Kamis, Agustus 6, 2026
No Result
View All Result
Suara Cirebon
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik
Suara Cirebon
  • Pilihan Redaksi
  • Jawa Barat
  • Nasional
  • Ngikik
  • Opini
  • Politik
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
Home Cirebon

Komitmen Pihak Ketiga Dipertanyakan, Komisi VIII DPR Minta Proyek Sekolah Rakyat Kabupaten Cirebon Rampung 15 Agustus 2026

Islahuddin by Islahuddin
Kamis, 6 Agustus 2026
in Cirebon
Reading Time: 3 mins read
A A
Komitmen Pihak Ketiga Dipertanyakan, Komisi Viii Dpr Minta Proyek Sekolah Rakyat Kabupaten Cirebon Rampung 15 Agustus 2026

Proyek Sekolah Rakyat Kabupaten Cirebon di Kelurahan Kaliwadas, Kecamatan Sumber.* (Foto: Dokumen/Istimewa)

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsAppShare on Telegram

SUARA CIREBON – Anggota Komisi VIII DPR RI, Hj Selly Andriany Gantina mengaku baru mengetahui jika Sekolah Rakyat di Kabupaten Cirebon tidak hanya melayani warga Kabupaten Cirebon, tetapi juga menerima peserta didik dari Kabupaten Majalengka, Kabupaten Kuningan, dan Kota Cirebon.

Hal itu dikemukakan Selly saat menghadiri Diskusi Forum Diseminasi Program Prioritas Presiden RI Tahun 2026 Kementerian Sosial bersama sekitar 250 orang tua siswa Sekolah Rakyat di Kelurahan Kaliwadas, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Rabu, 5 Agustus 2026.

Dari hasil diskusi itu diketahui, mayoritas peserta didik yang diterima saat ini berasal dari keluarga penerima manfaat (KPM) program bantuan sosial. Padahal, berdasarkan pembahasan di Komisi VIII DPR RI, sasaran Sekolah Rakyat seharusnya bisa lebih luas.

Program Sekolah Rakyat yang menjadi salah satu prioritas Presiden RI pada 2026 ini harus mampu menjangkau masyarakat miskin yang benar-benar membutuhkan, bukan hanya keluarga yang selama ini tercatat sebagai penerima bantuan sosial.

“Yang bisa diprioritaskan adalah masyarakat yang berada pada Desil I dan Desil II, tidak harus mereka sudah menjadi keluarga penerima manfaat. Kemungkinan informasi ini belum tersampaikan secara utuh kepada masyarakat,” ujar Selly.

Menurut Selly, filosofi utama Sekolah Rakyat bukan sekadar memberikan akses pendidikan gratis, melainkan menjadi instrumen negara dalam memutus mata rantai kemiskinan antargenerasi. Masyarakat miskin yang belum pernah menerima bantuan sosial pun memiliki kesempatan yang sama untuk mengakses program tersebut apabila memenuhi kriteria kemiskinan.

Ia menegaskan, pendekatan pemerintah dalam Sekolah Rakyat bersifat terintegrasi, tidak hanya anak memperoleh pendidikan dan asrama secara gratis, tetapi keluarga juga akan mendapatkan pendampingan sosial.

“Kalau orang tuanya belum pernah menerima bantuan sosial, maka akan diberikan bantuan. Rumahnya bisa diperbaiki, kemudian pekerjaan orang tuanya akan dibantu melalui kementerian terkait sesuai dengan potensi dan keterampilannya,” papar Selly.

Ia menilai informasi tersebut masih belum banyak diketahui masyarakat sehingga perlu disosialisasikan secara lebih luas agar tidak muncul anggapan bahwa Sekolah Rakyat hanya diperuntukkan bagi penerima bansos.

Selain menyoroti aspek penerimaan siswa, Selly juga memberikan perhatian terhadap kesiapan fisik bangunan Sekolah Rakyat. Ia mengaku kecewa karena pembangunan yang sebelumnya dijanjikan dapat digunakan mulai 1 Agustus 2026 ternyata belum selesai.

Dalam pertemuan bersama pihak Kementerian Sosial, Kementerian PUPR, serta kontraktor pelaksana, Selly pun meminta adanya komitmen baru dari pihak Kementerian Sosial dan Kementerian PUPR agar seluruh pekerjaan benar-benar rampung pada 15 Agustus.

“Kami meminta janji dari pihak ketiga dan pihak PUPR benar-benar ditepati. Tanggal 15 Agustus seluruh fasilitas harus sudah memenuhi aspek kenyamanan dan keselamatan sesuai standar yang berlaku sehingga anak-anak dapat belajar dengan aman,” tandasnya.

