SUARA CIREBON – Ketua DPD Golkar Kabupaten Cirebon, Teguh Rusiana Merdeka memiliki peluang untuk kembali memimpin partai berlambang pohon beringin dalam lima tahun ke depan.
Teguh dinilai memenuhi syarat, karena baru satu periode memimpin DPD Golkar Kabupaten Cirebon (salah satu syarat untuk mencalonkan diri adalah tidak lebih dari dua periode sebagai ketua DPD).
Hal tersebut disampaikan Sekertaris DPD Golkar Kabupaten Cirebon yang juga ketua pelaksana Musyawarah Daerah (Musda) Golkar, Anton Maulana, saat ditemui awak media, Jumat, 7 Agustus 2026.
“Kalau tidak salah jabatan ketua itu diatur maksimal dua periode,” kata Anton.
Namun menurut Anton, semua kandidat wajib mengikuti proses pencalonan sesuai aturan yang berlaku di Partai Golkar.
“Proses memunculkan nama itu harus dari bawah,” ujarnya.
Anton mengatakan, saat ini tengah menunggu persetujuan dari DPD Jawa Barat untuk pelaksanaan Musda. Sejumlah persiapan pun dilakukan, agar saat persetujuan DPD Golkar Jawa Barat turun, musda telah siap digelar.
“Kita sudah melaksanakan rapat internal terutama terkait pelaksanaan Musda. Untuk hari dan tanggal sudah sepakati, tapi harus menunggu persetujuan dulu dari Jawa Barat,” katanya.
Menurut Anton, selain menentukan waktu pelaksanaan Musda, pihaknya juga sudah membentuk Steering Committee (SC). Tidak hanya SC, pihaknya juga sudah membentuk Organizing Committee (OC) Musda.
Terkait penjaringan dan penyaringan, Anton mengatakan, Golkar sudah memiliki mekanisme sendiri untuk memunculkan nama calon ketua. Mekanisme penjaringan dan penyaringan nanti akan diserahkan ke pihak SC.
“Ya, ada di mekanismenya, ada di SC nanti. Golkar kan berbeda dengan partai yang lain,” katanya.
Proses memunculkan nama menurut Anton, harus dari bawah, termasuk dari organisasi sayap harus memenuhi mufakat terlebih dahulu. Dirinya berharap akan ada kader terbaik yang menjadi ketua DPD Golkar Kabupaten Cirebon nanti.
Sementara itu, ketua DPD Golkar Kabupaten Cirebon, Teguh Rusiana Merdeka, mengatakan berdasarkan ketentuan anggaran dasar (AD) dan Anggaran Rumah Tangga (ART) partai, sebelum diadakan Musda dirinya masih sebagai ketua DPD Golkar Kabupaten Cirebon. Golkar Kabupaten Cirebon juga akan memegang teguh amanat dari pimpinan yakni untuk menjaga silaturahmi.
“Selain silaturahmi amanat pimpinan adalah untuk menjaga kondusifitas kader yang ada di bawah. Kami akan memegang teguh amanah tersebut,” ujarnya singkat.
Diberitakan sebelumnya, Empat nama diprediksi bakal meramaikan bursa calon ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Cirebon untuk berkontestasi pada Musyawarah Daerah (Musda) yang direncanakan dilaksanakan, pada akhir Agustus 2026 ini.
Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) DPD Partai Golkar Kabupaten Cirebon, Juhani Bungsu, mengatakan, empat nama yang berpotensi bertarung memperebutkan kursi ketua yakni Dia Ramayana, Teguh Rusiana Merdeka, Anton Maulana, dan Sunandar Priyowudarmo.
“Keempat nama tersebut memiliki kapasitas dan pengalaman politik yang cukup untuk memimpin partai. Saya menilai rekam jejak politik menjadi modal utama keempat figur tersebut,” kata Bungsu –sapaan akrab Juhani Bungsu- saat dikonfirmasi, Kamis, 6 Agustus 2026.***
Simak update berita dan artikel lainnya dari kami di Google News Suara Cirebon dan bergabung di Grup Telegram dengan cara klik link Suara Cirebon Update, kemudian join.















