SUARA CIREBON – Pemilihan Raya Putih Biru (PRaBu) Tahun 2026 digelar secara serentak di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) dan beberapa SMP swasta di Kabupaten Cirebon, Senin, 10 Agustus 2026.
Kegiatan pemilihan ketua Organisasi Siswa Intra-Sekolah (OSIS) secara serentak yang diikuti 80 SMPN dan swasta tersebut, menjadi sejarah baru dalam dunia pendidikan di Kabupaten Cirebon.
Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) kabupaten Cirebon, H Ronianto mengatakan, Prabu merupakan kolaborasi antara Disdik dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) serta Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Cirebon.
“Alhamdulillah, kita bisa melaksanakan kegiatan pemilihan OSIS serentak se-Kabupaten Cirebon di jenjang SMPN, terutama SMP Negeri,” kata Roni, saat memantau pelaksanaan PRaBu di SMPN 1 Plumbon.
Roni menyebut, PRaBu merupakan pembelajaran praktik berdemokrasi bagi siswa. Melalui PRaBu, siswa tidak hanya diajarkan teori, tetapi belajar langsung mengikuti proses pemilihan.
“Ini adalah merupakan proses pembelajaran praktik berdemokrasi bagi anak-anak kita. Mereka belajar langsung mulai dari pendaftaran, kemudian kampanye, kemudian penetapan calon, sampai dengan pemilihan dan nanti perhitungan suara sampai dengan pelantikan. Itu merupakan sebuah pengalaman yang tidak bisa dilupakan bagi anak-anak kita,” katanya.
Roni berharap pemilihan ketua OSIS serentak itu menjadi pembelajaran bagi seluruh siswa, yang nanti mengikuti kontestasi Pemilu saat telah memasuki usai 17 tahun nanti.
Ia berpesan kepada calon yang mengikuti pemilihan untuk berbesar hati menerima hasil dari PRaBu 2026 ini.
“Terpilih atau tidak terpilih tetap damai, dan menjaga persahabatan. Kami berharap setelah mereka dewasa, bisa menjadi pemilih yang cerdas dan bisa menyalurkan hak pilihnya terutama pada pelaksanaan Pemilu nanti. Dan PRaBu ini akan kami jadikan agenda rutin setiap tahun di kabupaten Cirebon,” tutupnya.
Sementara itu, Kepala SMPN 1 Plumbon, Hermawan mengatakan jumlah pemilih pada kegiatan PRaBu di sekolahnya sebanyak 1.231 siswa. Sedangkan untuk calon pasangan ketua dan wakil ketua OSIS ada empat pasang.
“Empat pasangan ini diusung oleh organisasi-organisasi ekstrakurikuler yang ada di sekolah. Ada 14 ekstrakurikuler yang ada kemudian ekstrakulikuler tersebut mengusung pasangan calon yang dipilih sekarang ini,” katanya.
Menurut Hermawan, yang terpilih nantinya akan melakukan tugas selama satu tahun. Karena ditahun berikutnya, pengurus OSIS sudah memasuki kelas 9 dan akan fokus ke ujian akhir.***
Simak update berita dan artikel lainnya dari kami di Google News Suara Cirebon dan bergabung di Grup Telegram dengan cara klik link Suara Cirebon Update, kemudian join.
