Selly menegaskan apabila target penyelesaian pada 15 Agustus kembali tidak tercapai, Komisi VIII DPR RI akan memberikan peringatan kepada kontraktor pelaksana.

Berita Terkait

Dprd Kabupaten Cirebon Dorong Pemdes Terapkan Layanan Digital Terintegrasi

DPRD Kabupaten Cirebon Dorong Pemdes Terapkan Layanan Digital Terintegrasi

Kamis, 6 Agustus 2026
Hadapi Krisis Air Dan Serangan Hama, Petani Desa Geyongan Cirebon Desak Perbaikan Kebocoran Embung

Hadapi Krisis Air dan Serangan Hama, Petani Desa Geyongan Cirebon Desak Perbaikan Kebocoran Embung

Kamis, 6 Agustus 2026
Disdukcapil Kota Cirebon Bantah Data Warga Difabel Hilang

Disdukcapil Kota Cirebon Bantah Data Warga Difabel Hilang

Kamis, 6 Agustus 2026
Lagi, Pemkab Cirebon Buka Peluang Kerja Ke Jepang

Lagi, Pemkab Cirebon Buka Peluang Kerja ke Jepang

Kamis, 6 Agustus 2026

“Kalau kembali meleset, tentu akan kami berikan warning kepada pihak ketiga agar segera menyelesaikan kewajibannya,” tegasnya.

Meski berdasarkan laporan yang diterima menyebut progres pembangunan saat ini telah mencapai sekitar 95 persen, Selly menilai masih terdapat sejumlah pekerjaan penting yang tidak bisa dianggap sepele. Di antaranya seperti pemasangan kaca pada jendela, penyempurnaan fasilitas keselamatan, hingga proses general cleaning sebelum gedung digunakan.

“Bagian-bagian seperti kaca dan fasilitas lainnya harus dipastikan aman sesuai prosedur. Jangan sampai karena mengejar target waktu justru mengabaikan keselamatan siswa,” kata Selly.

Di luar persoalan infrastruktur, Selly juga menilai kesiapan sumber daya manusia menjadi pekerjaan rumah berikutnya. Ia memperoleh informasi bahwa sebagian tenaga pendidik yang akan mengajar merupakan guru baru sehingga masih membutuhkan proses adaptasi.

Sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai, para guru perlu melakukan penyusunan kurikulum, orientasi sekolah atau MPLS, hingga membangun kekompakan antartenaga pendidik.

Ia menambahkan, keberhasilan program tidak hanya diukur dari berdirinya bangunan sekolah, tetapi juga dari ketepatan sasaran penerima manfaat, kesiapan tenaga pendidik, serta keberhasilan pemerintah mengintegrasikan pendidikan dengan pemberdayaan ekonomi keluarga.

Jika seluruh komponen tersebut berjalan sesuai rencana, Sekolah Rakyat berpotensi menjadi salah satu instrumen penting pemerintah dalam menurunkan angka kemiskinan dan memutus kemiskinan ekstrem secara berkelanjutan.

Selly berharap, pelaksanaan Sekolah Rakyat di Kabupaten Cirebon menjadi bahan evaluasi nasional sebelum program diperluas ke berbagai daerah.***

Simak update berita dan artikel lainnya dari kami di Google News Suara Cirebon dan bergabung di Grup Telegram dengan cara klik link Suara Cirebon Update, kemudian join.

Tags: CirebonDPRKabupaten CirebonSekolah RakyatSekolah Rakyat Kabupaten Cirebon
Islahuddin

Islahuddin

Berita Terkait

Dprd Kabupaten Cirebon Dorong Pemdes Terapkan Layanan Digital Terintegrasi
Cirebon

DPRD Kabupaten Cirebon Dorong Pemdes Terapkan Layanan Digital Terintegrasi

by Dede Kurniawan
Kamis, 6 Agustus 2026
Hadapi Krisis Air Dan Serangan Hama, Petani Desa Geyongan Cirebon Desak Perbaikan Kebocoran Embung
Cirebon

Hadapi Krisis Air dan Serangan Hama, Petani Desa Geyongan Cirebon Desak Perbaikan Kebocoran Embung

by Vicky Sugiarto
Kamis, 6 Agustus 2026
Disdukcapil Kota Cirebon Bantah Data Warga Difabel Hilang
Cirebon

Disdukcapil Kota Cirebon Bantah Data Warga Difabel Hilang

by Muhammad Surya
Kamis, 6 Agustus 2026
Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
6 Cara Mengatasi Komputer No Signal, Gampang Banget

6 Cara Mengatasi Komputer No Signal, Gampang Banget

Selasa, 17 Januari 2023
Tembuluk Biji Kelapa Muda Ternyata Bisa Turunkan Kadar Gula, Obat Kencing Manis Atau Diabetes

