluang penelitian digital serta mampu mengembangkan metodologi yang relevan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat.***
Simak update berita dan artikel lainnya dari kami di Google News Suara Cirebon dan bergabung di Grup Telegram dengan cara klik link Suara Cirebon Update, kemudian join.
















