SUARA CIREBON – Bupati Cirebon H Imron mengajak Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Cirebon memperkuat kerukunan antarumat beragama untuk menjaga kondusivitas daerah.
Imron mengatakan, kerukunan telah menjadi bagian dari sejarah Cirebon sejak masa Sunan Gunung Jati. Menurutnya, keberagaman etnis dan suku justru menjadi kekuatan untuk membangun daerah.
“Cirebon sudah ditanamkan kerukunan sejak zaman Sunan Gunung Jati. Saat itu seluruh etnis dan suku bersatu. Dari perbedaan itu akan timbul kekuatan untuk kemajuan yang akan datang,” kata Imron dalam kegiatan peringatan HUT Kemerdekaan yang digelar Kantor Kemenag Kabupaten Cirebon, Rabu, 13 Agustus 2026.
Imron mengapresiasi Kemenag Kabupaten Cirebon yang melibatkan berbagai elemen agama dalam rangkaian kegiatan tersebut. Ia berharap kegiatan lintas agama dapat memperkuat hubungan antarumat beragama di Kabupaten Cirebon.
“Dengan kegiatan ini, kerukunan antarumat di Kabupaten Cirebon bisa terwujud dengan baik,” ujarnya.
Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Cirebon, H Slamet, mengatakan pihaknya menggelar sejumlah kegiatan dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI. Di antaranya jalan santai kerukunan, madrasah expo, doa kebangsaan, hingga upacara bendera.
“Kami juga mengadakan kegiatan doa kebangsaan dan terakhir nanti akan ada upacara bendera. Semua kegiatan sengaja dilakukan sebagai bentuk syukur kita terhadap kemerdekaan yang sudah diberikan oleh Tuhan Yang Maha Esa,” kata Slamet.
Menurut Slamet, rangkaian kegiatan tersebut tidak sekadar memperingati kemerdekaan, tetapi juga menjadi sarana memperkuat kerukunan umat beragama di Kabupaten Cirebon.
Ia berharap tidak ada lagi sekat yang memisahkan masyarakat berdasarkan agama. Karena itu, Kemenag melibatkan perwakilan berbagai agama dalam kegiatan tersebut.
“Agar ke depan tidak ada lagi sekat di antara umat beragama di Kabupaten Cirebon,” ujarnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan gereja Katolik dan Protestan, Hindu, Buddha, serta Konghucu. Sejumlah organisasi keagamaan nonmuslim juga ikut ambil bagian.
Slamet berharap kolaborasi lintas agama tersebut dapat memperkuat persatuan dan menjadikan Kabupaten Cirebon semakin rukun.***
Simak update berita dan artikel lainnya dari kami di Google News Suara Cirebon dan bergabung di Grup Telegram dengan cara klik link Suara Cirebon Update, kemudian join.
