Tembuluk Biji Kelapa Muda Ternyata Bisa Turunkan Kadar Gula, Obat Kencing Manis atau Diabetes

Jumat, 5 Mei 2023
Bkpsdm Kabupaten Cirebon Segera Panggil Oknum Pns Terlapor Dugaan Penipuan Rekrutmen Pppk

BKPSDM Kabupaten Cirebon segera Panggil Oknum PNS Terlapor Dugaan Penipuan Rekrutmen PPPK

Jumat, 6 Februari 2026
Miraclein, Februari 2023 Penuh Keajaiban, Terjadi Setiap 823 Tahun, Beruntung Kita Mengalaminya

Miraclein, Februari 2023 Penuh Keajaiban, Terjadi Setiap 823 Tahun, Beruntung Kita Mengalaminya

Selasa, 24 Januari 2023
Foto: Forum Osis Jabar - Suara Cirebon

Forum OSIS Jabar Gelar FOJB X Reduction

Banjir Di Cirebon, Pebedilan, Pangenan, Dan Gebang Tergenang, 1.300 Warga Desa Melakasari Mengungsi

Banjir di Cirebon, Pebedilan, Pangenan, dan Gebang Tergenang, 1.300 Warga Desa Melakasari Mengungsi

Link Tayangan Ulang Preman Pensiun 7 Episode 43, Agus Dan Yayat Intai Penghianat, Hp Ajun Dijambret Oo

LINK TAYANGAN ULANG Preman Pensiun 7 Episode 43, Agus dan Yayat Intai Penghianat, HP Ajun Dijambret Oo

Dijerat Dugaan Kasus Pajak, Jubir Paslon Amin Ditangkap Kejaksaan

Dijerat Dugaan Kasus Pajak, Jubir Paslon AMIN Ditangkap Kejaksaan

Dprd Kabupaten Cirebon Dorong Pemdes Terapkan Layanan Digital Terintegrasi

DPRD Kabupaten Cirebon Dorong Pemdes Terapkan Layanan Digital Terintegrasi

Kamis, 6 Agustus 2026
Komitmen Pihak Ketiga Dipertanyakan, Komisi Viii Dpr Minta Proyek Sekolah Rakyat Kabupaten Cirebon Rampung 15 Agustus 2026

Komitmen Pihak Ketiga Dipertanyakan, Komisi VIII DPR Minta Proyek Sekolah Rakyat Kabupaten Cirebon Rampung 15 Agustus 2026

Kamis, 6 Agustus 2026
Hadapi Krisis Air Dan Serangan Hama, Petani Desa Geyongan Cirebon Desak Perbaikan Kebocoran Embung

Hadapi Krisis Air dan Serangan Hama, Petani Desa Geyongan Cirebon Desak Perbaikan Kebocoran Embung

Kamis, 6 Agustus 2026
Disdukcapil Kota Cirebon Bantah Data Warga Difabel Hilang

Disdukcapil Kota Cirebon Bantah Data Warga Difabel Hilang

Kamis, 6 Agustus 2026
Currently Playing

USAHA JUALAN ANEKA BUBUR, OZET PER HARI TEMBUS RP.3 JUTA

USAHA JUALAN ANEKA BUBUR, OZET PER HARI TEMBUS RP.3 JUTA

00:03:19

MENGINTIP PRODUKSI BOTOK ROTI, LARIS MANIS SAAT RAMADAN, OMZET HITUNG SENDIRI...!!

00:09:53

TUKAR SAMPAH JADI EMAS DI BANK SAMPAH DEWI SRI CIREBON

00:12:45

PELUANG USAHA, BUKA TOKO BAKO TINGWEK, MODAL AWAL 700 RIBU, BISA BELI RUMAH 700 JUTA DAN UMROH

00:14:51

Tanam Mangrove untuk Cegah Abrasi, Penghasilan Meningkat hingga Rp.1 Milar dan Jadi Desa Wisata

00:08:44

HASILKAN PUNDI-PUNDI RUPIAH, NIAT AWAL LESTARIKAN BUDAYA CIREBON

00:07:00

AWALNYA COBA-COBA, KINI SUKSES TANAM SORGUM 2 HEKTAR DI LAHAN KURANG PRODUKTIF

00:08:51

Ikuti kami

Kategori

  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik

Jaringan

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Terms of Service
  • Privacy Policy
  • Info Iklan
  • Kontak

© 2024 Suara Cirebon - Berita Cirebon terkini hari ini.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik

© 2024 Suara Cirebon - Berita Cirebon terkini hari ini.