SUARA CIREBON – SPPG di Kabupaten Cirebon. Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan operasional (setop) ratusan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di sejumlah daerah, karena diduga melanggar ketentuan. Penghentian operasional SPPG oleh BGN tersebut, tidak terjadi pada SPPG yang ada di Kabupaten Cirebon.
Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Dinkes Kabupaten Cirebon, dr. Tety Rostianty, memastikan, 312 dapur SPPG di Kabupaten Cirebon tetap beroperasi. Menurutnya, seluruh dapur SPPG di Kabupaten Cirebon masih berjalan dan tidak ada yang mendapatkan penghentian operasional.
“Alhamdulillah dapur SPPG di Kabupaten Cirebon aman. Tidak ada dapur yang diberhentikan operasionalnya,” ujar Tety, Sabtu, 1 Agustus 2026.
Meski tidak ada dapur SPPG yang dihentikan, Tety menyebut masih ada puluhan SPPG di Kabupaten Cirebon yang belum mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). Dari total 312 dapur SPPG yang ada, sebanyak 275 dapur telah memiliki SLHS, sedangkan 37 dapur lainnya masih dalam proses pemenuhan persyaratan.
“Penyebabnya di antaranya karena dapur SPPG belum operasional, belum adanya penanggung jawab SPPG (SPPI), serta sarana dan prasarana yang belum lengkap sesuai petunjuk teknis BGN dan Kementerian Kesehatan,” paparnya.
Tety menjelaskan, pemenuhan SLHS menjadi salah satu aspek penting untuk memastikan pengelolaan dapur SPPG memenuhi standar keamanan pangan dan kesehatan lingkungan.
Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon terus melakukan pendampingan dan koordinasi agar seluruh SPPG dapat segera memenuhi persyaratan administrasi maupun teknis sesuai ketentuan.
Dengan terpenuhinya standar tersebut, program pemenuhan gizi di Kabupaten Cirebon diharapkan dapat berjalan optimal serta memberikan pelayanan makanan bergizi yang aman dan berkualitas bagi masyarakat penerima manfaat.
Seperti diketahui, Kepala BGN Sudaryono melakukan suspens permanen terhadap 833 dapur SPPG karena dinilai melakukan pelanggaran terhadap standar kualitas pelayanan, termasuk aspek kebersihan dan pemenuhan ketentuan operasional.***
Simak update berita dan artikel lainnya dari kami di Google News Suara Cirebon dan bergabung di Grup Telegram dengan cara klik link Suara Cirebon Update, kemudian join.
















