SUARA CIREBON – Pemerintah Kota (Pemkot) Cirebon terus mematangkan program konversi becak konvensional menjadi becak listrik bagi pengemudi becak di Kota Cirebon. Bantuan tersebut diprioritaskan untuk pengayuh becak konvensional berusia di atas 50 tahun dan rencananya didistribusikan pada 13 September 2026.
Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, mengatakan proses pendataan dan verifikasi calon penerima bantuan telah berjalan. Sebelum becak listrik diserahkan, para penerima terlebih dahulu akan mengikuti pelatihan.
“Nanti setelah itu, selesai pelatihan, mau launching, baru kita serahkan. Beralih ke listrik, ya kasihan yang usianya (lanjut), yang tadinya tukang becak,” ujar Effendi Edo saat ditemui, Jumat kemarin.
Ia menjelaskan, penyerahan bantuan becak listrik direncanakan berlangsung setelah seluruh rangkaian persiapan dan pelatihan calon penerima rampung.
“Tanggal 13 September rencana akan kami distribusikan, sekalian. Data penerima ada Dishub dan kan mengecek semuanya,” tambah Effendi.
Menurut Effendi, proses pendataan dilakukan melalui verifikasi secara ketat dengan pengecekan langsung ke lapangan. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan bantuan tepat sasaran kepada pengayuh becak yang membutuhkan.
“Data penerimanya kan sudah ada. Kemarin mereka lakukan, kan datanya ada dari kita, terus dilakukan verifikasi,” jelasnya.
Program konversi becak konvensional menjadi becak listrik ini menjadi bagian dari upaya pemberdayaan sekaligus modernisasi moda transportasi tradisional di Kota Cirebon.
Melalui program tersebut, Pemerintah Kota Cirebon berharap pengayuh becak berusia lanjut tetap dapat mencari nafkah dengan beban fisik yang lebih ringan. Program ini juga diharapkan mendukung operasional transportasi yang lebih ramah lingkungan di Kota Cirebon.***
Simak update berita dan artikel lainnya dari kami di Google News Suara Cirebon dan bergabung di Grup Telegram dengan cara klik link Suara Cirebon Update, kemudian join.















