SUARA CIREBON – Proyek peningkatan jalan di ruas jalan Kaliwedi-Guwa menuai reaksi warga. Melalui akun media sosial (medsos) Facebook, warga setempat mengkritik pelaksanaan pekerjaan rigid beton yang dinilai tidak memperhatikan keselamatan pengendara.
Salah satu akun Facebook yang menyoroti pekerjaan proyek tersebut adalah @Ibnu Saechu. Diketahui, Ibnu Saechu merupakan warga Desa Guwa Kidul yang setiap hari melintasi ruas jalan tersebut. Melalui postingan videonya di Facebook, Ibnu menyoroti kondisi ruas jalan Kaliwedi-Guwa yang sebagian sudah dibeton.
Kondisi ruas jalan tersebut nampak mulus sehingga tak sedikit pengendara dari arah selatan (Kaliwedi menuju Guwa Kidul) atau sebaliknya, meningkatkan kecepatan.
Namun di penghujung jalan beton tersebut, pengendara mendadak harus menurunkan kecepatan lantaran terdapat proyek peningkatan jalan yang akan tersambung dengan rigid beton yang telah ada sebelumnya.
Pengereman mendadak yang dilakukan pengendara, terutama pengendara sepeda motor, menyebabkan pengendara hilang kendali hingga akhirnya terjadi kecelakaan. Ia pun mengimbau para pengendara yang melintas di ruas jalan tersebut agar berhati-hati serta meningkatkan kewaspadaan.
Melalui pesannya, Ibnu menyebut kecelakaan terjadi akibat pengendara terpaksa melakukan pengereman mendadak karena kondisi ketinggian jalan masih pincang dan tidak ada rambu-rambu yang mengingatkan pengendara sebelum melintas di lokasi tersebut.
Ia menyampaikan, kondisi tersebut telah dirasakan sekiitar satu bulan pascapekerjaan dasar betonisasi digelar. Namun hingga kini belum terlihat pekerjaan dilanjutkan hingga tuntas. Karenanya, ia mendesak kelanjutan pekerjaan rigid beton tersebut bisa segera dituntaskan agar tidak ada lagi pengendara terperosok di lokasi yang sama.
“Sudah banyak yang terjatuh. Tadi pagi juga masih ada pengendara yang terjatuh di situ,” terang Ibnu, Minggu, 9 Agustus 2026.
Sehari setelah video kondisi ruas jalan tersebut diposting, rambu atau tanda-tanda adanya proyek peningkatan jalan di lokasi tersebut telah terpasang dan dapat terlihat dari jauh oleh Pengendara dari arah selatan.
“Kalau kemarin sih masih belum ada (rambu, red), tapi sekarang sudah ada,” kata Ibnu.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Cirebon, Rezza Fauzi, membenarkan adanya pekerjaan peningkatan jalan di ruas Kaliwedi-Guwa.
“Memang ada pekerjaan peningkatan jalan di ruas Kaliwedi-Guwa dengan rigid beton,” kata Rezza.
Menurutnya, proyek tersebut merupakan pekerjaan betonisasi dengan nilai kontrak sekitar Rp915 juta dan panjang penanganan kurang lebih 220 meter. Terkait kondisi pekerjaan yang belum terselesaikan, Rezza menjelaskan proses pembangunan masih berjalan dan baru memasuki tahap lapisan awal.
Rezza menjelaskan, keterlambatan pekerjaan dapat dipengaruhi sejumlah faktor, seperti kendala distribusi logistik, tingginya permintaan material akibat banyaknya proyek, maupun keterbatasan stok bahan di toko material lokal.
Pihaknya mengimbau pengguna jalan agar meningkatkan kewaspadaan dan memperhatikan tanda-tanda keselamatan selama melintas di area proyek.***
Simak update berita dan artikel lainnya dari kami di Google News Suara Cirebon dan bergabung di Grup Telegram dengan cara klik link Suara Cirebon Update, kemudian join.















