SUARA CIREBON – Futsal Bupati Cirebon Cup tingkat SD dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) se-Kabupaten Cirebon dijadwalkan dimulai 8 November 2026. Turnamen tersebut melibatkan lebih dari 1.000 sekolah dan berpotensi dicatat Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).
Ketua Dewan Pembina Yayasan Al-Fayyadh Bina Insani, Muhammad Fayyadh, selaku pemrakarsa kegiatan mengatakan, turnamen akan melibatkan SD dan MI negeri maupun swasta di Kabupaten Cirebon.
Berdasarkan data Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon, terdapat sekitar 825 SD negeri dan swasta. Sementara jumlah MI negeri dan swasta diperkirakan mencapai 220 hingga 225 sekolah.
Dengan jumlah tersebut, total SD dan MI di Kabupaten Cirebon berada pada kisaran 1.070 hingga 1.120 sekolah.
“Karena jumlah pesertanya di atas 1.000, kami berkoordinasi dengan pihak MURI dan kegiatan tersebut dinilai layak untuk mendapatkan pencatatan rekor MURI,” kata Fayyadh, Selasa (15/9/2026).
Menurut Fayyadh, berdasarkan informasi yang diterima panitia dari MURI, belum pernah ada penyelenggaraan turnamen futsal tingkat SD dalam satu kabupaten dengan jumlah peserta lebih dari 1.000 sekolah.
Ia menyebut Futsal Bupati Cup berpotensi menjadi turnamen futsal tingkat SD dengan jumlah peserta terbesar yang pernah diselenggarakan dalam satu kabupaten.
“Futsal Bupati Cup merupakan event futsal tingkat SD se-Indonesia yang pertama dengan jumlah peserta lebih dari 1.000,” ujarnya.
Fayyadh menjelaskan, gagasan turnamen tersebut berawal dari tantangan Bupati Cirebon H. Imron kepada SD Tahfizh Qur’an Al-Fayyadh untuk mencetak prestasi di bidang lain.
Sebelumnya, SD Tahfizh Qur’an Al-Fayyadh mencatat prestasi tingkat Provinsi Jawa Barat melalui cabang Tahfizh Qur’an selama tiga tahun berturut-turut, yakni 2024, 2025 dan 2026.
“Beliau menantang agar kami bisa membuat prestasi di bidang lain, seperti olahraga atau teknologi informasi,” katanya.
Turnamen akan menggunakan 16 venue dengan 20 titik lokasi yang tersebar di wilayah Cirebon Barat, Timur, Selatan dan Utara. Kick off dijadwalkan berlangsung serentak pada 8 November 2026.
Pembukaan dijadwalkan berlangsung di SD Tahfizh Qur’an Al-Fayyadh, Talun, dan dihadiri Bupati Cirebon. Pertandingan juga akan disiarkan secara langsung melalui sejumlah platform digital, termasuk YouTube dan TikTok.
Sementara babak final dijadwalkan berlangsung pada 22 dan 23 Desember 2026 di GOR Ranggajati Kabupaten Cirebon.
Bupati Cirebon H. Imron mengatakan, turnamen tersebut menjadi ruang bagi pelajar untuk mengembangkan potensi di luar bidang akademik.
“Kita ingin anak-anak tidak hanya pintar dalam akademik, tetapi juga memiliki keterampilan lain yang dapat membawa nama baik daerah,” ujar Imron.
Menurut Imron, kompetisi olahraga sejak usia dini juga dapat menjadi sarana untuk mengenalkan kedisiplinan, kerja sama dan sportivitas kepada pelajar.
Ia berharap turnamen tersebut dapat menjadi ajang penjaringan atlet muda Kabupaten Cirebon.
“Nanti pelaksanaan turnamen akan digelar di berbagai titik, baik di wilayah barat, timur, utara maupun selatan. Ini juga bagian dari upaya kita membangun generasi yang sehat, disiplin, dan berkarakter,” jelasnya.
Selain menentukan juara turnamen, panitia menyiapkan penghargaan individu berupa top scorer, best player dan best keeper.
Penyerahan penghargaan dijadwalkan melibatkan Bupati Cirebon bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kapolres, Dandim dan kepala perangkat daerah.***
Simak update berita dan artikel lainnya dari kami di Google News Suara Cirebon dan bergabung di Grup Telegram dengan cara klik link Suara Cirebon Update, kemudian join.
















